DOA BUAT PALESTINA


kwa palestina2

Assalamualaikum wr wb.

Kekejian Israel terhadap Palestina begitu menyayat hati. Lagi-lagi kita disuguhi drama pembantaian yang dilakukan militer Israel sebagai alat negara kepada warga Palestina.

Saya atas nama pribadi MENGUTUK DENGAN SANGAT KERAS tindakan Israel tersebut. Tindakan Israel ini saya yakin akan mendapatkan tindakan balasan yang setimpal karena ini adalah hukum alam.

Siapa yang menabur angin pasti akan menuai badai. Siapa yang berbuat baik akan mendapatkan berlipat kebaikan namun siapa yang berbuat jahat akan mendapatkan balasan yang berlipat pula. Allah SWT tidak tidur. Salam damai. Doaku buatmu, Palestina! ALLAHU AKBAR.. ALLAHU AKBAR… ALLAHU AKBAR!

Wassalamualaikum wr wb.

ttd

kiwongalus

kwa palestina

kwa palestina 3

foto-foto: al jazeera.com

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 75 Komentar

REPORTASE BATU AMPAR


cropped-sam_7777.jpgAlhamdulillah acara RIYADHOH ASR BERSAMA –MELACAK JEJAK SEBUAH ASMAK—telah selesai dilaksanakan dengan sukses dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung acara ini, terkhusus kepada para peserta dari berbagai daerah.

Awalnya, keraguan menggelayut di benak kami sebelum acara dilaksanakan. Maklum saja, bulan ini adalah Ramadhan dan terasa berat melakukan perjalanan luar kota. Baik secara teknis maupun materi, acara riyadhoh bersama sungguh merupakan acara yang serius dan tidak main-main. Apakah bisa dan mampu kita mengumpulkan sekian peserta dan memberangkatkan mereka? Bagaimana menyelenggarakan buka bersama di kendaraan dan sahur bersama di tempat riyadhoh? Dan seterusnya…

Konon ragu-ragu adalah tanda bahwa kita masih normal. Ragu-ragu berarti seseorang itu berpikir dan berpikir menandakan seseorang itu berada. Semboyan Filsuf Rene Descartes, COGITO ERGO SUM agaknya cukup tepat menggambarkan bagaimana pikiran kami berproses dan akhirnya menemukan sebuah keyakinan yang jelas dan tegas: Kami harus berada di MADURA!

Dalam hitungan hari, kami bagi tugas. Forum wirid Kamis kami berdayakan. Mbah Wak kasan bagian transportasi, Mbah Duro Jainul bagian mensurvey tempat, Mbah Arya Kusuma Yudha bagian administrasi pendaftaran dan konsumsi, Eyang Sujono (alumni private) dilibatkan sebagai pemangku acara, Mbah Syaiful (alumni private) kita tunjuk sebagai koordinator. Alhamdulillah, salah seorang alumni pelatihan private Eyang Drg. Bachtarudin dari Padang, Sumatera barat berkenan hadir untuk membantu proses riyadhoh.

Hari H pun tiba: Sabtu, 5 Juli 2014 satu persatu peserta berkumpul di Markas KWA, Mushola Balai Diklat kab Sidoarjo, Jl Majapahit 5 Sidoarjo. Tepat Pukul 03.00 WIB roda bus kecil berangkat. Sengaja di acara ini kita membatasi jumlah peserta agar peserta nyaman dalam menjalankan riyadhoh bersama. Alhamdulillah, perjalanan lancar. Padahal biasanya sore hari jalan yang kami lewati yaitu pintu exit tol Surabaya menuju jembatan Suramadu macet parah. Namun sore ini sangat beda. Sangat terasa bahwa Tuhan Yang Maha Pengatur sudah merencanakan dan mengatur acara ini secara detail sehingga kami tidak kesulitan melaksanakannya.

Maghrib tiba, saatnya berbuka puasa. Bus berhenti di sebuah masjid di kawasan perbatasan kabupaten Bangkalan – Sampang. Kami sholat dan berbuka nasi kotak dan teh kemasan yang telah dipersiapkan oleh Mbah AG. Sebatang rokok kami sulut… nikmat rasanya…dan bus berangkat meneruskan perjalanan menuju tujuan.

Yang kami tuju adalah makam para waliyullah batu Ampar, Sampang – Madura. Terkhusus Syekh Buju Tumpeng, pengijasah Asmak Sunge Rajeh. Selain syekh Buju, yang paling ramai dikunjungi peziarah adalah makam Syeh Damanhuri, dan beberapa waliyullah yang lain. Biasanya para peziarah membaca tahlil dan berdoa tawasulan. Kompleks makam di Batu Ampar sangat inspiratif dan sakral, bahkan tak jarang saat berziarah disini, kita akan ditemui sosok gaib tertentu. Hal ini dialami juga oleh Gus Dur saat menjabat sebagai presiden RI.

KISAH GUS DUR DI BATU AMPAR
Suatu ketika Gus Dur berziarah ke “Batu Ampar” setelah dibisiki oleh seorang auliya dari Aceh, Abu Ulailah namanya. Padahal, di Madura ada tiga tempat makam auliya, yaitu makam KH Kholil di Demangan Bangkalan, makam “Batu Ampar” Pamekasan, dan makam Sayyid Yusuf di Pulau Talangu Sumenep.

“Beliau meminta saya ke sini, untuk mencari barokah agar keutuhan Indonesia terjamin,” katanya. Gus Dur menceritakan kepada Romli Damanhuri, putra Syekh Damanhuri, ia diperintah oleh KH Abdullah Siddiq dari Kediri untuk menghadap ruh Sunan Kalijogo. Tidak boleh ada orang lain yang ikut masuk ke makam. Saat itu, kata Gus Dur, ia mendengar ada suara dari dalam kuburan. Gus Dur mengaku, baru pertama kali ini dalam seumur hidupnya mengalami nasib berbicara dengan orang yang sudah tidak ada.

Kata Sunan Kalijogo “Cucuku Abdurrahman, kamu percaya atau tidak kepada Abdullah Siddiq yang membawa kamu itu adalah minal auliya’illah,”. “Kamu jangan khawatir menghadapi apapun, karena kammim fiatin kholiilatin gholabats fiatan khatsirotam biidznillaah. Biidznillaah ini yang penting. Pegangan kamu selanjutnya, setiap hari yang harus dibaca yaa ayyuhalladzina ‘amanu kulu kawwamuna bil kisti syuhada ‘alannas walau ala amfusikum,” kata Sunan Kalijogo kepada Gus Dur.

Setelah itu, Gus Dur disuruh oleh Sunan Kalijogo ziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari di Tebu Ireng Jombang malam itu juga. Ia disuruh meminta surban pemberian Wali Songo kepada neneknya dulu, saat menjaga Indonesia sewaktu NU didirikan. “Saat di Kadilangu Demak, Sunan Kalijogo mengatakan, kalau kamu dapat yang sifatnya fisik (surban), ya sudah. Tapi kalau tidak, kamu bisa mengambil yang simbolik di rumah Abdullah Siddiq di Kediri,” paparnya.

Setelah sesampainya di Tebu Ireng, kata Gus Dur, ternyata bisikan itu benar. Sebab di sana, sorban tersebut tidak ada. Sebagai fidyah (tebusan, Red), akhirnya Gus Dur meminta adiknya Abdul Hakam bin Khaliq Hasyim untuk membaca surat Al Kahfi di makam KH Hasyim Asy’ari. Menurut cerita Gus Dur, beberapa waktu yang lalu, adiknya Khodijah binti Abdul Wahid ziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari dan membaca surat Al Kahfi.

Selesai membaca, dia ketiduran. Dalam mimpinya, muncul KH Hasyim Asy’ari dan mengatakan “Alhamdulilah, sejak saya mati sampai sekarang, baru ada anak cucu saya yang membacakan surat Al Kahfi di sini,” kata Gus Dur. “Saya sendiri waktu mendengar hal itu menangis. Karena saking seringnya kita membaca tahlil, tapi tidak diikuti dengan membaca surat Al Kahfi. Ini peringatan keras dari beliau, bahwa kita harus berhati-hati dengan segala sikap kita,” lanjut Gus Dur.

Dalam mimpi itu, KH Hasyim Asy’ari mengatakan, dia akan berada di surga dengan semua anak cucunya, kecuali satu orang. “Saya menangis mendengar cerita itu,” tambah Gus Dur lagi. Pada suatu ketika, Gus Dur dipanggil oleh KH Abdullah Siddiq. Dia menanyakan apa keinginan Gus Dur. Gus Dur mengaku cuma ingin satu, yaitu agar KH Hasyim Asy’ari bisa berkumpul dengan semua putranya di surga, tidak pandang bulu. Mendengar permintaan itu, KH Abdullah Siddiq masuk ke dalam untuk shalat. Setelah itu ia mengatakan, Insya-Allah permintaan itu bisa terpenuhi bila Gus Dur ziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari di Tebu Ireng, tanpa mampir-mampir.

Saat itu, Gus Dur mengaku diberi air agar di siram di atas makam KH Hasyim Asy’ari. Setelah dibacakan surat Al Kahfi, dan air tersebut di siram di atas makam KH Hasyim Asy’ari. Pendamping Gus Dur, H Masnuh, mengatakan kepada Gus Dur kalau ia melihat KH Hasyim Asy’ari berdiri di samping Gus Dur sambil tanganannya memegangi pundak Gus Dur. “Dia mengatakan kalau KH Hasyim Asy’ari melihat kanan kiri dengan senyum-senyum gembira. Saat itu, sorbannya baru, gamisnya baru, sandalnya baru, sarungnya baru, sajadahnya baru, dan tasbihnya baru,” kata Gus Dur menutup pidatonya.

Sebelum meninggalkan makam “Batu Ampar”, Gus Dur menerima kenang-kenangan berupa keris pusaka KH Damanhuri yang disampaikan oleh putranya KH Romli Damanhuri. “Mudah-mudahan dengan kedatangan saya ke tempat ini, bisa mendapatkan berkah dan ridlo Allah untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia,” kata Gus Dur.

DI PEDALAMAN BLEGA….
Di batu ampar, kita tidak berlama-lama. Saya memohon doa agar Allah SWT mengijinkan kami mengamalkan salah satu ilmu doa asmak sunge rajeh yang awalnya dititipkan kepada Syekh Buju Tumpeng. Kita “kulo nuwun” alias mohon ijin — sebagai tata krama kami ….seorang murid yang belajar mengamalkan doa dari sang guru….

Kami meninggalkan Batu Ampar, rombongan bus meluncur menuju pedalaman Blega, sebuah kecamatan di Sampang. Tiba di desa, kami disambut penduduk setempat dengan sangat ramah. Beruntung salah seorang anggota wirid KWA, Mbah Duro Jainul berasal dari desa itu dan memiliki kerabat tokoh desa setempat. Kami dijamu makan sahur, ngopi, teh dan cemilan.

Kami bongkar muatan, alas meditasi, dan bahan-bahan untuk riyadhoh lainnya. Rombongan berjalan di kegelapan malam kawasan hutan pertambakan di pantai madura. Entah, malam itu terasa sangat sangat pekat. Beberapa senter terasa tak cukup untuk menerangi kaki-kaki kami melangkah menyusuri jalan setapak. Kanan kiri kami penuh jebakan yaitu tambak dengan kedalaman tak menentu.

Setengah jam perjalanan, sampailah rombongan di sebuah tempat terbuka. Bermodalkan cahaya bintang-bintang di langit, ijasahan ASR dan riyadhoh dilakukan. Tak lupa dijelaskan pula tata cara praktek asmak untuk berbagai hajat. Misalnya bagaimana menggunakan ASR untuk mengobati orang yang sakit baik medis maupun medis dengan berbagai media. Salah satu media itu adalah bara api dan peserta diminta untuk mempraktekkannya secara langsung. Setelah ijasahan dan riyadhoh, dilakukan pula deteksi power wirid dengan metode deteksi getaran tubuh.

Tak terasa, dini hari hampir habis. Sebelum adzan subuh terdengar kami mengakhiri acara dan bersantap sahur telah dipersiapkan di rumah famili Mbah Duro Jainul. Usai sholat subuh, roda bus berjalan pulang balik menuju markas KWA di Sidoarjo. Alhamdulillah, keseluruhan acara riyadhoh pun selesai dan insya allah kita akan agendakan lagi acara serupa di masa yang akan datang. Semoga Allah SWT meridhoi ini semua. Amin. Wassalamualaikum wr wb.

@KWA,2014

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 13 Komentar

KUMPULAN ILMU KI ARYA KUSUMA DEWA: HIZIB NAFSI, ILMU MEMANGGIL RAJA JIN, MEMANGGIL KHODAM HARIMAU SANCANG, PEMBANGKITAN ENERGI HAQQ, TENAGA DALAM RAJEG WESI


***HIZIB NAFSI PENAKLUK JAGAD***

 Khasiat hizib ini akan dapat di buktikan bila di amalkan oleh manusia yang benar benar bertaqwa kepada allah swt, menjalankan segala perintah dan menjauhi segala yang di larang allah.

Tata laku pengamalan: Berpuasa sunah senin atau kamis. Tawasul membaca surah al fatihah yang pahala nya di tujukan kepada:
Rasulullah saw
Khlafaurrasyidin
Malaikatul muqorrobin

A”UUDZUBILLAHIMINASSYAITHAANIRRAJIEM BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
BIKHAFIYYI LUTHFILLAAH WABILATHIEFI SHUN’ILLAH
WABIJAMIELI SITRILLAH DAKHALNAA FI KANAFILLAAH
WATASYAFFA’NAA BIRASULILLAAHI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASSALAMA WABAARAKA WA’ALAA AALIHI ILLA YAUMIDDIEN
BIAJIN AHUUJIN HAYYIN YUUHIN NAMUUHIN ASHAALIYAN HALLIN AWAAHIN SYALMAKHIN ASYMAKHIN YAANUKHIN TANAAWIN BAHRAAMIN TAAKHIRIN ABRAAMIN SYARUUKHIN DAAMIEKHIN HAWSAMAT HAWSAMIN DAWSAMIN BARAASHIEMIN SYARANTHAKHIEN; SYAMAARIEKHU; ASYIERAKHIIN ‘ALAA MAA NARUM HAQQAN BIQANSHABIN, HASYKAAKHIN HASYKAAJIN ‘AITHALAN SYAMAAIELIN TA’DAADIN ARMAKHAT SALMATIN SAMAT GHALMAHAT SYAMAKHIN SHAMSHAMIN HALHALAT BAHRAATIN TABRIEZIN MIHRAASYIN BARKHUWU JALLA JALYUTU JALJALUUT SHALSHALAT.
HAJJABNA ANFUSAANA BIHIJAABILLAAH WAMANA’NAAHA BIAAYATILLAH WABIL AYAATIL BAYYINAAT WABIHAQQI MAN YUHYIL ‘IDHAAMA WAHIYA RAMIEM JIBRIEL AN YAMIENINA WA ISRAFIL AN KHALFINA WA MIKAIEL AN YASAARINA WASSAYIDUNA MUHAMMADUN SHALLALLAHU ‘ALAIHII WASSALAMA WABAARAKA WA ‘ALAA AALIHI ILAA YAUMIDDIENI BAINA AIDIENNA WA’ASHA MUUSA FIE AIDIENA FAMAN RAANA HAABANA FILLAH WAKHATAMU SULAIMAN ‘ALA ALSINATINAA FAMAN TAKALLAMNA ILAIHII QADLAA JAMIE’A HAWAAIJINAA FILLAH WASHAWTU DAAWUDA ‘ALA ALSINATINAFAMAN TAKHAYYLA ‘ALAINAAKHADLA ILAINAA FILLAH WANUURU YUUSUFA ‘ALAA WUJUUHINA FAMAN RAANA A HABBANAA FILLAH WALLAHUL MUSTA’AANU ‘ALAA A’DAANA FILLAH WASHALLALLAHU ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADIN NABIYYIL UMMAH WA’ALAA AALIHI WABAARAKA WASSALAMU ILAA YAUMIL QIYAAMAH  WABIHAQQI INNAHU MIN SULAIMAANA WAINNAHU  BISMILLAHIRROH MANIRROHIM ALLA TA’LUU ‘ALAYYA WA’TUNIE MUSLIMIEN SHADAQALLAHUL’ADHIEM

TERJEMAHAN HIZBUN NAFSI
AKU BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI KEJAHATAN SYETAN YANG TERKUTUK DENGAN NAMA ALLAH YAN MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG, BERKAT KELEMBUTAN GUSTI ALAH YANG MAHA RAHASIA BEKAT KEAHLIAN ALLAH YANG MAHA LEMBUT BERKAT TABIR ALLAH YANG MAHA INDAH KAMI MASUK DALAM PERLINDUNGAN ALLAH DAN MENGHARAPKAN PERTOLONGAN RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WASSALAM WABARAAKA WA ALAA AALIHI ILLA YAUMIDDIEN
BERKAT AAJIN/ALLAH; AHUUJIN/AL AHAD/YANG MAHA ESA; HAYYIN/AL KAAFIE/ YANG MAHA PENCUKUP KEBUTUHAN; YUUHIN/AL AWWAL AL AKHIRU/ YANG MAHA AWAL LAGI MAHA AKHIR; NAMUUKHIN/ADH DHAAHIR/YANG MAHA LAHIR; ASHAALIYAN/YAN MAHA BATIN; HALLIN/AL WADUUD/YANG MAHA PENGASIH;AWAAHIN/AL MUHYIE/YANG MAHA PENGHIDUP; SYALMAKHIN/AL MU’IZZ/YANG AHA PEMBERI KEMENANGAN;ASYMAKHIN/AL KHALIQ/YANG MAHA PENCIPTA; YAANUKHIN/AL WAKIEL/YANG MAHA DI PASRAHI; TANAAWIN/A HASIEB/ANG MAHA PENGHITUNG; ‘AL AZIEZ/BAHRAAMIN/YANG MAHA MENANG; TAAKIRIN/AL NUUR/YANG MAHA PEMBERI CAHAYA; ABRAAMIEN/AL MATIEN/YANG MAHA KUAT; SYARUUKHIN/AL QARIEB/YANG MAHA DEKAT; DAAMIEKHIN/AL KARIEM/YANG MAHA PEMBERI; HAWSAMAAT/AL QAABIDL/YANG MAHA PENGENDALI; DAWSAMIN/AR RAHIEM/YANG MAHA PENYAYANG; BARAASHIEMIN/ADH DHAHIER/YANG MAHA PENOLONG; SYARANTAKHIN/AL HAYY/AL BAAQIE/YANG MAHA HIDUP LAGI MAHA KEKAL;SYAMAARIEKHU/AL MUBDI’/YANG MAHA PEMULA; SYIERAAKHIN/YANG MAHA PENGEMBALI; ‘AALA MAA NARUM HAQQAN YARAWNA BIQANSHABIN/GUSTI ALLAH ADALA YANG MAHA MENANG ERHADAP URUSAN NYA; HASKAAHIN HASYKAAJIN/ YANG MAHA PENOLONG LAGI MAHA LUHUR; ‘AITHALAN /AL QAHHAR/YANG MAHA KUAT LAGI PERKASA; SYAMAIELIN/AL HAQQ/ YANG MAHA BENAR; TA’DAADIN/AL QAWIIE/YANG MAHA KUAT; ARMAKHAT/YAG MAHA KAYA LAGI PEMBERI KEKAYAAN; SALMAATIN SAMAT/YANG MAHA PENYELAMAT; GHALMAHAT/AL QAHHAR DUL BATHSYISYSYADIED/YANG MAHAPERKASA LAGI PENYIKSA YANG MAHA DAHSYAT; SYAMAAKHIN/YANG MAHA PENYANTUN; SHAMSHAMIN/AL BARIE/YANG MAHA PENCIPTA; HALHALAT/YANG MAHA PELAPANG REZEKI; BAHRAATIN TABRIEZINAL AWWAL AL AKHIRU/YANG MAHA PEMULA LAGI MAHA PENUTUP; MIHRAASYIN/YANG MAHA TETAP; BARHUWU/YANG MAHA PEMBERI KEMENANGAN; JALLA JALYUUTU/AL BADIE.YANG MAHA PENCIPTA; JALJALUUT/YANG MAHA KUASA; SHALSHALAT/YANG MAHA PENCUKUP.
KAMI MENABIRI DIRI KAMI DENGAN TABIR CIPTAAN GUSTI ALLAH; DAN LAGI MEMELIHARA DIRI KAMI DENGAN AYAT AYAT ALLAH
BERKAT AYAT AYAT YAN BERMU’JIZAT DAN LAGI BERKAT”TUHAN YANG MENGHIDUPKAN KEMBALI TULANG BELULANG YANG TELAH HANCUR” SEMOGA MALAIKAT JIBRIL MENGAWAL DI SAMPING KANAN, MALAIKAT ISRAFIL DI BELAKANG KAMI, MALAIKAT MIKAIL DI SAMPING KIRI KAMI, DA NABI MUHAMMAD DI HADAPAN KAMI, SHALLALLAHU ALAIHI WASSALAM WABAARAKA WA ALAA ALIHI ILLA YAUMIDDIEN
SEMOGA BERKAT TONGKAT NABI MUSA YANG ADA DI TANGAN KAMI MAKA SIAPA SAJA YANG MELIHAT KAMI AKAN SEGAN KEPADA KAMI DALA HAL YANG DI RIDHOI GUSTI ALLAH
SEMOGA BERKAT KHOTAM NABI SULAIMAN ADA PADA LISAN KAMI MAKA KEPADA SIAPA SAJA SAYA BICARA AKAN MEMENUHI BERBAGAI KEPERLUAN KAMI DALAM HAL YANG TIDA BERTENTANGAN DALAM AJARAN ISLAM
SEMOGA BERKAT SUARA NABI DAUD ADA PADA LISAN KAMI MAKA SIAPA SAJA YANG MENIPU MUSLIHAT KAMI AKAN TUNDUK KEPADA KAMI KARENA ALLAH
DAN BERKAT CAHAYA WAJAH NABI YUSUF SEMOGA PADA WAJAH KAMI MAKA SIAPA YANG MELIHAT KAMI AKAN TIMBUL CINTA KASIH KARENA ALLAH
SEMOGA GUSTI ALLAH MENJADI PENOLONG KAMI DALAM MELAWAN MUSUH MUSUH KAMI DALAM MEMBELA AGAMA SECARA IKHLAS
AKHIR NYA SEMOGA ALLAH MELIMPAHKAN RAHMAT KEPADA PEMIMPIN KAMI MUHAMMAD NAI SEGENAP UMMAT
DAN BERKAT FIRMAN ALLAH YANG ARTINYA “SESUNGGUH NYA SURAH ITU DARI SULAIMAN DAN SESUNGGUH NYA DENGAN MENYEBU NAMA ALLAH YANG MAHAPENGASIHLAGI MAHA PENYAYANG, BAHWA JANGANLAH KAMU BERLAKU SPMBONG TERHADAPKU DAN DATANGLAH KEPADA KU SEBAGAI ORANG ORANG YANG BERSERAH DIRI”
MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMAN NYA

Tata cara pengamalan :
Berpuasa senin kamis
Baca setiap shalat fardhu 7x
Kerjakan setiap segala sesuatu yang wajib
Perbanyak shodaqoh jariyah

Khasiat dan manfaat dari hizib ini multi guna dan multi manfaat, silahkan anda telaah satu persatu ayat di dalam nya, mungkin terlalu dini jika menyebut hizib ini hizib terhebat tetapi tidak berlebihan pulalah jika hizib ini di sebut hizib pamungkas penakluk jagad, karena di dalam hizib ini terdapat ayat ayat allah yang mulia, doa nabi yusuf, kotam sulaiman, tongkat nabi musa, cahaya rasulullah, pengawalan malaikat muqorrobin dan lain lain. Slah kan di amalkan, semoga bermanfaat. @@@

***ILMU MEMANGGIL RAJA JIN***

 Setelah Mengikuti Proses Pembangkitan Energi Haqq insya allah daya energi haqq dalam tubuh anda sudah bangkit dan daya kemampuan energi metafisika telah menyatu dengan tubuh anda melalui transfer energi dan zam zam asma’. Dan juga proses pembukaan chakra dan 7 lathoif melalui pusaran energi bayu atau angin di dalam tubuh juga telah aktif, dan untuk langkah selanjutnya silahkan anda memulai ritual untuk memanggil raja jin muslim dam khodam harimau sancang.

Untuk memanggil khodam raja jin muslim maka hal hal yang harus di lakukan adalah:
Carilah tempat yang sunyi seperti kamar, sungai, kebun, hutan, gunung dan lain lain, tempat yang terbaik adalah di dekat sungai atau aliran air.
Shalat hajat 2 rakaat dan setelah salam membaca:
Hamdalah 1x
Takbir 11x
Shalawat 11x
Istigfar 11x
membaca surat Al jin ayat 6 sebanyak 21x
Minumlah zam zam dengan ketentuan sebagai berikut:
Baca Al Fatihah
Baca Basmallah
Baca Syahadat
Baca Shalawat
Doa “Ya Allah Pertemukan hamba dengan Raja Jin Muslim”
Minum zam zam 1 teguk
Baca Hamdallah
Baca Basmallah
Minum zam zam 1 teguk
Baca Hamdallah
Baca Basmallah
Minum sampai habis
Membakar Kayu Gahru/ Serbuk Gahru/ Bukhur Sulaiman
Buka tutup minyak malaikat
Membaca Fatihah Inti: Nabi muhammad saw 7 kali, Khulafaurrasyidin 7 kali Syech Abdul Qodir Jailany 7 kali, Nabiyullah Sulaiman 7 kali, Syech Ashif bin Barhiya 7 kali, Waliyullah khususan “Syech Syarif Hidayatullah” 7 kali, Raja jin muslim yang mau di panggil 41 kali

Pada saat baca Fatihah khususkan pada salah 1 raja jin muslim saja terlebih bagi anda yang masih pemula, jangan di panggil sekaligus karena energi anda mungkin belum cukup kuat berbenturan dengan energi 11 khodam raja jin.

Lalu membaca doa ini sampai raja jin muslim hadir “WANUFIKHO FISH SHUURI FAIDZAA HUM MINAL AJDATSI ILLA ROBBIHIM YANSILUUN, QOOLUU YAA WAILANAA MAM BA’ATSANA MIM MARQODINAA, HAADZAA MAA WA’WADAR ROHMAANU WA SHODDAQOL MURSALUUN, INGKANAT ILLA SHOIHATAW WAAHIDATAN FAIDZAHUM JAMII’UL LADAINAA MUHDHORUUN, WALAQOD ‘ALIMATIL JINNATU INNAHUM LAMUHDHORUUN, HAADZIHI JAHANNAMUL LATII KUNTUM TUU’ADUUN, ISHLAUHAL YAUMA BIMAA KUNTUM TAKFURUUN ”

Apabila Raja Jin sudah datang jawablah salam nya atau anda yang mengucap salam lebih dulu dan utarakan apa hajat anda dan mintalah tanda persahabatan, biasa nya ketika hadir Raja Jin akan bertanya “AYYU SYA’IN URIIDU” (apa yang kamu inginkan) anda jawab seperti ini “ANA AHKUKUM MIN ANDONESI” (saya saudara mu dari Indonesia) maka seketika itu juga Raja Jin akan berbicara dalam Bahasa Indonesia

Dalam beberapa pengalaman murid atau rekan yang mengamalkan amalan ini ketika anda sudah berhasil bertemu dengan Raja Jin maka sukma anda akan di bawa terbang ke Istana Jin, kalau hal itu terjadi saya ingatkan agar anda tidak menyentuh sedikitpun makanan yang di hidangkan, karena sekali anda makan maka sukma anda akan bergentayangan di dua alam (alam jin dan manusia) ini peringatan dari seorang guru kami yang pernah melakukan dakwah di alam jin, dan beliau hafal betul karakter, sifat dan watak jin dan beliau pun memiliki santri dari golongan jin

Pesan utama untuk pengamal ilmu ini agar janganlah sombong, ujub, jumawa, merasa paling hebat jika anda sudah menguasai ilmu ini, para pengamal ilmu 11 khodam Raja Jin akan selalu masuk dalam pantauan radar gaib “NURUL QOLBU” sekali anda menyalahgunakan ilmu ini seketika radar gaib “NURUL QOLBU” akan mengetahui dan seketika itu juga ijazah ilmu ini akan kami tarik jarak jauh, camkan ini…


***ILMU MEMANGGIL KHODAM HARIMAU SANCANG***

Shalat hajat 2 rakaat
Selesai shalat hajat membaca Fatihah inti:
Nabi muhammad saw 1 kali
Malaikat muqorrobin 1 kali
Sri baduga maharaja eyang prabu siliwangi 1 kali
Prabu kian santang 1 kali
Mbah kuwu sangkan cakrabuana 1 kali
Eyang surya kencana padepokan lembah galuh 1 kali
Syech nawawi al bantani 1 kali
Syech abdul mufakir 1 kali
Baca fatihah untuk kedua orang tua 1 kali
“khususon lil abi wal ummi alfatihah..”
Baca fatihah untuk diri sendiri 1 kali
“khususon illa ruuhi wal jasadi(…..)”
Oleskan jakfaron di kedua alis mata anda
Baca Yaa Jabbaru 519 kali
Baca Istigfar 313 kali
Baca Basmallah 786 kali
Baca Yaasin ayat 82 17 kali

“INNAMA AMRUHU IDZA AROODA SYAI’A AYYAQUULA LAHUU KUN FAYAKUN” (sesungguh nya jika allah menghendaki sesuatu hanya berucap “jadilah” maka terjadilah)

Baca Shalawat sampai khodam harimau itu datang
Tanda awal kedatangan khodam harimau sancang di awali hembusan angin yang menerpa tubuh anda setelah itu anda akan mendengar auman suara harimau dari arah depan dan suara ini hanya dapat terdengar oleh anda. Jangan takut dan gentar dan teruskan baca shalawat sampai khodam harimau itu terlihat di depan anda.
Tatacara perintah :
Baca Kunci amalan Yaa Jabbaru 3x tahan nafas
Ucapkan keperluan anda, contoh “ya allah hamba mohon kekuatan khodam harimau ini untuk pukulan maut/pikulan pemingsan”
Bagi pengamal khodam harimau sancang di sarankan untuk membaca istigfar setelah shalat fardhu minimal 100x
Seperti hal nya Raja Jin, ke 100 khodam harimau sancang akan masuk dalam pengawasan Radar gaib “NURUL QOLBU” jika diketemukan penyimpangan atau anda tidak kuat dengan ilmu ini maka ijazah akan di tarik jarak jauh. @@@

PEMBANGKITAN ENERGI HAQQ***

Assalamualaikum wr wb…. Untuk semua sedulur di kampus wongalus yang di rahmati Allah swt puji syukur mari kita panjatkan ke hadirat NYA dan shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan umat Rasulullah SAW yang telah membawa kita kepada jalan kebenaran dan melepaskan umat dari belenggu jahiliyah. Kami pribadi sungguh mohon maaf kepada pengurus, sesepuh dan saudaraku semua atas keterlambatan ijazah ini, semua ini bukan kemauan diri kami pribadi tetapi di karenakan kondisi fisik dan batin yang kurang memungkinkan untuk pembangkitan setelah kehilangan power dan energy yang cukup banyak saat PG II.

Dan ada satu hal yang kami sesalkan, ada beberapa saudara kita yang mungkin kurang suka dengan keberadaan kami di kampus wongalus ini malah memanfaatkan momen ini untuk berbuat yang kurang baik, tidak hanya sekedar teror, hujatan bahkan serangan energi negative kepada kami. Yang jika kondisi kami fit insyaallah segala macam bentuk energy negative tidak akan terlalu berpengaruh, itulah mengapa kami butuh waktu untuk melakukan pemulihan diri dan dengan sangat terpaksa memutus jalur komunikasi telfon, demi ketenangan dalam proses pemulihan.

Kembali ke soal pengijazahan, dengan ini kami mengikhlaskan amalan hizib nafsiy, khodam raja jin, harimau sancang untuk anda amalkan secara lengkap dan sempurna, untuk teknis ritual dan tatacara nya ada di bawah artikel ini. Dan sebagai permohonan maaf atas keterlambatan ijazah ini akan kami berikan bonus “ILMU TENAGA DALAM KHODAM RAJEG WESI” 

BERIKUT INI TATA CARA PEMBANGKITAN ENERGI HAQQ NYA:
Pukul 00.30 anda shalat taubah 4 rakaat yang di teruskan dengan shalat hajat 2 rakaat
Setelah selesai anda baca shalawat sampai pukul 01.00 WIB
Tepat pukul 01.00 WIB anda duduk bersila dalam posisi meditasi seperti terlihat pada gambar di bawah ini:


Berikut nya anda buka tutp minyak malaikat dan zam zam nya sebagai media receiver energy, khusus bagi penerima ijazah raja jin sedangkan bagi penerina ijazah khodam sancang cukup siapkan jakfaron 1cc/ 1 mL dan saat sebelum meditasi anda buka tutup nya.
Pembangkitan berlangsung 15 – 20 menit
Selama meditasi usahakan tubuh anda serileks mungkin, kaki ditumpu dipaha dan ujung telunjuk dan ibu jari menyatu membentuk lingkaran (seperti gambar diatas) sehingga posisi meditasi anda membentuk segitiga piramida
Aturlah keluar masuk nafas setenang mungkin
Selama proses meditasi anda baca YAA RAHMAN YAA RAHIIM dan rasakan sensasi yang timbul selama proses meditasi.
Jika posisi meditasi anda rileks dan tenang maka perlahan anda akan merasakan seperti ada pusaran energy pada chakra dasar (muladhara chakr) setelah itu secara perlahan pusaran energy itu akan merambat ke atas sampai ke chakra mahkota. Ketika anda merasakan hal ini visualisasikan seluruh energi negative batin akan terangkat melalui “sushumna” atau jalur energi kundalini.

“SUSHUMNA”

Baca niat ini: Saya niat menyalurkan energi ke jalur sushumna untuk membuka jalur sushumna selebar mungkin dan membersihkan jalur sushumna dari energy-energy negatif, pohon karma negatif, akar-akar karma negatif, bibit-bibit karma negatif, emosi-emosi negative.
Saat pusaran energy mencapai chakra mahkota anda tahan getaran nya selama mungkin dan ucapkan dalam batin kata kata ini “PADMA YANTA AVATRA YEDHA” 3X setelah itu anda hentakkan kedua telapak tangan ke atas sambil mengucapkan “ALLAHU AKBAR” dan visualisasikan semua energy negative anda keluar melalui chakra mahkota
Setelah selesai anda ucapkan alhamdulillah dan usapkan kedua telapak tangan pada wajah anda.
Setelah pembangkitan selesai bagi penerima ijazah raja jin anda tuangkan zam zam ke dalam gelas lebih kurang ¼ gelas dan sebelum anda minum baca:
Baca Al Fatihah
Baca Basmallah
Baca Syahadat
Baca Shalawat
Minum zam zam 1 teguk
Baca Hamdallah
Baca Basmallah
Minum zam zam 1 teguk
Baca Hamdallah
Baca Basmallah
Minum sampai habis
Sedangkan bagi penerima ijazah khodam sancang cukup sediakan 1 gelas air putih dan sebelum anda minum baca fatihah 3x dan minum sampai habis.

Dalam teknik pembangkitan energi haqq jarak jauh kami sertakan juga energi potensi tenaga dalam rajeg wesi, untuk membuktikan apakah potensi tenaga dalam ini sudah menyatu dengan anda lakukan langkah berikut ini:
Berdiri dalam posisi mengahadap kiblat. Telapak tangan kanan menghadap ke depan dan tangan kiri di tekankan di perut sambil membaca mantra ini:
JATI KUMELUT TANPO GAWINGAN RAJEG WESI SABUWONO JABANG JIBING TANPO TANDINGAN 7X
Setelah itu tarik nafas panjang 3x dan hitungan terakhir anda tahan di perut dan tegangkan kedua telapak tangan sampai tubuh anda bergetar
Semakin kuat getaran nya maka semakin besar potensi tenaga dalam nya
Silahkan di latih untuk mencapai hasil maksimal dengan cara yang sama seperti di atas

MANFAAT DARI TENAGA DALAM RAJEG WESI:
Pukulan kontak jarak jauh
Perisai tubuh dari serangan black magic
Membuat pagar goib 8 penjuru
Mengobati penyakit jarak jauh
Atraksi tepak botol

Usul untuk para pinisepuh blog dan sedulur sekalian, menindak lanjuti permintaan saudara kita tentang ilmu pengobatan dan bantuan pengobatan maka kami menyarankan agar melakukan transfer energi nur syifa untuk membantu saudara kita yang menderita sakit dan teknik membuat “HIDRO HEALING NUR SYIFA” untuk membantu penyembuhan saudara kita yang sedang di landa sakit, untuk transfer energi kami menyarankan agar @ki wongalus dan @ki Jatiraga sebagai transmitter utama dan dibantu para sesepuh untuk memancarkan gelombang energi kepada 2 transmitter ini, untuk teknik pembuatan air syifa atau penyembuh insya allah akan kami jabarkan ilmu nya. Cukup sekian dan terima kasih semoga bermanfaat.

@KI ARYA KUSUMA DEWA, 2010

Categories: TENAGA DALAM RAJEG WESI | 47 Komentar

SIAPA PUN PRESIDEN KITA NANTI…


wongalus

Sapa sapa wong kang gawe bécik, Nora wurung mbenjang manggih arja, Tékeng saturun-turune. Yen sira dadi agung, Amarintah marang wong cilik, Aja sédaya-daya, Mundhak ora tulus, Nggonmu dadi pangauban. Aja nacah, marentaha kang patitis, Nganggoa tépa-tépa.

(Barang siapa yang berbuat baik, Tiada urung kelak menemui bahagia, Sampai kepada keturunan-keturanannya, Jika kamu manjadi orang besar. Memerintah orang kecil, Jangan SEMENA-MENA dan wajib bersikap tulus. Kamu menjadi pelindung sehingga jangan sembarangan memperlakukan mereka, perintahlah yang tepat dengan perkiraan yang tepat).

Sepertinya nasihat Ki Ageng Sela itu lebih cocok untuk para Presiden yang nanti terpilih dalam Pilpres 2014. Siapapun sosok yang nanti jadi pemimpin negara, bagi saya pribadi nggak penting-penting amat. Saya menilai orang bukan pada sosoknya, bukan pada namanya, bukan pada prejengannya, bukan pada penampilanya, bukan pada citra-citranya, bukan pada kulitnya, bukan pada janji visi misinya, tapi pada KENYATAAN NANTI SETELAH TERPILIH DIA WAJIB BISA MENUNAIKAN HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA REPUBLIK INDONESIA UNTUK MENGAMALKAN PANCASILA SECARA MURNI DAN KONSEKUEN.

Saya tidak pernah menawar berapa nilai kebenaran dari Pancasila. Kalau yang lain barangkali hanya meyakini benar sekian puluh persen, maka saya berani bertaruh seratus persen! sebuah ideologi yang paling pas dan cocok untuk warga bangsa Indonesia.

Sejarah telah menguji Pancasila. Sebuah ideologi terbuka yang kenyal dan ampuh menghadapi ragam macam masalah bangsa. Jangan pernah ragu-ragu terhadap Pancasila: yang awalnya berasal dari “wisik” atau “ilham” yang diterima oleh para leluhur kita… Mr Muh Yamin, Ir Sukarno, 73 tokoh BPUPKI, 27 tokoh PPKI,….. mereka ini adalah sosok-sosok yang dipilih Allah SWT.

Simaklah para sedulur semua, mantra sakti bangsa Indonesia yang bernama PANCASILA itu:
1. KETUHANAN YANG MAHA ESA,
2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB,
3. PERSATUAN INDONESIA
4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN
5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA.

Betapa dahsyat energi yang terkandung di dalamnya. Setiap sila bermuatan beribu ratus kemuliaan yang tiada berhingga dimana sila pertama menjadi dasar pondasi yang kokoh sila kedua, sila kedua menjadi dasar pondasi yang kuat sila ketika dan seterusnya sehingga akhirnya terwujud suasana dimana setiap warga negara merasakan keadilan sosial, maknanya jelas kita semua sejahtera yang berkemakmuran lahir batin.

Tidak salah kiranya bila Pancasila tetap harus dijadikan dasar negara, dihayati dan diresapi serta terus menerus dijadikan dasar norma dan nilai, serta nafas setiap penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila adalah nafas kita! Maka jangan pernah meninggalkan nafas kita sendiri yang berakibat kita nanti kehilangan jati diri kita sebagai warga Indonesia.

Pengembangan setiap ilmu pengetahuan dan teknologi serta perkembangan peradaban yang akan dibentuk bersama di negeri ini, haruslah berada dalam koridor Pancasila sebagai ideologi terbuka. Monggo disimak isi Pancasila sebagaimana yang pernah dijadikan terjemahan wajib era Presiden Soeharto. Insya allah semuanya bertabur kemuliaan….

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

(1) Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(2) Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
(3) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(4) Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(5) Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang
menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
(6) Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
(7) Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

(1) Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
(2) Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
(3) Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
(4) Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
(5) Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
(6) Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
(7) Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
(8) Berani membela kebenaran dan keadilan.
(9) Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
(10) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

3. Persatuan Indonesia

(1) Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
(2) Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
(3) Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
(4) Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
(5) Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
(6) Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
(7) Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

(1) Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
(2) Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
(3) Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
(4) Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
(5) Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
(6) Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
(7) Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
(8) Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
(9) Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
(10) Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

(1) Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
(2) Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
(3) Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
(4) Menghormati hak orang lain.
(5) Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
(6) Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
(7) Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
(8) Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
(9) Suka bekerja keras.
(10) Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
(11) Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Tidak ada yang keliru bukan? Di setiap suku, agama, ras, antar golongan masyarakat, Pancasila bisa diterima dengan akal sehat. Orang di pedalaman Kalimantan atau Papua maupun orang yang ada di ibu kota membutuhkan Pancasila karena setiap orang harus hidup bermasyarakat…. Nah, sekali lagi kita bicara dalam konteks berbangsa bernegara, bermasyarakat, konteksnya itu… bukan dalam konteks keyakinan individual.

Jadi PANCASILA BUKAN AGAMA! Jangan disamakan dan tidak pada tempatnya untuk membanding-bandingkan. Agama urusannya pada domain keyakinan individual. Pancasila itu aturan-aturan bermasyarakat yang telah disepakati bersama oleh setiap orang di Indonesia untuk hidup secara damai dan aman tenang tentram namun sekaligus bertujuan mulia; mewujudkan negara bangsa Indonesia.

PRESIDEN KITA NANTI WAJIB MEWUJUDKAN PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSA. Ki Ageng Selo dalam SERAT PEPALI punya pesan begini….

Kawruhana pambengkasing kardi, Pakuning rat lélananging jagad, Pambekasing jagad kabeh, Amung budi rahayu, Sétya tuhu marang Hyang Widi. Warastra pira-pira, Kang hanggung ginunggung, Kasor dening tyas raharja. Harjaning rat punika pakuning bumi, Kabeh kapiyarsakna.

(Ketahuilah untuk Penyelesaian segala kewajiban, Poros Alam Jantan Dunia…… Pembebas Seluruh Dunia adalah yang berbudi rahayu, Setia kepada Yang Maha Kuasa. Senjatanya boleh ber-macam-macam dan bisa jadi di puji-puji banyak orang namun itu semua akan kalah oleh hati yang lurus karena ini adalah hukum keadilan alam yang merupakan pusat peredaran bumi, Dengarkanlah semua ini….)

wong kang makrifat séjati, Tingkah una-unine prasaja, Dadi panéngeran gédhene. Eséme kadi juruh, saujare manis trus ati, Iku iangaran dhomas. Wong bodho puniku, Ingkang jéro isi émas, Ingkang nduwe bale kencana puniki, Bola bali kinenca.

(Orang yang makrifat sejati, Tingkah dan ucapanya bersahaja, Menjadi tanda kebesarannya. Senyumnya bagaikan kental gula, Tiap ucapannya selalu manis terus hati. Itulah yang disebut dhomas. Kelihatannya bodoh namun jiwanya berisi emas, Yang memiliki tahta kencana …)

Aja watak sira sugih wani, Aja watak sok ngajak tujaran, Aja ngéndélkén kuwanen, Aja watak anguthuh, Ja ewanan lan aja jail, Aja ati canthula, Ala kang tinému. Sing sapa atine ala, Nora wurung bilahi pinanggih wuri, Wong ala nému ala.

(Jangan berwatak menyombongkan keberanian, Jangan berwatak sering suka bertengkar, Jangan menyandarkan diri pada keberanian, Jangan berwatak tak tahu malu, Jangan irihati dan jangan jahil, Jangan berhati lancang, Buruk yang didapat, Barang siapa berhati jahil, Tiada urung celaka akhirnya didapat, Orang jahat menemukan jahat.)

Aja sira méngeran busana, Aja ngéndélkén pintéré, Aja anggunggung laku. Ing wong urip dipun titeni, Akétareng basa, Katandha ing sému. Sému bécik, sému ala, Sayéktine ana tingkah solah muni, Katon amawa cahya.

(Jangan bertuhan kepada perhiasan, Jangan congkak akan kepintaranmu, Jangan menyanjung-nyanjung laku. Itu disaksikan oleh sesama-hidup, Terlihat dalam budi-bahasamu, Tertanda pada roman-muka. Separuh baik, Separuh jahat, Sebenarnya semuanya terlihat dalam tingkah-laku yang bercahaya).

Bumi, géni, banyu miwah angin, Pan srengenge, lintang lan rémbulan, Iku kabeh aneng kene. Ségara, jurang, gunung, Padhang péténg, padha sumandhing, Adoh kalawan pérak, Wus aneng sireku. Mulane ana wong agucap, Sapa bisa wong iku njaringi angin, Jaba jalma utama.

(Bumi, api, air serta angin, Matahari, bintang dan bulan, Itu semuanya ada disini. Laut, lembah dan gunung, Terang dan gelap ada disamping, Jauh dan dekat, Sudah ada dalam dirimu. Karena itu ada orang yang berkata : Siapa yang dapat menjala angin, kecuali manusia yang utama?)

Tama témén tumaném ing ati, Atinira tan nganggo was-was, Waspadha marang ciptane. Tan ana liyanipun, Muhung cipta harjaning ragi, Miwah harjaning wuntat. Ciptane nrus kalbu, Nuhoni ingkang wawénang. Wénangira kawula punika pasthi, Sumangga ring kadarman.

(Baik dan jujur tertanam dalam hati, Hatinya tak mengandung keraguan, Waspada terhadap ciptanya. Tak ada lainnya, Dalam ciptanya hanya kebahagiaan badan, Dan kebahagian di kemudian hari. Ciptanya meresap dalam kalbu, Meyakini kepada Yang Kuasa. Kekuasaan itu sesungguhnya pasti, Terserah kepada KEMURAHAN TUHAN.)

Demikian pandangan saya, mengikuti jalur para leluhur nusantara yang wasis dan waskita. Rahayu rahayu rahayu…
@kwa,2014

Categories: SIAPA PUN PRESIDEN KITA | 13 Komentar

WIRID REJEKI UNTUK PEDAGANG, PENGUSAHA KECIL MENENGAH, BUKA TOKO-LAPAK-WARUNG DLL AGAR MAMPU MEMBAYAR HUTANG DAN AGAR PEMBELI–KLIEN BERDUYUN-DUYUN DATANG


QULI ALLAAHUMMA MAALIKA ALMULKI TU’TII AL MULKA MAN TASYAAU WATANZI’U ALMULKA MIMMAN TASYAAU WATU’IZZU MAN TASYAAU WATUDZILLU MAN TASYAAU BIYADIKA ALKHAYRU INNAKA ‘ALAA KULLI SYAY-IN QADIIRUN

“Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”

TUULIJU ALLAYLA FII ALNNAHAARI WATUULIJU ALNNAHAARA FII ALLAYLI WATUKHRIJU ALHAYYA MINA ALMAYYITI WATUKHRIJU ALMAYYITA MINA ALHAYYI WATARZUQU MAN TASYAAU BIGHAYRI HISAABIN

“Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)”

DUA AYAT ALI IMRON 26-27 ITU SEBAGAI WIRID HARIAN DENGAN JUMLAH SEMAMPUNYA. BAGUS DIAMALKAN USAI SHOLAT HAJAT ATAU SHOLAT FARDHU LIMA WAKTU.

RIWAYAT DOA ITU:
“Aku tidak melihatmu di masjid semalam,” Rasulullah SAW menegur Sayidina Muaz Bin Jabal r.a. selepas selesai berjamaah sholat dzuhur.

“Maafkan aku, wahai Rasulullah. Aku tidak menunaikan sholat semalam. Saat dalam perjalanan ke masjid, aku telah bertemu dan dikurung seorang Yahudi di rumahnya dan tidak dibenarkan ke mana-mana,” jawab Saidina Muaz.

“Kenapa?” tanya Rasulullah SAW.

“Aku telah banyak berhutang kepadanya,” ujar Sayidina Muaz. “Sehinggalah aku merayu dan berjanji akan melunasi hutang apabila dapat duit,”

Rasulullah SAW tersenyum sambil menepuk-nepuk bahu Saidina Muaz dan berkata, “Aku ajarkan kepadamu dua potong ayat. Jika engkau mau mengamalkannya, Allah akan meluaskan rezekimu untuk melunasi semua hutangmu, walaupun hutangmu sebesar gunung banyaknya.”

“Mau..ya Rasulullah,” jawab Saidina Muaz bersungguh-sungguh.

Rasulullah SAW pun membacakan dua ayat al-Quran dari Surah Ali Imran ayat 26 – 27. Sayidina Muaz mendengarnya dengan cermat dan teliti, dan menjadikan ayat tersebut sebagai wirid harian hingga Allah SWT mengabulkan doanya melunasi hutang dan meluaskan rejeki baginya

@wongalus,2014

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 47 Komentar

PROSES PEMBERSIHAN DIRI


DI JAWA, KITA MENGENAL TRADISI RUWATAN. DI DALAM KHASANAH MISTIK TASAWUF KITA MENGENAL ISTIGHFAR YANG TUJUANNYA BISA DIKATAKAN SAMA, MESKI TIDAK SAMA PERSIS YAITU: PEMBERSIHAN DIRI DARI DOSA/KESALAHAN SEHINGGA NANTINYA KITA JADI BERSIH LAHIR BATIN.

istighfar kwa

Di dalam pengajaran thariqah kita diajarkan materi ISTIGHFAR 14 (EMPAT BELAS) TEMPAT yaitu istighfar yang dikhususkan pada empat belas tempat lahir dan batin pada diri manusia yang terdiri dari 7 (tujuh) tempat lahir yaitu : Mata, telinga, hidung, mulut, tangan, kaki, syahwat dan perut dan 7 (tujuh) tempat batin yaitu :

1) LATIFATUL QALBY letaknya berada dua jari di bawah susu kiri, di sinilah letak sifat-sifat kemusyrikan, kekafiran, ketahyulan, dan sifat-sifat iblis. Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan terisi Iman, Islam, Ihsan, dan Ma’rifat.

2) LATIFATUR-ROH letaknya berada dua jari di bawah susu kanan, disinilah letak sifat binatang jinak (bahimiyah) yaitu sifat-sifat menuruti hawa nafsu. Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan membuang sifat-sifat tersebut di atas sehingga hidupnya tidak menuruti kehendak hawa nafsu yang selalu mengajak kepada kejahatan namun selalu berada di dalam ketaatan kepada Allah SWT.

3) LATIFATUS-SIRRI letaknya berada dua jari di atas susu kiri, disinilah letak sifat binatang buas (syabiyah) yaitu sifat dhalim, pemarah, pendendam. Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan terisi sifat kasih sayang dan ramah tamah.

4) LATIFATUL-KHAFI letaknya berada dua jari di atas susu kanan, disinilah letak sifat-sifat pendengki, khianat (sifat syaithaniah). Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan terisi sifat syukur dan sabar.

5) LATIFATUL-AKHFA letaknya berada di tengah-tengah dada, disinilah letak sifat-sifat rabbaniyah, yaitu sifat-sifat riya’, sombong, membanggakan diri, memamerkan kebaikan diri (takabur, ujub, sum-a). Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan terisi sifat-sifat ikhlas, khusyu’, dan tawadhu’.

6) LATIFATUN-NAFSU NATIQO letaknya berada antara dua kening, disinilah letak “nafsu amarah” yaitu nafsu yang selalu mendorong kepada kejahatan. Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan terisi sifat tentram dan pikiran tenang.

7) LATIFATUL-KULLU JASAD yang mengendarai seluruh tubuh jasmani, disinilah letaknya sifat jahil (bodoh) dan ghaflah (malas beribadah). Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan terisi ilmu dan amal.

Adapun cara beristighfar untuk ke-14 (empat belas) tempat sebagaimana tersebut diatas yaitu dengan cara membaca “ASTAGHFIRULLAHAL’ADHIIM MIN KULLI DZAN BIN WA-ATUUBU ILAIH” dengan meletakkan telapak tangan kanan di masing-masing tempat baik lahir maupun bathin sambil menghayati keluarnya kotoran-kotoran dosa yang berada pada tempat tersebut.

setelah membaca 14 istighfar tersebut di atas selanjutnya ditutup dengan membaca “Sayyidul Istighfar” / Penghulu Istighfar:
“ALLAHUMMA ANTA RABBI LAA ILAAHA ILLA ANTA KHALAQTANII WA ANA ABDUKA WA ANA ‘AALA AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHO’TU A-‘UUDZUBIKA MINSYARRIMAA SHONA’TU ABUU-ULAKA BINI’MA TIKA ‘ALAYYA WA ABUU-‘U BIDZAMBII FAGHFIRLII FAINNAHU LAA YAGHFIRUDZ-DZUNUU-BA ILLA ANTA”

Artinya : “Yaa Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan yang berhak kusembah kecuali hanya Engkau sendiri. Telah Engkau jadikan aku dan aku ini adalah hamba-Mu, dan berusaha sekuat tenaga untuk setia memegangangjanji-Mu.Aku berlindung kepada-Mu daripada kejahatan yang terlanjur yang telah aku lakukan. Aku menyadari akan segala nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku dan aku tahu pula akan dosaku, maka ampunilah kiranya aku, karena sesungguhnya tiadalah yang mengampuni dosaku itu hanya Engkau.”

Itu adalah tata cara doa pembersihan diri, langkah selanjutnya adalah PERILAKU SEHARI-HARI atau KELAKUAN KITA SEHARI-HARI HARUS MENCERMINKAN TAUBAT NASUHA (TAUBAT YANG SEBENAR-BENARNYA). Serta mengisinya dengan perbuatan yang baik dan sewajarnya@@@

@kwa,2014

Categories: PROSES PEMBERSIHAN DIRI | 33 Komentar

WIRID-WIRID KHUSUS PENGAMAL ILMU HIKMAH


WIRID BAGUS DIAMALKAN SAAT RAMADHAN MAUPUN SETELAH RAMADHAN…

Ramadhan adalah bulan yang mulia. Kita isi sebulan penuh dengan kesibukan untuk beribadah, salah satu ibadah yaitu Puasa Ramadhan yang merupakan rukun keempat dalam Islam. Firman Allah Ta’ala : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. “(Al-Baqarah: 183).

Sabda Nabi Islam didirikan di atas lima sendi, yaitu: syahadat tiada sembahan yang haq selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji ke Baitul Haram. “

Ibadah puasa merupakan salah satu sarana penting untuk mencapai takwa, dan salah satu sebab untuk mendapatkan ampunan dosa-dosa, pelipatgandaan kebaikan, dan pengangkatan derajat. Allah telah menjadikan ibadah puasa khusus untuk diri-Nya dari amal-amal ibadah lainnya. Firman Allah dalam hadits yang disampaikan oleh Nabi: “Puasa itu untuk-Ku dan Aku langsung membalasnya. Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum dari pada aroma kesturi.”

Dan sabda Nabi : “Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Maka untuk memperoleh ampunan dengan puasa Ramadhan, harus ada dua syarat berikut ini: Mengimani dengan benar akan kewajiban ini dan Mengharap ridho Allah Ta ‘ala.

Pada bulan Ramadhan diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia dan berisi keterangan-keterangan tentang petunjuk dan pembeda antara yang haq dan yang bathil.

Pada bulan ini disunatkan shalat tarawih, yakni shalat malam pada bulan Ramadhan, untuk mengikuti jejak Nabi, para sahabat dan Khulafaur Rasyidin. Sabda Nabi: “Barangsiapa mendirikan shalat malam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah) niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. “

Pada bulan ini terdapat Lailatul Qadar (malam mulia), yaitu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, atau sama dengan 83 tahun 4 bulan. Malam di mana pintu-pintu langit dibukakan, do’a dikabulkan, dan segala takdir yang terjadi pada tahun itu ditentukan. Sabda Nabi :
“Barangsiapa mendirikan shalatpada Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, dari Allah niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. “

Malam ini terdapat pada sepuluh malam terakhir, dan diharapkan pada malam-malam ganjil lebih kuat daripada di malam-malam lainnya. Karena itu, seyogianya seorang muslim yang senantiasa mengharap rahmat Allah dan takut dari siksa-Nya, memanfaatkan kesempatan pada malam-malam itu dengan bersungguh-sungguh pada setiap malam dari kesepuluh malam tersebut dengan shalat, membaca Al-Qur’anul Karim, dzikir, do’a, istighfar dan taubat yang sebenar-benamya. Semoga Allah menerima amal ibadah kita, mengampuni, merahmati, dan mengabulkan do’a kita.

Pada bulan ini terjadi peristiwa besar yaitu Perang Badar, yang pada keesokan harinya Allah membedakan antara yang haq dan yang bathil, sehingga menanglah Islam dan kaum muslimin serta hancurlah syirik dan kaum musyrikin.

Pada bulan suci ini terjadi pembebasan kota Makkah Al-Mukarramah, dan Allah memenangkan Rasul-Nya, sehingga masuklah manusia ke dalam agama Allah dengan berbondong-bondong dan Rasulullah menghancurkan syirik dan paganisme (keberhalaan) yang terdapat di kota Makkah, dan Makkah pun menjadi negeri Islam.

Pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu Neraka ditutup dan para setan diikat.

Betapa banyak berkah dan kebaikan yang terdapat dalam bulan Ramadhan. Maka kita wajib memanfaatkan kesempatan ini untuk bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benarnya dan beramal shalih, semoga kita termasuk orang-orang yang diterima amalnya dan beruntung.

Perlu diingat, bahwa ada sebagian orang –semoga Allah menunjukinya- mungkin berpuasa tetapi tidak shalat, atau hanya shalat pada bulan Ramadhan saja. Orang seperti ini tidak berguna baginya puasa, haji, maupun zakat. Karena shalat adalah sendi agama Islam yang ia tidak dapat tegak kecuali dengannya. Sabda Nabi : “Jibril datang kepadaku dan berkata, ‘Wahai Muhammad, siapa yang menjumpai bulan Ramadhan, namun setelah bulan itu habis dan ia tidak mendapat ampunan, maka jika mati ia masuk Neraka. Semoga Allah menjauhkannya. Katakan: Amin!. Aku pun mengatakan: Amin.”

Maka seyogianya waktu-waktu pada bulan Ramadhan dipergunakan untuk berbagai amal kebaikan, seperti shalat, sedekah, membaca Al-Qur’an, dzikir, do’a dan istighfar. Ramadhan adalah kesempatan untuk menanam bagi para hamba Ailah, untuk membersihkan hati mereka dari kerusakan.
Berikut amalan dzikir untuk penggemar ilmu hikmah…

===WIRID PAGI ===
Waktunya: Waktu Utama seusai shalat subuh sampai masuk waktu dzuhur. Bagi orang yang memiliki halangan dari dzuhur hingga masuk waktu maghrib.

Bacaannya:
Membaca Istighfar sebanyak 100 kali
Membaca shalawat Nabi 100 kali dengan lafadz apa saja, khususnya Shalawat Fatih.
Membaca Hailalah 100 kali

sholawat fatih:

sholawat-al-fatih-pembuka-kwa

===WIRID SORE===
Waktu Utama atau Pilihan: Seusai shalat ashar hingga masuk waktu maghrib.
Waktu darurat mulai setelah shalat isya’ hingga terbit fajar, selepas itu ia menjadi hukum qadla’.
Diperbolehkan membaca wirid pagi di malam hari tanpa udzur atau halangan. Kira-kira disaat seseorang dapat membaca al-Qur’an sebanyak dua juz setengah dan manusia pada tidur, hal ini harus didahului dengan shalat isya’ terlebih dahulu.
Apabila telah masuk waktu shalat subuh, dan tersisa satu bacaan hailalah sekalipun, selesaikanlah bacaan tersebut dan ulangi bacaan wirid tersebut pada waktunya. Bacaan yang pertama tadi hukumnya menjadi sebuah nafilah atau sunnah.
Tidak diperbolehkan mengedepankan waktu membaca wirid sore ke siang hari, walaupun ada halangan, kecuali ia menjama’ taqdiem solat dzuhur dan ashar, bolehlah baginya membaca wirid ini setelah Shalat ashar yang di jama’ tadi. Boleh mengedepankan waktunya pada malam hari apabila ada hajat yang tidak dapat dielakkan dan menghabiskan waktu utama atau pilihan, akan tetapi harus mendahulukan awrad pagi. Dikhusukannya pada malam hari karena ibadah di malam hari lebih besar “powernya” dibandingkan siang hari.

Bacaannya:
Membaca istighfar sebanyak 30 kali
Membaca shalawat fatih sebanyak 50 kali.
Membaca Hailalah sebanyak 100 kali
Membaca shalawat Jawharatul Kamal sebanyak 12 kali

sholawat jauharatul kamal:

sholawat-jauratul - kamal - kwa

Diantara syarat-syarat sempurnanya membaca shalawat Jauharatul Kamal, membentangkan kain bersih pada bacaan ketujuh, bertujuan agar yang sedang berdzikir berada pada posisi yang lapang dan benar-benar suci sehingga hati jernih.
Barangsiapa yang sedang berkhalwat menyendiri di suatu tempat dan tempatnya sempit, yang hanya cukup untuk satu orang, maka boleh membaca shalawat Jauharatul Kamal.
Hailalah setelah shalat ashar pada hari jum’at, kira-kira satu jam sebelum terbenamnya matahari. Boleh juga seseorang membaca hailalah ini dengan menggunakan hitungan, mulai dari 1000 hingga 1600 atau bisa juga tanpa menghitungnya.
Bacaan hailalah yang menyambung dengan terbenamnya matahari ini bertepatan dengan waktu mustajab do’a pada hari jum’at yang disebutkan oleh Nabi Muhammad Saw dalam hadist-hadistnya dan ditetapkan oleh sebagian sahabat Ra bahwa waktu doa mustajab ialah pada akhir waktu dari hari jum’at.
@@@

Categories: WIRID RAMADHAN BAGI PENGAMAL ILMU HIKMAH | 10 Komentar

SELAMAT PUASA RAMADHAN 1435 H TAHUN 2014


ASSALAMUALAIKUM WR WB.

KAMI ATAS NAMA KELUARGA BESAR KAMPUS WONG ALUS MENGUCAPKAN SELAMAT BERIBADAH PUASA DI BULAN RAMADHAN 1435 HIJRIYAH TAHUN 2014. SEMOGA AMAL IBADAH KITA SEMUA DITERIMA DI SISI ALLAH SWT. AMIN YRA. MARI JAGA TERUS PERSAUDARAAN LINTAS BATAS, KITA SEMUA BERSAUDARA. ISTIQOMAH DALAM KHUSYUK DZIKIR MENDEKATKAN DIRI KEPADA ILAHI. SEMOGA KESELAMATAN, KEKAYAAN, KEDAMAIAN, KEBERKAHAN MENAUNGIMU SEMUA SAUDARAKU DIMANAPUN ENGKAU BERADA. WASSALAMUALAIKUM WR WB. RAHAYU..RAHAYU.. RAHAYU…

TTD

WONGALUS

================================================

FOTO ILUSTRASI:

HIBURAN DISELA AKTIVITAS WIRIDAN RUTIN KAMIS MALAM DI MARKAS BESAR KWA, MUSHOLA BALAI DIKLAT JL MAJAPAHT 5 SIDOARJO OLEH GRUP ‘JATHILAN’ KWA: “MAKAN BERSAMA” BARA API …..

kwakwa2kwa5kwa10kwa9kwa1

Categories: MAKAN BARA API | 31 Komentar

Wawasan Mistik Nusantara: FENOMENA KERAUHAN


Artikel berikut ini dimaksudkan untuk menambah wawasan kita terkait berbagai fenomena mistik yang ada di tanah air yaitu kerasukan (kerauhan). Apa sesungguhnya kerauhan itu? Silahkan disimak artikel berjudul: KERAUHAN DALAM RITUAL AGAMA HINDU DI BALI yang ditulis oleh I Made Adi Surya Pradnya, S.Ag.,M.Fil.H, Dosen Filsafat dan Teologi IHDN Denpasar.

KERAUHAN KWAKerauhan merupakan tradisi yang diwariskan para leluhur masyarakat Bali sebagai pembuktian tentang kemahakuasaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa Wasa beserta manifestasi-Nya. Kerauhan berbeda dengan kesurupan, sebab Kerauhan dilaksanakan dalam sebuah ritual keagamaan yang terdapat pemuput upacara (sulunggih/pemangku pura), upacara atau upakara, hari suci atau piodalan, rangkaian upacara, pelaksanaanya di tempat suci (pura), adanya Tapakan Kerauhan, dilaksanakan umat (pengempon pura), adanya prosesi sakralisasi dan lain sebagainya. Berdasarkan hal tersebut kekuatan suci yang masuk dalam tubuh Tapakan Kerauhan ialah Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta manifestasi-Nya, sedangkan apabila ada orang kesurupan tanpa ada factor-faktor diatas, patut dipertanyakan roh apa yang memasuki tubuh orang tersebut.
Dalam fenomena Kerauhan terdapat beberapa pembahasan tentang masuknya kekuatan suci Ida Bhattara/Bhattari yang merupakan manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa Wasa dalam Teologi loKal masyarakat Hindu di Bali, fenomena tersebut antara lain pura tempat Kerauhan, waktu Kerauhan, jenis-jenis Kerauhan, proses Kerauhan, dan material (sarana) Kerauhan. Hadirnya Tapakan Kerauhan dalam ritual agama di Bali, akan menambah keyakinan umat dalam melaksanakan yajna dan umat mendapatkan penjelasan langsung pelaksanaan yajna yang benar.

I. Pendahuluan
Sebelum agama Hindu masuk ke Indonesia, masyarakatnya telah memiliki sebuah kepercayaan, adat-istiadat dan praktek-prektek religi tersendiri yang banyak relevan dengan adat istiadat dan kebudayaan Hindu, sehingga agama Hindu sangat mudah di terima Bangsa Indonesia. Agama Hindu tidak didasarkan dogma yang dikotbahkan oleh sekelompok guru tertentu. Hinduisme terlepas dari kefanatikan agama, sehingga dikenal dengan sanatana dharma, yaitu agama yang abadi, yang akan ada selamanya (Donder, 2006: 19). Berdasarkan hal tersebut Agama Hindu juga mengajarkan kepercayaan terhadap roh, masyarakat nusantara pun memiliki kepercayaan yang sama, yaitu percaya terhadap roh-roh yang menghuni bagian-bagian tertentu dari alam yang kemudian disebut sebagai animisme. Berdasarkan kepercayaan tersebut, maka masyarakat nusantara sangat mempercayai roh-roh dapat mempengaruhi pikiran manusia ataupun masuk dalam tubuh manusia.
Masyarakat Bali yang mayoritas beragama Hindu, memiliki sebuah tradisi, yaitu kesurupan dalam setiap pelaksanaan ritualnya sebagai unsur yang memantapkan pelaksanaan ritual tersebut. Kesurupan berasal dari kata “surup” yang berarti masuk. Jadi kesurupan adalah fenomena masuknya roh lain ke dalam tubuh manusia, yang kemudian mengendalikan kesadarannya. Namun demikian di Bali, kesurupan disebut Kerauhan, asal katanya dari “rauh”, berarti datang. Kedatangan energi Dewa inilah, dibeberapa desa di Bali, sampai sekarang masih diwarisi, sebagai bentuk Tuhan turun ke dunia membina umatnya.
Masyarakat Indonesia memiliki ciri bersifat majemuk, ditandai dengan adanya perbedaan suku bangsa, agama, adat dan kedaerahan. Demikian pula dengan tradisi yang ada di daerahnya memiliki perbedaan antara yang satu dengan lainnya. Fenomena yang terjadi di masyarakat memunculkan berbagai isu yang tidak jelas tentang Kerauhan. Ada yang mengatakan Kerauhan adalah orang yang kemasukan setan atau orang yang dimasuki roh jahat. Dengan munculnya isu tersebut menimulkan persepsi negatif di masyarakat atau umat lain tentang Kerauhan.
Umat Hindu meyakini, roh yang masuk pada orang Kerauhan tersebut diyakini sebagai roh yang baik atau yang suci yang akan memberikan petunjuk bagaimana melaksanakan ritual, sehingga melalui Kerauhan itu masyarakat dapat mengetahui apakah ritualnya itu lengkap, sempurna, atau kurang. Walaupun demikian masing-masing desa di Bali menafsirkan hal Kerauhan itu secara berbeda-beda, ada yang menafsirkan sebagai pertanda kurangnya sarana upacara, ada juga yang menafsirkan bahwa upacara telah sempurna. Umat Hindu khusunya di Bali melihat masalah fenomena Kerauhan yang selalu terjadi pada setiap upacara khususnya Upacara Dewa Yadnya ditafsirkan sebagai unsur yang mengesahkan proses pelaksanaan ritual. Orang Kerauhan megatur ritual mana yang didahulukan dan ritual mana yang dilakukan kemudian. Ketika orang Kerauhan sedang mengatur prosesi ritual itu, tak seorang pun berani membantahnya, karena diyakini bahwa roh yang ada pada orang Kerauhan itu adalah roh dewa.
Datangnya kekuatan roh para dewa yang memasuki tubuh manusia tidak dilakukan dengan sembarangan, tetapi dimulai dari sebuah proses yang dapat menghubungkan diri menuju Tuhan. Hindu mengajarkan, empat jalan atau cara menghubungkan diri menuju Tuhan yang disebut Catur Marga, antara lain Jnana Marga (menghubungkan diri dengan belajar serta mengamalkan ilmu pengetahuan yang sungguh-sungguh dengan tidak mengharapkan balasan), Raja marga (jalan melakukan tapa, brata dengan tekun dan disiplin), Karma Marga (jalan bekerja dan berbuat dengan sungguh-sungguh dan tidak mengharapkan imbalan) dan Bhakti Marga (jalan menyerahkan diri serta mencurahkan rasa cinta kasih setulus-tulusnya). Dengan memahami Catur Marga umat Hindu mampu menghubungkan diri menuju Tuhan, sehingga tercapainya tujuan agama Hindu yaitu Moksatam Jagat Hita Ya Ca Iti Dharma
Dalam kitab suci Bhagawad Gita telah merangkum semua jalan atau cara umatnya untuk dapat membayangkan Tuhan Yang maha Esa. Bagi mereka yang tinggi pengetahuan rohaninya menghayati Tuhan dengan jalan jnana marga dan raja marga, dimana Tuhan Yang Maha Esa digambarkan dalam pikirannya sebagai Impersonal God dalam wujud pikiran maupun kata-kata. Bagi mereka yang pemahamannya sederhana menghayati Tuhan Yang Maha Esa dengan jalan bhakti marga dan karma marga, digambarkan sebagai Personal God, berpribadi sebagai wujud yang agung, maha pengasih, maha besar, maha penyayang dan lain sebagainya. Ajaran Hindu adalah ajaran yang universal dan fleksibel begitu pula dalam memahami dan menghayati keberadaan Tuhan,
Ajaran Hindu memberikan jalan Karma Marga dan Bhakti Marga kepada umat Hindu yang tingkat pemahaman terhadap Tuhan Yang Maha Esa sangat sederhana, dalam kerangka dasar agama Hindu kondisi umat seperti ini lebih didorong atau ditekankan untuk melaksanakan ritual dibanding dengan Jnana Marga dan Raja Marga. Hal ini sangat nyata terlihat pada tata cara keagamaan umat Hindu di Indonesia, terutama umat Hindu di Bali. Dengan pelaksanaan Upacara para dewa berwujud pratima dilinggihkan pada jempana yang diempon masyarakat. Kehadiran para dewa dalam Upacara secara sakala (nyata) bermakna menambah rasa persatuan dan persaudaraan antara masyarakat, karena dalam keseharian komunikasi masyarakat sangat kurang, hal ini disebabkan masyarakat umat Hindu khususnya generasi muda banyak merantau keluar daerah. Secara Niskala (alam gaib) hadirnya kekuatan para dewa membawa fibrasi kesucian dan kekhidmatan. Itulah yang menyebabkan ritual keagamaan penting untuk dilestarikan.
Pada upacara piodalan di masing-masing pura sejak pagi hingga malam iring-iringan pratima didatangkan terus menerus. Dengan diiringi tabuh gamelan dan pelengkap upacara lainya seperti tedung, lontek, pasepan dan lain sebagainya serta dituntun oleh Tapakan Kerauhan yang jumlahnya lebih dari satu orang. Orang yang Kerauhan itu membawa sarana benda-benda tajam berupa: keris, trisula, tombak dan lain sebagainya sambil menikam-nikam dadanya dan berteriak dengan sekeras-kerasnya, sebagai pertanda bahwa Ida Bhatara yang merupakan manifestasi Sang Hyang Widhi Wasa, telah hadir diiringi oleh para rencang-Nya yang diyakini sebagai pusat kekuatan para dewa. Dalam iring-iringan itu, umat Hindu sebagai pengempon pura maupun masyarakat umum yang sedang melewati iring-iringan Ida Bhattara/Bhattari segera turun dari kendaraan dan duduk bersila ataupun jongkok sebagai wujud hormat dan bhakti kehadapan Ida Battara/bhattari sebagai manifestasi Sang Hyang Widhi Wasa.
Pada saat Iring-iringan Ida Batara dari pura, Tapakan Kerauhan terus menerus menancapkan senjata tajam yang telah dipasupati ke dadanya. Hal ini disambut oleh para pemangku dengan ritual penyamblehan, yang dilakukan oleh Tapakan Kerauhan. Pada peristiwa itu tiba-tiba Tapakan Kerauhan melakukan perilaku di luar kemampuan manusia biasa, seperti: makan api, makan ayam hidup, makan kelapa utuh atau belum dikupas, serta gerakan-gerakan lainya yang tidak dapat dirasiokan. Tapakan Kerauhan tersebut tidak merasa takut, tubuhnya kebal dibakar api, kebal terhadap senjata tajam dan memiliki kekuatan luar biasa. Berdsarkan hal tersebut kekuatan yang dimiliki Tapakan Kerauhan, merupakan sifat-sifat kemaha kuasaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa Wasa, tentunya ada beberapa fenomena yang dapat menjelaskan hal tersebut.

II. Pembahasan
Tinjauan atau analisis fenomena Kerauhan difokuskan kepada lima hal, yaitu pura tempat Kerauhan, waktu Kerauhan, jenis-jenis Kerauhan, proses Kerauhan, dan material (sarana Kerauhan). Kelima hal ini membuktikan kekuatan suci Tuhan benar-benar hadir dalam setiap proses ritual yang dilaksanakan. Dengan pembuktian ini masyarakat dalam menghayati keberadaan Tuhan merasa dekat dan merasakan kemahakuasaan-Nya, sehingga dengan pembuktian tersebut akan menambah sikap sradha dan bhakti masyarakat dalam melaksanakan setiap ritual keagamaan. Kelima hal tersebut sebagaimana uraian di bawah ini:

2. 1 Pura Tempat Kerauhan
Kehidupan masyarakat di Bali, khususnya di masing-masing Desa Pakraman pastilah memiliki sebuah tempat suci/pemujaan yang disebut Pura. Istilah “Pura” berasal dari kata Sansekertha, yang berarti “kota” atau “benteng” yang sekarang berubah arti menjadi tempat pemujaan Hyang Widhi. Sebelum dipergunakan kata “pura” untuk menamai tempat suci atau tempat pemujaan digunakan kata kahyangan atau hyang. Pada zaman Bali kuna yang merupakan data tertua ditemukan dalam Prasasti Sukawana A 1 Tahun 882 M. Dalam prasasti Trunyan A 1 tahun 891 M, ada disebutkan ……..…”Sanghyang di turunan“ yang artinya “tempat suci di Trunyan” Demikian pula dalam prasasti Pura Kehen A (tanpa tahun), disebutkan pemujaan kepada Hyang Karimama, Hyang Api dan Hyang Tanda, yang artinya tempat suci untuk Dewa Karimama, tempat suci untuk Dewa Api dan tempat suci untuk Dewa Tanda (Titib, 2000:91).
Selain itu Pura juga sebagai sarana umat menyampaikan rasa bhakti dan syukur bahkan unek-unek umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa Wasa beserta manifestasi-Nya. Rasa bhakti dan syukur masyarakat umat Hindu di Bali khususnya di Desa Pakraman diwujudkan dalam bentuk pembangunan tempat suci yang disebut Pura Kahyangan Tiga yang merupakan warisan Mpu Kuturan. Sebab pada zaman tersebut Mpu Kuturanlah yang memprakasai terbentuknya Desa Adat/Pakraman, sehingga lebih mudah mengatur tatanan kehidupan masyarakat Bali. Setelah dibentuk Desa Adat/Pakraman agar dapat menunjang keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhannya, maka di setiap Desa Adat/Pakraman dibuatkan tempat pemujaan/Kahyangan Tiga sebagai wujud bhakti kehadapan Tri Murti yaitu Dewa Brahma sebagai dewa pencipta diistanakan di Pura Desa/Bale Agung, Dewa Wisnu sebagai dewa pemelihara di istanakan di Pura Puseh dan Dewa Siwa sebagai dewa pelebur di istanakan di Pura Dalem.
Selain Pura Kahyangan Tiga di masing-masing Desa Pakraman, biasanya memiliki pura-pura besar lainya yang disungsung di sebuah Desa Pakraman. Hal ini tergantung dari historis masing-masing Desa Pakraman tersebut. Pura merupakan tempat suci yang dihormati oleh setiap pengemponnya. Pendirian pura tidak mudah didirikan, sebab tidak sembarang tempat dapat dijadikan kawasan membangun pura dalam tradisi Bali (termuat dalam beberapa lontar) menyatakan tanah yang layak dijadikan pura adalah tanah yang berbau harum, yang gingsing dan tidak berbau busuk, sedangkan tempat-tempat yang ideal membangun pura adalah seperti yang dikutip dari bhavisya purana dan brhat samhita yang secara sederhana disebut sebagai “hyang-hyangin sagaragiri atau sagara-giri adumuka”, tempatnya tentu sangat indah dan memancarkan fibrasi kesucian yang memancar pada lokasi yang ideal di kawasan tersebut (Titib, 2003: 91).
Disamping itu, pendirian pura memerlukan sarana upacara, seperti pemlaspasan, mepadagingan atau upacara paling sederhana Ngambe, serta melarang mereka masuk pura akibat cuntaka, salah satunya ada upacara kematian, wanita haid, pertumpahan darah dan semua yang telah diatur dalam agama Hindu, jika itu dilanggar, maka wajib dibuatkan upacara penyucian ulang. Pada waktu upacara piodalan Ida Sang Hyang Widhi, para dewata, roh leluhur, beserta manifestasi-Nya dimohon untuk hadir, sebagai tamu agung yang patut menerima ritual persembahan, berupa upakara, tari-tarian dan lain sebagainya, setelah kehadiran para dewa dalam upacara piodalan, maka seluruh umat diberikan anugrah sesuai wujud bhakti dalam menjalani kehidupanya.
Begitu sulitnya mendirikan pura, setelah upacara pemlaspasan keberadaan pura mesti dijaga kesucianya. Hal ini telah diatur lembaga Hindu dengan menetapkan kawasan suci dibatasi dengan beberapa aturan yang telah ditetapkan, seperti Pura Kahyangan jagat, areal kawasan sucinya sepanjang 5 km, mesti bebas dari berbagai kekotoran yang disebabkan oleh manusia, sehingga secara nyata lingkungan sekitar pura dapat menyeimbangkan ekologi yang selama ini mulai rusak. Sebab Pura diibaratkan atau dipercaya sebagai replica kahyangan tempat para Dewa. Jadi semuanya mesti indah dan ditata sebagai tempat Dewa di dunia, oleh karena itu diperlukan perlindungan, agar kesucian pura tetap terjaga, sehingga para dewa berkenan hadir dan memberikan waranugraha kepada para umatnya.
Setelah upacara pemlaspasan dan keberadaan pura dijaga kesucianya, berdasarkan bhakti masyarakat, tentu mengembangkan rasa cipta, rasa dan karsa dalam menjaga eksistensi pura masing-masing, sehingga terwujudlah tradisi yang berlaku sampai hari ini. Salah satu tradisi unik sebuah pura yaitu adanya tradisi Kerauhan, dimana Ida Bhattara/Bhattari yang berstana di pura tersebut dihadirkan pada waktu piodalan, sebagai wujud kehadiran beliau, para dewa menunjukan kemahakuasaan dengan merasuki tubuh seseorang dengan kekuatan sucinya, sehingga orang tersebut berperilaku tidak seperti manusia biasa, yaitu kebal terhadap senjata tajam yang sengaja ditancap-tancapkan ke dalam tubuhnya, atau bermain-main dengan api tanpa ada rasa sakit sedikitpun, membuka kelapa dengan gigi dan lain sebagainya.
Demikian keberadaan pura yang dibuat umat Hindu dengan sejarahnya masing-masing dan sangat disakralkan serta dijaga kesuciannya, sampai melahirkan tradisi unik yang tetap dilaksanakan sampai hari ini, sehingga apabila seseorang Kerauhan di pura (tempat suci), yang merasuki tubuhnya tiada lain adalah perwujudan tuhan dan manifestasi-Nya, bukan makluk lainnya, berbeda halnya jika seseorang trance diluar pura, seperti di sekolah, tempat hiburan dan lain sebagainya. Orang kerasukan tersebut perlu dipikirkan apakah yang merasuki tubuhnya adalah kekuatan dewa atau kekuatan lainnya. Berdasarkan hal tersebut, dibawah ini akan dipaparkan sebuah pura yang memiliki tradisi Kerauhan dalam ritual agamanya

PURA PETILAN KESIMAN
Pura ini terletak lebih kurang 4 km arah timur Kota Denpasar, di wilayah Desa Kesiman dan sangat mudah dijangkau dengan transportasi baik pribadi maupun umum. Pura ini dikenal dengan upacara‘Ngerebong’, suatu tradisi yang melibatkan seluruh penyungsung pura yang mengalami ‘Kerauhan’ dengan menusukkan ‘keris’ ke dadanya sambil mengelilingi wantilan sebanyak tiga kali. Di pagi hari berlangsung ‘tabuh rah’ yang merupakan bagian ritual upacara. Piodalan di Pura ini berlangsung setiap 210 hari sekali (6 bulan kalender Bali), yaitu Redite Pon Medangsia, delapan hari setelah hari raya Kuningan.
Bertepatan dengan puncak upacara ratusan masyarakat mengeremuni areal pura. Upacara berlangsung dengan meriah karena upacara sangat unik, khususnya di Kota Denpasar. Pada awalnya Upacara Pengrebongan merupakan salah satu rangkaiaan pujawali di Pura Dalem Kesiman yang berlangsung pada hari Wraspati Wage Wuku Sungsang yang bertepatan dengan hari Sugian Jawa. Pura Dalem Kesiman merupakan pura tempat pemujaan keluarga kerajaan Kesiman. Setelah Upacara di Pura Dalem Kesiman dilanjutkan dengan upacara di Pura Petilan. Prosesi upacara di Pura ini berlangsung pada hari Umanis Galungan, adapun upacara yang dilaksanakan antara lain Upacara Panyekeban, Nyanjan, Pemendakan, Nuwur, Mider Bhuwana, Mider Gita, Nanda (Nyapu Jagat), Mawayang-wayang, melanang-lanang, mebrata dan sebagai penutup Upacara Penyimpenan semua rangkaian upacara diikuti semua prasanak pura Petilan.
Pada hari soma Paing Wuku Langkir dilaksanakan Upacara Pemendakan di Pura Petilan. Seminggu kemudian dilaksanakan Upacara yang terkenal dengan Upacara Pengerebongan. Upacara ini sangat terkenal dan dinanti seluruh masyarakat, khususnya di wilayah kesiman. Upacara Pengerebongan merupakan Upacara Butha Yadnya, biasanya dilaksanakan pukul 09.00 dengan pelaksanaan Upacara Tabuh Rah dengan tiga pasang adu ayam, tujuanya untuk menetralisir kekuatan negative agar menjadi kekuatan positif, sehingga prosesi upacara dapat berjalan dengan lancer dan masyarakat diberikan kebahagiaan dalam melasakan upacara atau setelah Upacara berlangsung. Acara dilanjutkan dengan hadirnya manca dan prasanak pangerob Pura Petilan dengan pelawatan Barong dan Rangda yang diusung ke Pura Petilan untuk mengikuti Upacara Pangerebongan, sebelumnya dilaksanakan terlebih dahulu Upacara di Pura Musen sebelah timur Pura Petilan di pinggir Barat Sungai Ayung, setelah kembali dari proses penyucian, barulah Upacara Pengerebongan dimulai.
Upacara Pengerebongan diawali dengan Upacara Nyanjan dan Nuwur Ida Bhattara, tujuanya menghadirkan kekuatan suci Ida Bhattara/Bhattari dari kahyangan untuk dihadirkan di alam manusia, khususnya ke para manca dan prasanak pangerob. Pada Upacara Nyanjan atau nuwur inilah pengusung Rangda dan pepatih mulai menunjukan perilaku Kerauhan. Selanjutkan pelawatan Rangda dan Barong beserta para pepatih menunjukan perilaku Kerauhan diarahkan ke kori agung kemudian mengelilingi wantilan sebanyak tiga kali melaksanakan prosesi prasawia, yaitu Ida Bhattara/Bhattari beserta para pepatih mengelilingi wantilan dari timur, kemudian ke utara, barat, selatan dan kembali ke timur sebanyak tiga kali. Pada saat Prasawia inilah pepatih yang Kerauhan menunjukan perilaku diluar logika manusia, yaitu seluruhnya melakukan gerakan Ngurek, yaitu senjata yang beraneka macam ragam ditikam-tikam ke dadanya, tanpa ada luka di kulitnya, semuanya tampak ada kekuatan gaib yang merasuki tubuh para pepatih tersebut, sambil berteriak-teriak tubuh terus ditikam dengan senjata tanpa ada rasa sakit sedikit pun, semakin alunan gamelan bersuara, maka semakin keras tusukan-tusukan senjata di bagian tubuhnya, bahkan ada yang menancapkan keris tajam di mata, kedua kening dan lain sebagainya, tanpa ada sakit.
Setelah prosesi tersebut para pepatih yang Kerauhan kembali ke gedong agung dengan Upacara Pengeluwur, serta para pepatih yang Kerauhan disadarkan hanya dengan percikan air suci yang telah dipersiapakan, para Jro Mangku di Pura tersebut. Hal ini membuktikan bahwa kekuatan suci Ida Bhattara/Bhattari yang merupakan manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa Wasa telah hadir dan membuktikan kepada umat-Nya dengan kekuatan merasuki tubuh para pepatih berupa trance Ngurek, berarti kekuatan suci yang dihadirkan melalui upacara penyanjan telah berhasil dilaksanakan tanpa kesalahan, yaitu dibuktikan dengan kebalnya para pepatih dari serangan senjata tajam, yang merupakan salah satu ciri kemahakuasaan Tuhan.
Upacara tidak berlangsung hanya demikian, sebab setelah Ida Bhattara/Bhattari yang hadir dipersilakan untuk dilinggihkan, Upacara dilanjutkan dengan Upacara Maider Bhuwana, yaitu Para Ida Bhattara/Bhattari kembali mengelilingi wantilan berupa Pradaksina, yaitu kebalikan dari Prasawia, dimulai dari arah timur, kemudian ke selatan, ke utara dan kembali ketimur sebanyak tiga kali, upacara ini dilaknsakan sebanyak tiga kali bertujuan mengantar beliau dari alam bhur loka, menuju alam bwah loka dan terakhir kealam swah loka tempat para dewa berstana. Dalam upacara ini para pepatih atau umat kembali mengalami Kerauhan atau trance. Hal ini menunjukan kekuatan suci Ida Bhattra/Bhattari yang akan diantar kembali kealam Swah Loka benar-benar hadir dan kembali kealam para dewa. Pada saat prosesi ini suasana dalam areal pura berlangsung hidmat ditambah suara gambelan dan teriakan para pepatih sambil senjata terus tertancap-tancap dalam tubuhnya dalam keadaan tidak sadarkan diri.

2.2 Waktu Kerauhan
Waktu Kerauhan dalam ritual agama Hindu di Bali dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu waktu umum dan khusus. Secara umum waktu Kerauhan dapat dibagi lagi menjadi 3 bagian yaitu pada waktu Nedunang Ida Bhattara, Nglungang Ida Bhattara dan Ngwaliang Ida Bhattara. Sedangkan waktu khusus dapat juga dibagi menjadi 3 yaitu pada waktu kurangnya sarana upacara, pada waktu puncak upacara dan ketika beliau memberikan nasehat atau bawos.
Pengertian tentang Nedunang Ida Bhattara berarti menghadirkan Ida Bhattara yang berstana di sebuah Pura. Biasanya Upacara Nedunang ini tidak sembarangan dilakukan, tentunya ada beberapa persyaratan yang dilaksanakan yaitu adanya upacara, adanya orang suci yang menghadirkan beliau, adanya sarana upacara sebagai persembahan. Tanpa syarat itu Upacara Nedunang tidak dapat dilaksanakan. Pada waktu Upacara Nedunang sangat terasa suasana yang sangat sakral, dimana upacara ini diawali dengan persiapan upacara di seluruh Pelinggih, kemudian dilaksanakan Upacara Pemendakan dengan diturunkanya jempana dan arca-arca. Pada waktu ini suasana semakin khusuk dengan suara baleganjur, suara genta, kul-kul, lelontekan, tedung, kidung dan pengempon pura seluruhnya menyiapkan perlengkapan upacaranya. Dalam keadaan yang khusuk ini secara spontan Tapakan Kerauhan berteriak secara histeris dan meminta senjata yang telah dipasupati, tentunya Tapakan Kerauhan yang hadir lebih dari satu orang. Ketika Tapakan Kerauhan telah Trance sambil menikam-nikam dadanya dan beberapa lagi merangkak, merayap dan diam seperti seekor macan, ular dan kuda, maka upacara dilanjutkan dengan melaksanakan proses purwa daksina mengelilingi areal Pura, prosesi ini diiringi dengan gong baleganjur dan beberapa atribut seperti tedung, lelontekan, jempana dan pengiring dari pura bersangkutan. Setelah Upacara Purwa Daksina para pemangku menyiapkan Upacara Pemendakan, yang mana sarana upacara ini antara lain kelapa, api takep, dupa, arak berem, ayam hitam dan putih, serta beberapa sesayut yang dirangkai begitu rupa semua sarana tersebut dialasi dengan tikar. Sedangkan jempana dan arca-arca berdiri di depan sarana ritual tersebut, kemudian para Tapakan Kerauhan mengambil sarana dan berperilaku diluar pikiran manusia yaitu memakan api, dupa, ayam yang masih hidup dan beberapa lagi berebut kelapa yang masih utuh, tanpa rasa sakit ataupun panas. Fenomena ini terjadi selama 30 menit dan merupakan ciri bahwa Upacara Nedunang Ida Bhattara telah berhasil dengan hadirnya kekuatan yang memasuki Tapakan Kerauhan.
Waktu Kerauhan berikutnya pada prosesi Nglungang Ida Bhattara, pada upacara ini berlangsung setelah Upacara Nedunang Ida Bhattara. Jadi ketika Ida Bhattara telah hadir diundang ke dunia, maka beliau diiring ke pesucian atau ke beji oleh pengempon pura. Dengan Ida Bhattara di istanakan di sebuah jempana yang dibuat khusus dengan kayu pilihan untuk diiring ke pesucian, prosesi inilah yang disebut Nglungang Ida Bhattara. Prosesi Nglungang ini diikuti oleh para pengempon pura, penabuh gamelan dan beberapa Tapakan Kerauhan. Prosesi ini diawali dengan membuka barisan berjajar dua, yang masing-masing membawa pecanangan, tedung, lelontekan, pasepan, diikuti suara genta dan gamelan beleganjur. Menjelang keberangkatan menuju pesucian, disinilah Fenomena karauhan terjadi lagi bahkan lebih banyak dibanding Upacara Nedunang Ida Bhattara. Jarak yang ditempuh iringan ini beraneka ragam ada yang dekat dan ada pula yang jauh, tergantung tempat pesucian di masing-masing pura. Prosesi Nglungang Ida Bhattara ke tempat pesucian berlangsung dengan suasana sakral, terlebih lagi Tapakan Kerauhan berteriak-teriak sambil menikam-nikam dadanya berada di barisan terdepan, begitu pula Tapakan Kerauhan merangkak dari pura bersangkutan menuju beji/tempat pesucian tanpa rasa sakit dan payah, Ketika Upacara Nglungang berlangsung suara genta dan gamelan bertalu-talu, asap dupa mengepul dengan bau wewangian menebar ke seluruh alam semesta ini, sehingga pertanda bagi masyarakat sekitar bahwa Ida Bhattara/Bhattari telah hadir menuju beji. Mendengar iring-iringan menuju beji, masyarakat sekitar akan berkumpul di jalan yang akan dilalui, sambil duduk dan mencakupkan tangan, tanda memberi hormat. Setelah tiba di beji iring-iringan disambut dengan upacara pemendakan yang dilaksanakan oleh para pemangku di jaba (luar) Pura Beji. Upacara Pemendakan berupa Api takep atau bara api, ayam hidup, kelapa masih utuh dan minuman berupa arak berem. Dengan spontan Tapakan Kerauhan memakan dan menikmati bara api yang sangat panas dan segempok dupa, begitu pula sarana-sarana lainya. Dengan tibanya iring-iringan di Pura Beji dan menikmati sarana upacara para Tapakan Kerauhan disadarkan oleh Pemangku, dengan diperciki Tirtha (air suci) dari kekuatan Ida Bhattara/Bhattari.
Waktu Kerauhan berikutnya pada prosesi Ngwaliang/Mapamit Ida Bhattara/Bhattari dari Pura Beji. prosesi ini dilaksanakan apabila Ida Bhattara/Bhattari telah menyucikan bhuwana Agung dan Bhuwana Alit dengan diakhiri persembahyangan bersama, maka Ida Bhattara/Bhattari akan kembali ke parhyangan masing-masing. Prosesi ini pastinya diawali dengan suara genta, gemalan dan jempana dipundut serta berbagai atribut kelengkapan beriringan membentuk barisan berjajar dua. Tentunya kembali secara spontan Tapakan Kerauhan mulai menunjukkan fenomena Kerauhan dengan perilaku menuju parhyangan masing-masing. Setelah tiba di parhyangan dilaksanakan Upacara Pemendakan dan Tapakan Kerauhan pun seperti biasa menunjukkan kekuatan suci Ida Bhattara yang telah merasuki dirinya dan disadarkan dengan diperciki tirtha (air suci) dari Pura tersebut. Sedangkan Ida Bhattara/Bhattari yang telah dihadirkan akan diistanakan selama beberapa hari atau diistilahkan Nyejer, agar umat dapat melaksanakan persembahyangan.
Waktu Kerauhan secara khusus, maksudnya secara spontan orang tiba-tiba Kerauhan, tapi konteksnya masih berpatokan pada rentetan ritual agama yang sedang berlangsung. Waktu khusus yang dimaksud, misalnya kurangnya sarana upacara atau ketika beliau ingin memberikan pewisik atau nasehat kepada para umat. Jika dalam pelaksanaan ritual agama ada sarana upacara yang kurang, maka seseorang tiba-tiba Kerauhan dan memberikan nasehat atau arahan kepada umat bahwa sarana upacara ini sangat penting dan diharapkan sarana tersebut dipenuhi segalanya. Disini umat secara langsung mendapat bimbingan dan arahan bagaimana melaksanakan bhakti agar dapat diterima langsung oleh alam, bukan asal membuat upacara saja. Orang pula Kerauhan sambil menyampaikan pewisik atau nasehatnya pada umat yang hadir dalam prosesi itu, agar jangan coba-coba mengadu ilmu dengan kekuatan alam semesta, sebab yang namanya manusia sering mengaku diri paling sakti dan kuat. Sehingga tak heran masyarakat yang merasa sakti mencoba mengadu kekuatan Ida Bhattara/Bhattari yang hadir dalam ritual keagamaan di sebuah pura.

2.3 Jenis-Jenis Kerauhan
Fenomena Kerauhan memang sangat menarik untuk disimak, karena mampu menjawab pertanyaan yang tidak dapat diterima oleh akal pikiran. Sebab Manusia kadang tidak percaya tentang keberadaan Tuhan terlebih lagi di zaman Postmodern, teologi mulai tersisih karena pandangan dunia modern tidak memberikan kemungkinan suatu visi teologis yang sekaligus rasional dan bermakna. Selain itu kehausan religius masyarakat modern untuk mendapatkan keselamatan telah menciptakan pengganti teologi. Karena tidak dianggap tidak relevan dan tidak mungkin, teologi mengalami masanya yang paling sulit (Ray, 2005:17).
Menyimak pandangan seperti itu, masyarakat yang pola hidupnya semakin berubah di zaman modern memandang teologi hanya sebagai pelengkap hidup. Sebab zaman dulu teologi dipercaya membawa kesejahteraan masyarakat, tapi sekarang teologi sudah tenggelam oleh ilmu yang realitas membawa kesejahtaraan seperti, ilmu ekonomi dan teknologi. Tapi dalam ritual agama, keyakinan masyarakat justru meningkat begitu pula dengan teologi lokalnya. Karena dalam ritual agama memperlihatkan kekuatan alam semesta yang merasuk dalam tubuh manusia, sehingga orang itu Kerauhan.
Jenis-jenis Kerauhan dalam ritual upacara secara umum dapat dikategorikan menjadi 4 yaitu merangkak (tubuh menyentuh tanah), ngurek, menari-nari dan diam. Pada fenomena Kerauhan dengan gerakan merangkak yang merasuki tubuh Tapakan Kerauhan adalah ancangan (kendaraan suci) Ida Bhattara/Bhattari, ketika gerakan Ngurek yang merasuki adalah pepatih Ida Bhattara/Bhattari, yang gerakanya menari-nari adalah widyadara/ widyadari sedangkan yang diam adalah Ida Bhattara/Bhattari sendiri.
Menurut teologi Hindu Saguna Brahma, Tuhan disimbolkan memiliki berbagai macam manifestasi yang dipercaya berdasarkan kekuatan maupun sakti seperti para dewa, Bhattara, sesuhunan dan sebutan lain yang menjadi teologi lokal. Dalam kitab suci Weda disebutkan binatang-binatang suci tersebut ada yang merupakan gambaran perwujudannya, ada juga berfungsi sebagai wahana para dewa. Di atas binatang-binatang atau burung-burung itu para dewa dan dewi duduk mengendarainya, seperti Wisnu di atas Garuda, Brahma di atas Angsa, Dewi Durga di atas seekor singa, Kartikeya atau Kumara menggunakan burung merak sebagai kendaraan, Ganapati kendaraanya seekor tikus. Indra atau Sasta di atas gajah, Sani berupa burung merak, Yama berupa seekor kerbau, Dewi Gangga seekor buaya, Yamuna seekor kura-kura, Vayu seekor kijang, Surya keretanya ditarik tujuh ekor kuda, Dewi Candi kendaraanya seekor harimau, Nerti kendaraanya seekor anjing, Waraha seekor ular, Rati burung kakatua, Gauri seekor biawak, Kubera kendaraannya manusia dan Hewanta seekor kuda (Titib, 2000:385).
Begitu pula Ida Bhattara/Bhattari yang berstana di sebuah Pura, hampir seluruhnya memiliki binatang suci yang disebut ancangan. Hal ini dapat kita perhatikan ketika Ida Bhattara/Bhattari melaksanakan Prosesi Ndunang, nglungan, ngwaliang ida bhattra, ada sedikit yang berbeda gerakan salah satu orang Kerauhan yaitu merangkak dari Pura menuju Pura Beji. Posisi merangkak seperti ini Menurut Jro Dasaran I Nyoman Suadi adalah ancangan Ida Bhattara yang sifatnya lebih rendah, tapi berbeda dengan Butha, sebab ancangan lebih suci. Posisi merangkak ini selalu menyentuh ibu pertiwi (tanah) dan gerakanya seperti binatang. Fenomena Kerauhan merangkak biasanya berwujud Macan Gading, naga, ancangan kuda putih dan lain sebagainya. Fenomena tersebut bisa disimpulkan bahwa gerakan yang merangkak dan posisi seluruh tubuh menyentuh tanah dipercaya sebagai ancangan (binatang suci) yang menjaga areal suci sebuah pura.
Ketika upacara telah dipersiapkan, Tapakan Kerauhan merasakan melihat beberapa wujud binatang yang aneh, yang bentuknya tidak seperti binatang pada umumnya. Seperti ular bertanduk, kuda putih yang bersayap, macan gading, putih dan masih banyak lagi ancangan beliau. Kemudian ancangan terasa mendekat, setelah itu tidak bisa menahan kekuatan gaib masuk dalam tubuhnya, sehingga gerakan seperti binatang tidak bisa dikendalikan, tapi masih bisa melihat orang sekitar. Ketika Upacara Pemendakan, yang mempersiapkan penyamblehan, api takep dan arak berem. Pada waktu itu secara total tidak sadar, sehingga setelah diperciki air suci, di mulut sudah ada bulu-bulu ayam atau bekas bara api, tapi sama sekali tidak merasakan mual.
Selain binatang suci fenomena Kerauhan berikutnya adalah jenis ngurek. Ngurek berasal dari akar kata “urek” yang artinya melobangi atau tusuk, sehingga ngurek diartikan berusaha melobangi atau menusuk bagian tubuh sendiri dengan tombak, keris dan alat lainya saat berada pada kondisi Kerauhan (trance). Namun sesunguhnya ngurek merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk menunjukan suatu keadaan terentu dari seseorang yang diyakini dirasuki roh tertentu, sehingga Kerauhan kemudian menusuk dirinya dengan keris, tombak dan alat lainya (Swadiana, 2007:2).
Menurut Swadiana ngurek dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu: ngurek yang berpola, ngurek yang tak berpola dan ngurek untuk pertunjukan. ngurek yang berpola maksudnya berlangsung dengan teratur dan terkendali, karena merupakan satu kesatuan dengan pelaksanaan Upacara Piodalan. Umumnya ngurek dilakukan oleh pepatih (patapakan, iringan Ida Bhattara). ngurek yang tak berpola ialah ngurek yang tidak harus dilaksanakan pada setiap ritual keagamaan, dalam hal ini hanya sebagai pembuktian. Sedangkan ngurek jenis ketiga yaitu sebagai pertunjukkan maksudnya ngurek tidak hanya kebutuhan acara ritual keagamaan saja melainkan bahan tontonan dan hiburan (Swadiana, 2007: 43-47).
Tapakan Kerauhan yang ngurek menggunakan senjata yang telah diupacarai dengan upacara pemasupatian. Menurut Jro Mangku Jenar beliau menjelaskan ada pantangan bagi Tapakan Kerauhan yang biasanya ngurek ialah tidak diperkenankan makan daging sapi, sebab jika itu dilanggar senjata itu akan menembus badanya. Begitu pula senjata yang telah diupacarai itu tidak diperkenankan membunuh apapun termasuk binatang, sebab sapi merupakan binatang suci yang sangat dihormati umat Hindu dan dipercaya sebagai wahana Siwa.
Dari beberapa pengalaman Kerauhan yang terbiasa ngurek. Jro Mangku I Wayan Dana mengatakan tidak merasa sakit ketika senjata itu menikam-nikam dadanya dan kesadaran tetap ingat serta melihat manusia sangat kecil, tubuh terasa besar dan sangat terasa ada kekuatan lain yang menggerakan, sehingga tak terkendalikan. Hal ini sesuai dengan pendapat LK. Suryani bahwa orang Kerauhan itu dimana seseorang diambil alih kemampuanya oleh spirit, roh ataupun atmanya sendiri atau energi lain di luar pemikirannya, pada saat seperti itu orang tetap sadar cuma kalau tidak dilatih memang dia tidak bisa mengendalikan keadaannya. Jadi akan mungkin sekali kalau ada orang Kerauhan dengan mental tetap berfungsi hanya saja orang itu dikuasai oleh energi lain. Ia tetap ingat namun tidak bisa menguasai keadaanya. (Swadiana, 2006:28)
Tapakan Kerauhan dalam perilaku ngurek, biasanya yang memasukinya adalah kekuatan para pepatih dari Ida Bhattara yang berstana di sebuah pura. Dalam Teologi Hindu Saguna Brahma, Tuhan atau manifestaNya diibaratkan sebagai seorang raja yang memiliki pepatih, penasehat, menteri dan lain sebagainya untuk mengatur kehidupan umat-Nya, seperti Dewa Indra dipercaya raja dari para Dewa penghuni Sorga (Titib, 2003:176).
Fenomena Kerauhan berikutnya adalah menari-nari. Tapakan Kerauhan ataupun orang secara spontan berteriak sambil menggerakan tanganya dan gerakanya sangat indah sambil menari-nari tapi mata tetap terpejam. Pada Upacara Nedunang Ida Bhattara/Bhattari pastilah diawali dengan Kerauhan berperilaku menari-nari, kemudian ngurek, terakhir merayap. Pada waktu Kerauhan dengan gerakan menari-nari dipercaya yang merasuki tubuh Tapakan Kerauhan adalah sebuah kekuatan berwujud cantik atau tampan yang memasuki tubuhnya, terkadang dirinya berada di kabut awan. Kerauhan ini sangat berbeda dengan ngurek, dimana keadaanya sama sekali tidak melihat manusia, tapi hanya awan putih yang indah.
Keadaan Kerauhan dengan gerakan menari-nari merupakan fenomena kemasukan kekuatan gaib yang dipercaya sebagai widyadara dan widyadari yang ada di kahyangan. Pada waktu Upacara berlangsung widyadara/widyadari dihadirkan untuk menyambut kehadiran para Ida Bhattara/Bhattari. Fenomena Kerauhan ini memang sulit dikendalikan, justru jika dilawan gerakanya akan jelek atau mengada-ada. Oleh karena itu Tapakan Kerauhan jenis ini biasanya melemaskan tubuhnya dan biarkan kekuatan gaib menguasainya, sehingga orang yang sama sekali tidak bisa menari, tiba-tiba sangat anggun dan cantik bak seorang bidadari yang sedang menari-nari di kahyangan.
Menurut Agni Purana XV, disebutkan nama Kinnara yaitu dewa-dewi sebagai penari dan pemusik di kahyangan. Kinnara ini digambarkan memegang wina sejenis gitar di tangannya. Jadi fenomena Kerauhan jenis menari-nari pada ritual keagamaan, disebabkan kemasukan kekuatan gaib berwujud para Widyadara/widyadari dari kahyangan.
Sedangkan fenomena Kerauhan jenis diam atau meneng, biasanya sangat dinanti-nanti oleh umat, terutamanya pada puncak upacara. Dimana Kerauhan jenis ini oleh Tapakan Kerauhan yang biasa dirasuki oleh kekuatan Beliau, Tapakan Kerauhan merasakan sungguh sangat berat dan tubuh ini terasa terinjak gajah, sehingga ketika beliau hadir walaupun singkat, tubuh ini sama sekali tidak dapat bergerak tapi merasakan kebahagiaan luar biasa.
Fenomena Kerauhan jenis ini ialah hadirnya Ida Bhattara/Bhattari sebagai manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa Wasa yang merupakan sumber kekuatan atau sakti dari sebuah Pura. Ketika beliau hadir dalam situasi apapun, seluruh aktifitas masyarakat akan berhenti dan suara gamelan, serta kul-kul bertalu-talu. Beliau hadir biasanya tidak lebih dari 5 menit dan orang yang memegang Tapakan Kerauhan akan merasakan tubuh yang sangat berat, sehingga beliau segera disadarkan dengan wangsupada Ida Bhattara.

2.4 Pengaruh Kerauhan
Kerauhan pada ritual agama di Bali merupakan sebuah fenomena yang sangat unik dan sakral, beberapa orang pasti ingin mengetahui bagaimana orang Kerauhan. Tapakan Kerauhan pada ritual agama diakibatkan karena pengaruh bunyi dan reaksi mental. Di samping itu orang yang akan Kerauhan terlebih dulu disucikan dengan upacara penyucian dan ada beberapa pantangan yang harus dilaksanakan, seperti dilarang makan daging sapi atau hewan berkaki empat lainya.
Pengaruh bunyi sangat mempengaruhi orang Kerauhan, bunyi yang biasanya disuarakan ada lima atau panca nada, yaitu : (1) suara gamelan, (2) kul-kul, (3) genta, (4) kidung dan (5) mantra. Kelima suara ini yang mengantarkan prosesi ritual agama dari awal sampai akhir upacara. Apabila salah satu dari suara tersebut tidak disuarakan biasanya Tapakan Kerauhan akan memberitahu umat untuk menyuarakan panca nada ini. Menurut Ev.Andreas Christanday musik memiliki tiga bagian penting yaitu: (1) beat, (2) ritme dan (3) harmony. Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa dan harmony mempengaruhi roh. Contoh beat mempengaruhi tubuh adalah konser musik rock, dimana orang akan menjingkrak-jingkrak, kepala berputar-putar dan tubuh mengikutinya seakan tanpa rasa lelah. Bukti ritme mempengaruhi jiwa ialah jika hati sedang susah atau gundah cobalah mendengar suara yang indah, yang memiliki ritme yang teratur, tentu perasaan kita akan enteng. Di luar negeri pasien di rumah sakit disembuhkan dengan lagu-lagu indah, sedangkan harmony mempengaruhi roh adalah ketika kita mendengar musik pada film horor tentu ada rasa menyayat dalam hati. Dalam ritual keagamaan juga banyak digunakan harmoni yang mampu membawa roh manusia masuk ke dalam alam persembahan (Swadiana, 2000:48-49).
Musik gamelan Bali, terutama gong memiliki rentang frekuensi yang sangat rendah dan rentang nadanya memang cukup terbatas, tetapi irama, tempo atau beat musik gamelan tidak kalah variatifnya dibandingkan musik klasik meskipun lebih condong untuk monoton. Namun monotonic beat bisa berlaku seperti pembuka jalan ke arah mental state trance bagi pendengarnya. Inilah sebabnya mengapa Kerauhan di Bali banyak berhubungan dengan aktifitas ritual keagamaan dimana didalamnya banyak diperdengarkan musik gamelan (Swadiana, 2000: 50).
Menurut Gusti Jelantik yang merupakan Tapakan Kerauhan, beliau mengatakan pada waktu menjelang Nedunang Ida Bhattra/Bhattari, dirinya sudah merasa tidak tenang, walaupun sedang duduk bersila. Tapi ketika gamelan dimulai tubuhnya merasa bergetar dan terus bergetar sampai tidak bisa dikendalikan, terlebih lagi suara gamelan iramanya sangat cepat yaitu pada gamelan baleganjur. Tiba-tiba saja badan terasa gatal sehingga tubuh tidak terasa sakit walaupun senjata tajam menikam-nikam tubuhnya
Kekuatan Ida Bhattara/Bhattari memasuki tubuh Tapakan Kerauhan tersebut merasa gembira dan sangat senang melihat umatnya melaksanakan Upacara. Sehingga ancangan, pepatih, widyadara/widyadari menari-nari dan meluapkan kebahagiannya untuk menyambut jamuan atau pesta besar yang akan dilaksanakan. Jadi suara gamelan yang begitu meriah membuat hati para penghuni sorga merasakan kesenangan dan menunjukkan kekuatan Beliau untuk menambah keyakinan umat. Dengan Beliau merasa bahagia, maka apapun yang menjadi keinginan kita pastilah terpenuhi. Tapi perlu dipertegas suara gamelan hanya sebagai sarana dalam upacara yang mengiringi proses upacara bukan membuat orang Kerauhan. Ini bisa dibuktikan ketika suara gamelan berhenti orang yang telah Kerauhan tetap saja menari-nari, menikam-nikam dada dan gerakan lainnya.
Selain karena panca nada proses Kerauhan juga diakibatkan karena reaksi mental. Hal ini terjadi apabila orang Kerauhan dalam keadaan mental atau dalam keadaan dirinya akan tahu bahwa ia akan Kerauhan. Hal ini diketahui melalui wahyu, pewisik atau mimpi. Menurut Gusti Jelantik mengatakan sehari sebelum ngayah Kerauhan, biasanya sudah ada petunjuk lewat mimpi, bahwa saya harus ngayah Kerauhan pada Upacara di pura. Oleh karena itu harus mempersiapkan diri seperti keramas dan melukat dengan wangsupada. Di samping itu perlu juga menjaga fisik dan stamina, karena ngayah Kerauhan memerlukan tenaga yang banyak. Jadi dengan tahu bahwa dirinya akan ngayah Kerauhan, maka pemangku di Pura harus mempersiapkan juga upacara pembersihan. Tapakan Kerauhan di sebuah Pura orangnya hanya itu-itu saja, sebab mereka yang ngayah Kerauhan tentu dipilih berdasarkan upacara khusus dan biasanya turun temurun. Dengan hadirnya Ida Bhattara yang disungsungnya lewat mimpi atau bisikan lainnya merupakan sebuah pesan agar ketika ngayah Kerauhan benar-benar siap dan mantap.
Hal seperti ini disebut intuisi yang bersifat supraintelektual yang datang dari yang mutlak yaitu Tuhan. Intuisi tumbuh pada diri seseorang tanpa didahului keterangan yang logis dan tidak tergantung pada pengamatan. Ini adalah jenis intuisi yang dapat menjunjung orang-orang yang ternama dan orang-orang sederhana, akan tetapi memiliki batin yang sangat bersih. Intuisi ini memberi kesempatan untuk memperoleh tujuan terutama bila kita tidak mengetahui bagaimana kita dapat ke tujuan itu. Cara memperoleh pengetahuan demikian adalah melalui sesuatu yang mirip dengan kewaspadaan yang terdapat pada diri orang-orang yang memiliki keahlian gaib. Yang termasuk dalam golongan intuisi yang bersifat supraintelektual adalah wahyu, pewisik, kasjf dan ilmu (Suryadipura, 1993:204).

2.5 Material Kerauhan
Material Kerauhan dimaksudkan segala senjata atau alat yang dipergunakan Tapakan Kerauhan pada ritual keagamaan di pura, sebab ketika mengalami Kerauhan pastilah ada senjata yang dipakai menikam-nikam dadanya. Senjata yang dipergunakan tentunya tidak sembarangan perlu berbagai proses untuk dipergunakan. Pada waktu dulu setiap Pura yang tergolong Pura Sakti telah dipersiapkan berbagai senjata yang dipergunakan Tapakan Kerauhan. Adapun senjata tersebut telah dilaksanakan upacara terlebih dulu yaitu Upacara Prayascita dan Pemasupatian, diharapkan dengan upacara ini antara senjata dengan Tapakan Kerauhan dapat bersatu. Dengan bersatunya senjata dengan Tapakan Kerauhan, maka segala sesuatu yang ditakuti, seperti terluka dapat dihilangkan.
Senjata yang telah dipersiapkan bukanlah untuk menakuti umat, melainkan memiliki simbol yaitu sebagai penghancur segala kekotoran atau yang sifatnya negatif. Dalam agama Hindu para dewa juga disimbolkan membawa senjata yang disebut Ayudhadevata. Ayudha berarti “yang dibawa waktu perang”. Senjata para dewa itu pada umumnya dibedakan dalam 3 jenis, yaitu:
1. Praharana : senjata yang dipakai memukul seperti tombak dan pedang.
2. Panimukta : Senjata yang ditembakan atau dilemparkan seperti cakram.
3. Yantramukta : senjata yang dilemparkan menggunakan tenaga atau alat tertentu seperti panah dengan bantuan busur.
Didalam kitab Purana disebutkan pasukan dewa juga dewi membunuh asura dan raksasa yang menghancurkan kahyangan para dewata dan umat manusia. Pada kenyataan penderitaan manusia disebabkan oleh raksasa dan roh-roh jahat sebagai alasan turunya para dewa dan dewi dalam berbagai wujud. Sang Hyang Siwa dalam berbagai lilamurti, Dewa Wisnu dengan berbagai Awatara dan inkarnasi dari para sakti, semuanya ini adalah untuk menghukum yang jahat dan memberikan pahala kebaikan bagi yang saleh (Titib, 2000: 378).
Kekuatan para raksasa tersebut dihancurkan dengan senjata para dewa yang masing-masing memiliki simbol untuk menunjukan identitas dewa tersebut, seperti sankha dan cakram untuk arca Wisnu, trisula dan damaru untuk arca Siwa, parasu, ankusa dan pasa untuk Ganesha, tombak sakti (Vela) untuk Subramanyu, Vajra untuk Indra, pasa untuk Varuna, Dhanurbana (busur dan panah) untuk Sri Rama dan Kadga (pedang) untuk Kalki Awatara.
Ayudhadevata mengandung makna simbolis kedewataan, seperti : Trisula merupakan kesatuan dari Triguna. Parasu melambangkan kekuatan gaib dari Tuhan Yang Maha Esa. Pasa (tali atau jerat) melambangkan dunia atau maya yang menjerat kehidupan spiritual seseorang. Sankha (terompet kerang) melambangkan waktu (proses) penciptaan. Cakra, agni atau khadga (pedang). Menggambarkan simbol proses kehancuran jagat raya (samhara). Iksudandha (tongkat berupa batang tebu) melambangkan kemanisan spiritual yang dirasakan oleh seseorang yang mempraktekkan hal tersebut dalam gejala duniawi. Padma melambangkan karunia dan kemahakuasaan. Ankusa melambangkan prinsip dasar melepaskan ikatan pengendalian diri (Titib, 2000:381).
Pada sebuah ritual keagamaan di pura, Tapakan Kerauhan biasanya memakai senjata berupa Trisula, pedang dan pisau kecil yang terus ditancap-tancapkan pada dadanya tanpa ada rasa sakit sedikit pun. Menurut Jro Dasaran I Nyoman Suadi, senjata yang dipergunakan pada waktu Upacara merupakan simbol dari kemahakuasaan Tuhan yang menghancurkan kekuatan jahat yang ada pada diri seseorang, agar para Butha tidak mengganggu proses yadnya yang besar ini. Disamping itu Tuhan menunjukan kepada umatnya bahwa beliau kebal terhadap senjata, tidak terbakar api dan tidak basah oleh air. Berbagai senjata yang dipergunakan Tapakan Kerauhan merupakan senjata-senjata yang sangat disakralkan, tapi senjata tersebut tidak mutlak dipergunakan pada waktu upacara, suatu ketika Tapakan Kerauhan dapat mengambil senjata di sembarang tempat.
Demikian Fenomena Kerauhan yang terjadi pada ritual keagamaan di Bali, yang sampai kini tetap dijunjung tinggi oleh masyarakat di Bali.

III. Penutup
Pada bagian akhir ini merupakan bagian simpulan yang berupa ringkasan pada uraian-uraian yang dikemukakan terlebih dahulu, sehingga dengan pembahasan tersebut dapat disimpulkan:
Fenomena Kerauhan dalam ritual agama merupakan sebuah tradisi dan budaya masyarakat di Bali. Fenomena ini mencakup beberapa aspek yang menjadi bagian dari sebuah fenomena Kerauhan ini, yaitu Pura tempat Kerauhan, waktu Kerauhan, jenis-jenis Kerauhan, proses Kerauhan dan material Kerauhan. Masyarakat Desa Pakraman Muncan, memiliki berbagai macam kelompok Pura yang jumlahnya ratusan. Beberapa Pura tersebut terdapat Tapakan Kerauhan yang sering Kerauhan pada waktu upacara. Tapakan Kerauhan akan menunjukan perilaku di luar pikiran manusia seperti makan bara api, menikam-nikam dadanya dengan senjata dan makan ayam yang masih Hidup. Fenomena ini terlihat ketika para pemangku sedang melaksanakan Upacara Nedunang Ida Bhattara/Bhattari, Nglungang Ida Bhattara dan Ngawaliang Ida Bhattara menuju Pura Beji. Pada Prosesi ini Tapakan Kerauhan yang banyak jumlahnya, menunjukkan tingkah laku yang berbeda-beda secara umum ada yang merangkak, ngurek, menari-nari dan diam. Menurut kepercayaan masyarakat di Bali, menganggap Kerauhan dengan gerakan merangkak dipercaya kerangsukan ancangan (kendaraan suci) Ida Bhattara sedangkan ngurek kerasungsukan para pepatih-pepatih Ida Bhattara, menari-nari kerangsukan widyadara/widyadari dan dalam posisi terdiam kerasngsukan kekuatan Ida Bhattara/bhatari yang menjadi sumber kekuatan. Pada waktu upacara dimulai para Tapakan Kerauhan akan menunjukkan fenomena Kerauhan apabila mendengar bunyi gamelan atau pula mendapat pewisisk atau bawos sebelumnya. Pada Fenomena ini Tapakan Kerauhan menggunakan senjata tajam yang telah dipasupati terlebih dahulu, kemudian senjata itu menikam-nikam dadanya, tapi tusukan senjata itu tidak terasa sakitnya. Senjata ini dipercaya masyarakat untuk menghilangkan kekuatan buruk yang dibawa para Butha pada waktu upacara.

* Hasil penelitian yang telah dimuat dalam Jurnal Penelitian

@@@

Categories: KERAUHAN | 5 Komentar

RIYADHOH BERSAMA BULAN RAMADHAN 2014: MENCARI JEJAK TIRAKAT SYECH BUJU’ TOMPENG (Napak Tilas Perjalanan Sebuah Asmak)


Assalamualaikum Wr. Wb. Para Sedulur,…

Asmak Songe Rajeh (ASR), sebuah asmak sederhana, singkat, mudah dihapal tetapi mengandung energy spiritual yang tidak enteng. Doa ini sangat karib dengan sebagian besar sedulur-sedulur KWA. Bahkan bagi beberapa orang asma’ini menjadi jalan mistik paten bagi segala hajatnya.

Namun Asma’ Songe Rajeh masih menjadi sebuah misteri. Dia adalah sahabat akrab yang pendiam dan penyimpan rahasia yang baik. Kita hanya bisa menyimpan dalam hati masing-masing dan menyapanya dalam diam pada keheningan bilik riyadoh.

Pada 1 Mei 2014 kemarin kita telah berziarah di Makam pengamal dan pengijazah pertama ASR Madura, Syech buju’ Tompeng, Batu Ampar. Selanjutnya kita akan mencoba untuk menelusuri perjalanan Syech buju’ Tompeng dalam tirakat Asma’Songe Rajeh di sebuah pantai yang dekat dengan daerah Batu Ampar. Pantai yang dimaksud adalah pantai Camplong + 1 jam perjalanan dari Batu Ampar.

Berkaitan dengan hal diatas akan diadakan kegiatan RIYADOH BERSAMA ASMA’SONGE RAJEH dengan rincian sebagai berikut:

Waktu Riyadoh                 : hari Sabtu, 5 Juli 2014 S/d Minggu, 6 Juli 2014

Materi                        : Ijasahan ASR dan pemberian “Kunci Khusus” Pengamalan ASR —- Riyadhoh ASR di Pantai Laut Madura —  Praktek gemblengan ASR untuk berbagai hajat (ruqyah, pengobatan, pelancar rejeki, pelet mahabbah, penghancur teluh tenung santet, kekuatan/kekebalan dll)

Jadwal                                  : sebagaimana terlampir dibawah

Tempat berkumpul           :  MARKAS KWA, MUSHOLA BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO, JL MAJAPAHIT 5 — SEBELAH SELATAN KOMPI SENAPAN 516 — 100 METER SELATAN RSUD SIDOARJO.

Rute                                      : Sidoarjo – Batu Ampar – Pantai Camplong – Sidoarjo

Pendaftaran                       : 19 Juni 2014 s/d 2 Juli 2014

Partisipasi Peserta           : Rp. 500.000 (sudah termasuk transport, konsumsi, tasbih dan kaos)

Kelengkapan peserta     : peserta diharapkan membawa sarung dan perlengkapan sholat

SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA DAN IKUTI ACARA INI…..

CARA MENDAFTAR:

SILAHKAN SMS  Arya Kusuma Yudha

PHONE  0838 5690 1337

Selanjutnya transfer ke rekening:

BANK BNI (kode transfer 009) nomor rekening: 0339523244  atas Nama Muhammad Wildan (KI WONG ALUS).

=================

JADWAL PERJALANAN

NO HARI TANGGAL KEGIATAN PUKUL
   
1 Sabtu 05 Juli 2014 Peserta berkumpul di Mushola Diklat dan Technical Meeting 14.00 s/d 15.00
2 Sabtu 05 Juli 2014 Perjalanan ke Batu Ampar 15.00 s/d 18.00
3 Sabtu 05 Juli 2014 Buka Puasa 18.00 s/d 19.00
4 Sabtu 05 Juli 2014 Mohon doa restu mengamalkan ASR/ ziarah ke makam Syech Buju’ Tompeng 19.00 s/d 20.00
5 Sabtu 05 Juli 2014 Perjalananan menuju pantai 20.00 s/d 21.00
6 Sabtu 05 Juli 2014 Riyadoh Pantai sesi 1 21.00 s/d 24.00
7 Minggu 06 Juli 2014 Sholat tarawih 24.00 s/d 1.00
8 Minggu 06 Juli 2014 Materi gemblengan pengamalan ASR untuk berbagai hajat 1.00 s/d 1,30
9 Minggu 06 Juli 2014 Riyadoh Pantai sesi 2 1.30 s/d 3.00
10 Minggu 06 Juli 2014 Sahur dan kembali ke Sidoarjo 3.00 s/d —-

 

Salam Salim dan Salam Tahdzim

ttd

Panitia

@wongalus,2014

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

LATIHAN DAN KONSULTASI GRATIS DI MARKAS KWA TIAP KAMIS MALAM


cropped-1424484_458535154264407_1094535726_n.jpgGANDRING DHARMA BHAKTI adalah kegiatan bersifat sosial dan nirlaba yang dilaksanakan oleh civitas academica KWA.

GANDRING berasal dari bahasa Jawa Kawi yang berarti pertemuan. DHARMA adalah bahasa sansekerta berarti kewajiban dan BHAKTI artinya perbuatan yang menyatakan kesetiaan dalam bentuk kasih dan hormat. Kegiatan ini bertujuan untuk “mengembalikan “ ilmu dan amalan yang dilakukan selama ini kepada yang berhak, yaitu masyarakat dan alam selebihnya.

Kenapa harus dikembalikan? Menyitir pernyataan Ki Wong Alus dalam Temu Wirid kamis 15 Mei 2014, bahwa ilmu itu hanya bersifat titipan dari Illahi yang harus bisa dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan dan manusia untuk membantu mengatasi problema di masyarakat.

BENTUK KEGIATAN

  1. Konsultasi Spiritual untuk masalah asmara, perjodohan dan rumah tangga
  2. Konsultasi Spiritual untuk pekerjaan dan rejeki
  3. Konsultasi Spiritual dan ruqyah untuk penyakit non medis
  4. Riyadoh dan doa bersama

DSCN1623SIFAT KEGIATAN:  BAKTI SOSIAL KEMANUSIAAN/ NIRLABA

WAKTU KEGIATAN

GANDRING DHARMA BHAKTI dilaksanakan pukul 20.00 WIB s/d selesai setiap HARI KAMIS MALAM, minggu kedua, minggu ketiga dan minggu keempat SETIAP BULAN.

TEMPAT KEGIATAN

DI MARKAS KWA, MUSHOLA BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO, JL MAJAPAHIT 5 — SEBELAH SELATAN KOMPI SENAPAN 516 — 100 METER SELATAN RSUD SIDOARJO.

1395969_10200569467067866_1440194131_n

SUSUNAN PELAKSANA KEGIATAN

Penasihat            :               Ki Wong Alus
Koordinator        :              Ki Juru Suling
Pelaksana            :               1. Ki Sujono Soerjo Mentaram, 2. Ki Sigit Suropati, 3. Mbah Duro, 4. Gus AG, 5. Para anggota Forum Wirid dan 
6.  Para Alumni  yang berkenan hadir

PESERTA KEGIATAN

Peserta kegiatan adalah seluruh elemen masyarakat PRIA DAN WANITA tanpa batasan usia


KEWAJIBAN PESERTA KEGIATAN

  1. Mengisi daftar yang disediakan Pelaksana;
  2. Memberi penjelasan yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan selama proses konsultasi;
  3. Melaksanakan bentuk ritual/ibadah yang dipersyaratkan oleh Pelaksana selama dan sesudah proses konsultasi atau ruqyah;
  4. Membawa air putih satu botol dan telur dengan sesuai kemampuan/kebutuhan untuk proses ruqyah;
  5. Bersikap tenang dan tidak menimbulkan kegaduhan yang bersifat merugikan pihak lain selama proses kegiatan;
  6. Untuk proses konsultasi/ruqyah yang mengharuskan peserta dan pelaksana keluar dari tempat kegiatan, peserta harus didampingi muhrim/saksi dari pihak keluarga. Sementara untuk pelaksana akan didampingi oleh satu personel Forum Wirid.

 DSCN1153

KEWAJIBAN PELAKSANA KEGIATAN

  1. Melaksanakan proses konsultasi dengan benar dan sesusai kebutuhan peserta
  2. Meminta penjelasan yang benar kepada peserta
  3. Untuk proses konsultasi/ruqyah yang mengharuskan peserta dan pelaksana keluar dari tempat kegiatan, Pelaksana akan didampingi oleh satu personel Forum Wirid.
  4. Menjaga nama KWA selama kegiatan berlangsung

 

KEGIATAN YANG DIHINDARI SELAMA KEGIATAN

 Selama kegiatan ini Pelaksana GANDRING DHARMA BHAKTI tidak melayani:

  1. Mengirim tenung/santet atau apapun yang bersifat ghoib dengan bertujuan menyakiti fisik/spiritual pada pihak lain.
  2. Mengirim balik tenung/santet atau apapun yang bersifat ghoib.
  3. Mahabah, pengasihan, pelet yang bertujuan merugikan pihak lain.
  4. Penyakit-penyakit bersifat medis dan herbal.
  5. Pesugihan menggunakan sarana tuyul, uang balik, dll
  6. Pengijazahan ilmu, asma atau amalan yang bersifat kanuragan.
  7. Konsultasi terhadap kegiatan yang bertentangan dengan hukum yang berlaku.

 

 Sidoarjo , 16 Mei 2014

Salam salim dan salam tahzim

 

Pelaksana Kegiatan GANDRING DHARMA BHAKTI

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 12 Komentar

ANGKATAN 17 GURU KWA


Alhamdulillahirrobbilalamin.
Sukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan petunjuk-Nya sehingga kami telah selesai melaksanakan program pelatihan PARANORMAL KWA ANGKATAN 17 untuk menggembleng peserta dengan kualifikasi GURU/MASTER . Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan anda mengikuti program ini dan harapan kami semoga ilmu-ilmu yang telah anda dapatkan bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Kepada seluruh sedulur KWA, mohon doa restunya untuk kami agar bisa untuk memberi manfaat dan bantuan sesuai dengan kompetensi kami di bidang solusi-solusi alternatif. Datangilah mereka. Mintailah SARAN dan KONSULTASI terkait dengan masalah-masalah hidup yang mendera ANDA. Insya Allah, Anda menemukan solusi yang benar dan terpercaya biidznillah. Mereka adalah:

KI GIMAN PENANGGUNGAN, Pekanbaru Riau (085272942597)

KI ANDI PENANGGUNGAN, Jakarta (08111288280)

KI SUPRIYADI, Tangerang (0811952698)

KI HERY PENANGGUNGAN, Sidoarjo (081230008898).

171Demikian apa yang bisa saya sampaikan dan terima kasih. Wawwahul muwaffiq ilaa aqwamit thoriq. Wassalamualaikum wr wb.

Salam paseduluran. Rahayu..rahayu..rahayu…

KI WONGALUS

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

TAK MENYESALKAH KAMU MEMILIH JALAN SUNYI?


Wongalus

islam-prayer-window-lightAlhamdulillah, rasa sukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan sehingga hari ini kita masih bisa hadir menyapa siapa saja yang membaca blog KWA ini. Di tengah kesibukan sehari-hari, kita merasakan bahwa waktu sangat pendek dan tidak cukup. Semua serba cepat sekarang, dan kita merasakan dikuasai oleh waktu. Semua inginnya serba instan. Berkejaran kita terhadap target-target duniawi hingga terasa tidak ada waktu lagi untuk merenung, tiada waktu untuk memaknai dan tidak ada waktu untuk mengendapkan peristiwa-peristiwa sehingga inti sari hakekat peristiwa itu tidak terlihat.

Kapan kita akan hidup wajar? Normal dan apa adanya? Kita bisa menguasai waktu. Kita bisa menjalani proses demi proses dengan kesabaran dan ketelitian yang pada akhirnya tujuan akan tercapai dengan memahami inti sari setiapa kejadian?

Allah Maha segalanya. Waktu dan juga pasangan abadinya, yaitu ruang sesungguhnya ciptaanAllah SWT juga. Keduanya adalah makhluk misterius yang sabar mendidik kita untuk menjadi pribadi. Kita perlu berkolaborasi dengan dua dimensi ini agar terbebaskan dari penguasaan secara sepihak. Kepenatan, kebosananan dan juga kekeringan oase dalam hidup umumnya terjadi ketika seseorang tidak mampu menguasai ruang dan waktu.

Beruntung, Allahu Akbar… Allah Maha Akbar, begitu kita ucapakan, terasa dada kita longgar, terasa kesesakan terurai, terasa ada semangat untuk mampu menguasai diri dari keterhimpitan hidup. Ini rejeki yang besar, yang dipupuk dengan iman karena kita mendapatkan rezeki yang selama ini jarang kita hayati: kesadaran, rasa eling dan waspada terhadap kehadiran NYA melintas ruang dan waktu. Hidup pun bersinar karena kita berani menjalani hidup dengan terad untuk mewujudkan yang terbaik.

Kebersihan hati itu mengundang rahmat daripada Allah. Begitu juga hidayah, yakni sebuah petunjuk yang membimbing seseorang itu untuk dekat kepada Allah. Namun, andainya hati itu sarat dengan dosa dan perilaku dipenuhi noda-noda maksiat, maka mana mungkin kita bisa menjadi kepanjangan tangan untuk berbagi ruang kepada orang lain untuk menerima hidayah…..

Pernah dengar orang yang semakin sesat apabila dia semakin mendalami sesuatu ilmu? Pernah dengar ilmu mantik yakni ilmu logik? Ada manusia yang menjadikan sains itu tuhan, sehingga merasakan kehidupan beragama itu adalah suatu perkara yang kuno, jadul dan kolot. Semua karena dia merasa bahwa logika itu segala-segalanya. Manusia merasa mampu membentuk bahagia dengan uang yang didapat dari hukum ekonomi yang matematis, menyembuhkan penyakit dengan ilmu sains, mencipta tumbuh-tumbuhan, dan juga meramal cuaca.

Semakin bertambah ilmunya, semakin banyak harta bendanya, semakin angkuh dia karena merasa semua bisa dibeli dengan uang. Termasuk kebijaksanaan dan hakekata hidup. Tanpa sedikit dia sadar, ada mata hati yang memberikan simpati karena sedih melihat kebodohannya. Orang punya agama juga, pernah suatu masa menjadi sesat dengan ilmu logikanya. Padahal agama mengajarkan untuk hidup sempurna, jangan hanya berpikir tapi rawatlah yang lebih dari itu yaitu hati nurani….. tafakkur— tadzakkur/berdzikir—tadabbur… itulah tiga aspek untuk menyempurnakan agama.

Ibadah-ibadah akan mampu untuk memberikan ketenangan spiritual. Zikir akan mampu membuat kita menyelami samudra hakikat sejati alam ruhani yang tidak mampu dijangkau oleh dunia logika yang dangkal…..

Saya pernah bertanya pada diri sendiri, “tak menyesalkan memilih jalan sunyi?” Walaupun kadang-kadang jujur saya merasa sangat amat berat dan payah, setiap hari mengaduk-aduk keikhlasan diri. Bahkan harus semakin bersyukur dan sentiasa terus berdoa kepada Allah agar hati itu diperteguh untuk memilih jalan keimanan agar semakin disempurnakan lagi.

Hijrah atau revolusi adalah sebuah pilihan bebas. Dengan kebebasan, kita menentukan pilihan untuk berubah. Perubahan harus terus menerus dilakukan karena semua ini adalah proses. Kita akan semakin peka terhadap kemandegan proses bila senantiasa menyadari bahwa semua ini adalah sementara dan relatiF. Hanya Allah SWT yang Maha Abadi dan Absolut dengan segala kuasanya dalam mendampingi proses manusia untuk berubah.

“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” [Ar-Ra’d, 13:11]

Ada orang yang mencari hidayah sepanjang hidupnya, dan menemukan secercah cahaya di akhir hayatnya. Tetapi adakah hidupnya sia-sia? Tidak sesekali, bahkan itulah kehidupan yang paling mulia. Mati di dalam keadaan hadirnya cinta kepada Allah yang maha Mencintai Siapapun dan Apapun.

Monggo kita tetapkan langkah dan tekad untuk berproses menyempurnakan diri. Allah itu Maha sabar dan Pengampun. Dakwahilah diri sendiri agar sabar berjalan di jalan sunyi…. setapak demi setapak, karena tongkat sakti sim salabim itu sesungguhnya tidak ada… perubahan tidak bisa dilakukan dalam sekejap mata…. Setiap perubahan memerlukan waktu yang berproses secara alami di dalam ruang….. Maka bersabarlah..

Semoga kita mampu menjaga tali persaudaraan yang sangat kuat yang menghubungkan hati nurani setiap manusia…tali silaturahim kemanusiaan tanpa membedakan kulit, ras, keturunan, suku bangsa, karena semua perbedaan ini hanyalah aksidensia semata… Dihadapan Allah, kita semua sama…kecuali amal ibadahnya dalam arti yang seluas-luasnya, yaitu perilakunya menebarkan salam dan perdamaian…. Hingga kita bisa merasakan setitik rasaa surgawi ….“dalam syurga yang tinggi, tidak kamu dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna.” [Al-Ghaasyiyah, 88:10-11]… Wasaalamualaikum wr wb….

@wongalus,2014

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 15 Komentar

INI TRIK-TRIK SULAP DAN BUKAN ILMU HIKMAH


DI MASYARAKAT, KITA TERKADANG MENEMUKAN ORANG-ORANG YANG SPESIAL YAITU BISA MELAKUKAN HAL-HAL YANG AJAIB. SAYANGNYA, KEAJAIBAN ITU DIIKUTI OLEH KELENGAHAN KITA SEHINGGA TIDAK JARANG KITA MENGALAMI TINDAKAN PENIPUAN AKIBAT KETIDAKTAHUAN KITA. NAH, UNTUK MEMPERKAYA KHASANAH DAN PENGETAHUAN KITA TERKAIT DENGAN DUNIA MISTIK/SUPRANATURAL MAKA KITA TAMPILKAN ARTIKEL TRIK-TRIK SULAP SEHINGGA DIHARAPKAN KITA BISA MEMBEDAKAN MANA YANG TRIK SULAP DAN MANA YANG ILMU HIKMAH. SEMOGA BERMANFAAT.

ILMU KARANG KONSENTRASI KEKUASAAN DIRI DENGAN MEMANFAATKAN ROH-ROH

Konsentrasi kekuasaan diri merupakan suatu syarat mutlak untuk tercapainya pelaksanaan daripada ilmu karang. Jadi metode yang ada hendaknya dapat dikuasai secara penuh terlebih dahulu sebelum melangkah pada gerak prakteknya, tanpa keadaan yang sempurna tentunya apa yang anda inginkan tidak akan mengalami keberhasilan sebagaimana mestinya, MEMANGGIL KEKUATAN • Berdiri, duduk atau berbaring untuk sikap utama dapat anda pilih. manakah kiranya yang paling mencocoki. • Capailah ketenangan, kosongkan pikiran dan segenap perasaan. Konsentrasikan pada sikap-sikap awal yang anda ambil. • Pernapasan berjalan dengan terlebih lambat dibandingkan dengan keadaan biasa, dan ini akan memberikan kekuatan extra seperti dapat merasakan sendiri • Pemusatan konsentrasi selanjutnya dapat diadakan pada titik antara kedua alis, dan sampai di sini kemudian mata dipejamkan untuk mencapai kemantapan yang terlebih dalam. Biarkan ini ber-langsung beberapa saat lamanya sehingga semua persyaratan diatas tercapai sepenuhnya. • Tuntun instink anda pada tujuan anda, dan kemudian tarik pada suatu sedotan pernapasan cukup kuat sambil menguatkan daya sugesti untuk menarik sesuatu dari alam semesta yang ada di se keliling anda, sambil mengucapkan: • “Wahai roh yang mau melaksanakan tujuanku. datanglah kemari!” Dan kemudian lakukan pelaksanaan apa yang menjadi tujuan seperti akan diberikan contoh-contohnya pada lembar selanjutnya Dan apabila acara yang ada mengakhiri untuk mengakhiri tekanan diutamakan untuk mengeluarkan hembusan napas yang kuat melalui hidung sambil mengucapkan daya sugesti: “Wahai roh yang membantuku.terima kasih atas pertolonganmu” dan kini kami persilahkan keluar dari (bendanya disebutkan)!” lnilah metode dasar dari semua pelaksanaan dari berbagai macam jenis ilmu karang. Sekali lagi, anda perlu untuk melatih perasaan atau instink anda untuk menjadi tajam. Tidak perlu untuk tergesa-gesa untuk bisa. Semua memerlukan latihan-latihan yang jangka waktunya untuk setiap orang tidak sama karena alasan berbagai faktor.

1. BONEKA MENARI
Boneka bisa berdisco. Ya, tentu saja, asalkan anda mau mengadakan acara semacam itu. Dan ini merupakan satu pertunjukan dengan efek yang menggemparkan bagi penonton kiranya, berlainan dengan sulap-sulap biasa, kali ini penonton sendiri dapat melakukan peranan yang aktif serta merasakan sendiri jalan pertunjukan ini dengan ikut memegang alat pengadaannya seperti nanti dapat anda lihat. RAHASIANYA: Persediaan,Boneka,Tali,Hio (dupa berbentuk batangan) sebanyak 3 biji,Dua orang calon pemegang rol permainan ini Pelaksanaan 1. Bakar ketiga hio tersebut dan ditempatkan pada tempat, di mana akan membuat hio-hio tersebut dapat menjadi tegak menyala. 2. Boneka yang telah disediakan diikat pada bagian lehemya dengan tali dan silahkan dua penonton yang menyediakan diri menjadi pemeran dalam permainan ini untuk memegang masing-masing pada ujung tali pengikat boneka tersebut. Posisi boneka hendaknya pada bagian kakinya tetap menempel pada lantai. 3. Lakukan konsentrasi kekuasaan diri untuk memanggil kekuatan seperti yang telah dijelaskan rangkaian-rangkaiannya. 4. Seteiah tercapai. puncak konsentrasi yang memadai tarik napas yang kuat sambil mengumandangkan daya sugesti melalui kata-kata: “Wahai roh yang bersedia memerankan permainan yang kuinginkan, hendaknya engkau memasuki boneka ini!” 5. Menguatkan kehendak dan pandanglah boneka tersebut dengan kemauan yang sedemikian kuatnya. Dan apabila boneka tersebut mulai bergerak-gerak, maka di sini dapat menambahkan kala-kala: “Roh yang masuk ke dalam boneka, hendaknya engkau menggerakkan boneka untuk berjoget disco. Berjogetlah dengan bebas…’. 6. Dan apabila mengakhiri pertunjukan ini, cara-caranya juga seperti telah kami tunjukkan sebelumnya. Petunjuk:. Apabila anda mengalami kegagalan untuk melakukan pertunjukan ini, maka dapat dipergunakan cara untuk tangan kiri dikeataskan lewat di atas balm dengan telapak tangan menghadap ke arah atas dan tangan lainnya memegang pada tubuh boneka tersebut. Kemungkinan besar dengan cara ini akan dapat lebih cepat untuk reaksi pemasukan roh seperti diinginkan. Keberhasilan acara ini akan membuat boneka tersebut menari-nari sesuai dengan apa yang menjadi permintaan dan juga mengenai gerak-geraknya tidak luput untuk mengikuti irama yang sesungguhnya pada step-stepnya. Gemparlah para penonton melihat kenyataan yang ada!

2. CINCIN AJAIB

Pertunjukan yang satu ini telah lama dikenal SERTA dipergunakan banyak orang yang mempunyai kekuatan untuk mengadakan komunikasi tanya jawab, tetapi hendaknya anda jangan menggunakannya terlampau sering untuk kesulitan-kesulitan pribadi yang anda alami, karena kemampuan sejati yang anda’miliki bahkan lebih mempunyai kemampuan tinggi untuk mengatasi pada pelbagai kesulitan-kesulitan yang anda alami. Yang ditunjukkan disini hanya merupakan pertunjukan yang bersifat menghibur, dan bukan ramalan. RAHASIANYA: Persediaan • Seutas benang atau dapat juga diganti dengan rambut yang cukup panjang. • Cincin yang mempunyai mata. • Sebuah gelas yang diisi dengan air secukupnya. Pelaksanaan 1. Mengikatkan benang pada cincin. Dan kemudian pada ujung lainnya diikatkan pada jari telunjuk.Turunkan untuk berada pada dalam gelas di atas ketinggian air. 2. Lakukan konsentrasi kekuasaan diri untuk menghimpun kekuatan. 3. Apabila konsentrasi telah tercapai kemanrapannya, maka kemudian memampatkan kekuatan dengan menarik napas sambil mengeluarkan sugesti melalui kata-kata: “Wahai roh yang mau menjawab pertanyaan-pertanyaanku, hendaknya engkau memasuki cincin yang kupegang!” Suatu cara klasik yang banyak digunakan orang untuk melakukan gerak pada cincin ini juga merupakan suatu keajaiban daripada kekuatan diri dan merupakan simbolis daripada kepercayaan diri manusia yang harus ditarik manfaatnya untuk membina kepositifan di dalam sikap pribadi. 4. Dan biasanya tidak lama kemudian, apabila memang di dalam hal ini anda dapat memampatkan hasrat dengan konsentrasi yang baik, pastilah apa yang menjadi tujuan akan tercapai dengan mulai bergetarya bagian telunjuk yang digantungi dengan cincin dan tenis menyalur getaran itu pada bagian cincin. Kemudian melakukan perintah daD perta.nyaan sesuai dengan apa yang diinginkan, entah nantinya cincin itu akan bergerak ke arab lingkaran searah jarum jam atau sebaliknya atau bergerak-gerak demikian saja ataupun juga untuk melakukan ketukan pada gelas sehingga menimbulkan ketukan-ketukan; semuanya tidak lepas daTi adanya keinginan medium sendiri. Perlu waspada untuk pengadaan acara ini daD jangan terlampau sering untuk dilakukan! Pengakhiran acara seperti cara-cara yang lalu.

3. MEMPERBERAT SUATU BENDA
Pertnnjukan yang satu ini hampir mempunyai persamaan dengan apa yang biasanya terlihat di dalam pertunjukan-pertunjukan hipnotisme. Hanya di sini menggunakan rob sebagai pembantu untuk langsung memasuki pada benda yang dimaksudkan secara langsung dan di dalam hal ini tidak membawa hipnosa berlebihan sebagaimana halnya dengan yang dipergunakan di dalam dunia hipnotisme..) RAHASIANYA: PersediaanGelas yang diisi air hampir penuh dan seorang penonton yang menyediakan diri untuk mengisi acara pertunjukan ini.Pelaksanaan 1. Suruh suyet anda untuk memegang gelas yang berisi air tersebut. 2. Kemudian melakukan konsentrasi kekuasaan diri untuk menghimpun kekuatan. Setelah tercapai kemantapan dalam daya konsentrasi yang diadakan, maka kemudian memandang tajam pada gelas yang dipegang tersebut, kemudian pula dengan daya sugesti yang kuat mengeluarkan kala-kala: “Waliai roh yang mau membantuku, hendaknya engkau memasuki gelas ini (sambil semakil;l memandang tajam yang merupakan signal batin), dan hendaknya membuat berat pada gelas yang kumaksudkan. Berat, berat.dan menjadi berat hendaknya (sambil kemudian mengangkat salah satu tangan untuk memantapkan keadaan yang ditujukan pada gelas yang dipegang pada penonton tersebut)”. Selanjutnya perintahkan pada si suyet.untuk mengangkat gelas yang dibawanya itu ke alas, dan apabila kemudian dilihat, maka si suyet akan nampak berkutet untuk mengerahkan tenaganya untuk mengangkat gelas tersebut, tetapi nampaknya tidak bias dan bahkan membuat isinya kocar kacir untuk kemudian semakin gugup saja ia dibuat menghadapi kenyataan yang ada. . .,.. Dan gelas pun menjadi berat sehingga membuat si suyet tidak mampu untuk mengangkatnya ke atas, seakan-akan gelas tersebut ditindihi sesuatu yang berat dari atas atau pun ada yang menggelayuti dari bawah!

4. MEMBUAT MATA DITUTUP OLEH TANGAN SETAN

Selanjutnya acara ini hampir bersamaan caranya dengan seperti yang sering diadakan dalam acara sidang-sidang hipnotisme, hanya di sini bedanya si suyet tidak sepenuhnya terbawa pacta alam hipnosa-nya serta menghadapi suatu kenyataan yang mengejutkan dengan keadaan dirinya …! Betapa tidak kagel, apabila di dalam hal ini seseorang dibuat untuk tidak bisa membuka pelupuk matanya seakan- akan terasa acta getaran yang memaksa keadaan itu serta membuat bulu kuduknya untuk menjadi berdiri! RAHASIANYA: Persediaan Seorang suyet yang menyediakan dirinya untuk tampil pengadaan acaraPelaksanaan Si suyet diperintahkan untuk menduduki kursi yang telah disediakan.Kedua matanya kemudian disuruh memejamkan. Dan anda Kemudian anda melakukan konsentrasi kekuasaan diri untuk menarik kekuatan dengan cara yang sarna. Beberapa saat kemudian setelah terasa adanya kemantapan pacta diri anda, maka pacta saat itulah anda memampatkan seluruh kekuatan dengan diiringi untuk menarik napas yang panjang dan kuat sambil mengeluarkan daya su-esti melalui kala-kala: “Wahai roh yang mau menolongku, hendaknya engkau memberikan rasa yang berat bagi (sebut nama si suyet) untuk membuka kedua matanya.” Betapa pun kuatnya keinginan untuk membuka kedua matanya, si suyet pacta saat itu akan mengakui betapa seakan-akan hilang dayanya untuk melakukan itu dan betapa pula terasa pada bagian pelupuk matanya menggetar serta terasa sedemikian kakunya —. Dan apabila instink anda telah merasa adanya sifat kerja yang penuh rahasia dari roh yang anda panggil, maka pada saat itulah, anda dapat memerintahkan pada si suyet untuk membuka kedua matanya. Dan ternyata walaupun ia berdaya upaya untuk membukanya, tetap tidak dapat dan merasakan adanya getaran-getaran aneh yang melingkari daerah sekitar kedua rflatanya itu serta membuatnya seakan-akan menjadi kaku dan hilang dayanya untuk membuka kedua matanya itu Beberapa saat kemudian dapat anda perintahkan roh tersebut untuk tidak menghalangi lagi akan apa yang menjadi keinginan suyet anda. Anda sebagai medium tidak boleh mengadakan acara ini terlampau lama, cukup untuk beberapa puluh detik saja berlangsungnya sidang semacam ini.

5. MENULIS TANPA ADANYA KESADARAN SENDIRI

Ini merupakan salah satu acara terakhir yang kaini tampilkan dalam buku ini. Suatii acara yang lain daripada yang lain dan akan menggemparkan para penonton. karena semua penonton yang menyaksikan boleh tampil untuk merasakan sendiri akan keanehan-keanehannya ..’. Betapa sebuah pensil atau pulpen menulis sendiri dengan tanpa adanya kendali dari perasaan bagi orang yang memegangnya. tetapi di sini yang terpenting adalah adanya kejujuran dari si pemegang pensil tersebut serta adanya kepercayaan… RAHASIANYA: Persediaan a. Selembar kertas yang masih kosong. b. Pensil atau pulpen. c. Beberapa batang hio yang disediakan dan boleh dicampur dengan beberapa macam bunga. seperti mawar. melati. kenanga dan lain- lainnya. Pelaksanaan Anda sendiri yang bertindak sebagai medium memegang pensil dengan ringan dan di bawahnya diletakkan lembaran kertas kosong. – Melakukan konsentrasi kekuasaan diri untuk mengumpulkan segenap kekuatan – Dan apabila kekuatan telah tercapai kemantapannya. di situ anda – Langsung menggunakan daya sugesti diri untuk mengucapkan: “Wahai roh yang mau membantuku, datanglah untuk masuk kedalam pensil yang sedang kupegang ini!” Selanjutnya adalah mengarahkan pandangan yang tajam pada bagian pensil yang dipegang untuk semakin menguatkan hasrat atau keinginan anda. Dan… bergeraklah pensil yang dipegang untuk memberikan jawaban-jawaban secara misterius sekali . Tidak antara lama, biasanya tangan anda akan terasa menggetar akibat dari adanya pemasukan rob pada pensil yang sedang dipegang itu, dan apabila sudah demikian, maka tambahkan dengan kata-kata: “Hendaknya engkau, wahai roh yang masuk untuk menjawab apa-apa yang menjadi pertanyaanku (sebutkan apa yang hendak ditanyakan)”. Demikianlah berlangsung gerakan-gerakan menulis sendiri pada pensil tersebut dengan secara gaib. Dan untuk itu dapat dialih- kan pada penonton yang mana saja untuk merasakan serta bertanya apa saja Untuk mengakhiri sidang gaib ini hendaknya pensil tersebut anda minta kembali dan dilakukan menurut cara-cara yang sama seperti telah dijelaskan! Apa pun dapat anda lakukan, yang penting jangan ragu-ragu degan kemanpuan diri anda. Anda rnempunyai kekuasaan diri yang perlu untuk dibangkitkan … untuk menjumpai pada hal-hal yang anda inginkan. Bentuklah kepribadian anda menjadi besar, menjadi besar dalam arti kata yang sebenar-benarya untuk menyongsong hari depan yang lebih sukses tentunya!

 ILMU SULAP MURNI PAKAI TRIK

1. LUKISAN ALAM YANG BERUBAH MUSIM SECARA AJAIB
Penyulap memperlihatkan sebuah lukisan berukuran mini 7 x 12 cm bergambar pemandangan alam yang sedang mengalami musim salju. Penyulap berkata baliwa ia akan menjadikan musim salju pada lukisannya tersebut untuk bisa brubali menjadi musim semi . Sambil berkata demikian , penyulap menaruh lukisan diatas meja yang diatasnya ditaruh lilin-lilin tak lama kemudian penyulap menggerak-greakkan tangannya dengan maksud untuk mengubali musim salju tersebut menjadi musim semi. Dia berkata bahwa dengan tangannya tersebut dia akan memberikan panas pada lukisan sehingga musim salju dapat segera berganti musinm semi yang hijau. Benar juga, tidak lama berapa lama lukisan bergambar pemandangan alam yang diliputi salju putih berangsur-angsur berganti musim semi yang hijau dan indah. KUNCINYA Lukisan I gambar tersebut dibuat dengan cara dan teknik khusus. Gambarlah lukisan pemandangan dengan Jatar langit bim gunung dan lembah serta pepohonan berwama coklat muda dan hijau.Lalu pulaslah bagian – bagiannya dengan campuran Cobalt Chloride sampai kemudian kering. Apabila lukisan ini nanti dipanaskan dengan nyala api lilin, maka benibahlah musim salju pada gambar menjadi musim semi yang hijau. Dan apabila pesulap menginginkan musim salju datang kembali pesulap bisa menyelubungi lukisan berikut Jilin – jilin tersebut dengan kain. Maka dengan matinya jilin atau terhindarnya lukisan dari panas maka benibahlah musim semi yang hijau kembali menjadi musim salju. Apabila pesulap ingin memakai lukisan yang ukurannya agak lebih besar, pesulap hams menggunakan nyala api yang lebih besar, misalkan dari nyala api obor yang dibuat dan diatur penempatannya sedemikian rupa menyesuaikan dengan letak lukisan.

2. KERTAS-KERTAS BERPINDAH TEMPAT SECARA GHAIB.

Penyulap menunjukkan dua buah kotak terbuat dari logam, kedua kotak ini kemudian diisinya masing-mnasing dengan potongan-potongan kertas yang berlainan warna.Kotak yang berisi potongan kertas berwarna biru sedang satunya lagi berisi potongan kertas berwama mereah. Berikutnya kedua kotak tersebut ditutup sebentar, setelah itu penyulap berkata baliwa ia akan memindahkan kertas-kertas merah kedalam kotak berisi kertas-kerats biru, sewdangkan kertas-kertas bini akan dipindahkan kedalam motak berisi kertas-kertas merah. Cara memindahkannya penyulap cukup dengan menaruh kedua tangannya di atas kedua kotak yang tertutup rapat tersebut, tak lama kemudian setelah kotak dibuka, masing-masing kertas tersebut telah berganti tempat.Kerstas biru dikotak kertas merah sedang kertas merah berada dikotak kertas biru. KUNCINYA Kertas – kertas yang dipakai dalam sulapan ini ialah kertas Litmus yang bisa didapatkan di Apotek. Kertas berwarna biru dimasukkan ke dalam kotak/peti yang telali diisi dengan cuka sedangkan kertas merah dimasukkan kedalam kotak Ipeti yang telali diisi dengan ammonia.Dengan begitu maka yang biruberubah warna memjadi merah sedang yang merah benibah wama menjadi biru.Hal ini karena pengaruh zat di dalam peti/kotak.

3. MERAMALKAN ANGKA YANG AKAN KELUAR

Penyulap meminta seorang hadirin untuk menuliskan angka sesukanya, angka itu hams terdiri dari 3 nomor yang masing-masing berlainan, misalnya 542.penyulap kemudian meminta hadirin tersebut untuk menunjukkannomor pilihannya tersebut kepada penonton, sementara dia sendir (penyulap) tidak boleh mengetahui nomor pilihan dari hadirin tersebut, selanjutnya penyulap menyuruh hadirin tadi untuk membalikkan nomor pilihannya tersebut. Yaitu jika 542 menjadi 245.berikutnya penyulap meminta untuk mengurangkan angka atau nomor yang besar dengan yang kecil yaitu 542 dikurangi 245. hasilnya harus dibalikkan lagi, misalnya jadi 542 – 245 = 297, maka 297 dibalikkan menjadi 792 dan kemudian penyulap memminta untuk menambhakan kedua angka tersebut, yakni 297 + 792 dan hasil akhir ini akan dicoba untuk ditebak oleh penyulap. Setelah penyulap melaksanakan konsentrasi sebentar, sesaat kemudian dia sudah bisa menebak angka hasil terakhir tadi dengan tepat. KUNCINYA Apapun angka yang dipilih hadirin pasti berakhir dengan jumlah 1089.

4. A. KAIN KEBAL API

Penyulap memperlihatkan dua potong kain yang seukuran dan sejenis kemudian ia innita seoarng hadirin untuk membakar salah satu kain tersebut beberapa saat kemudian setalah kain disuslut dengan api maka apipun dalam sekejap telah membakar habis potongan kain tadi. Sekarang tinggal kain yang satunya lagi, dan penyulap berkata bahwa ia akan mengisi kain tersebut dengan kekuatan dengan kekuatan ghaib sehingga akan kebal dan tidak bisa terbakar oleh api. Benar juga, begitu kain tadi diisi oleh kekuatan ghaib penyulap, maka ketika kain itu disulut api hingga berkobar-kobar dan setelah itu dipadamkan ternyata kain tidak hangus atau nisak oleh apai yang membakarnya. KUNCINYA Kain – kain tersebut sebelumnya telali dicelupkan kedalam larutan alum, kemudian setelah kering diolesi lanitan keras potassium. Maka apabila kain itu dibakar, meskipun dilahap api tapi tidak akan merusak atau balikan menghanguskan kain – kain tersebut.

4. B. LIDAH KEBAL API – JILAT BESI MEMBARA

Penyulap memperlihatkan batangan logam besi kepada para hadirin. Besi itu selanjutnya dipanasi denga api hingga terlihat merah membara. Sesaat kemudian tanpa merasa jeri penyulap menjilati besi yang telah panas tadi hingga baranya padam dan dingin. KUNCINYA Lidah atau kulit yang akan disentuhkan besi panas terlebih dahulu diurapi dengan sterax encer, namun jangan lupa untuk membersilikan lidah atau bagian tubuh yang terkena balian kimia ini.

4. C.  TANGAN KEBAL API

Penyulap mengatakan bahwa ia akan menjadikan kedua tangannya kebal api. Tak berapa lama kemudian, penyulap menyalakan api yang berkobar-kobar mengerikan. Setelah berkonsentrasi sejenak, akhirnya dengan tenang penyulap memasiikkan kedua tangannya ke dalam api. Dan ajaib sekali, kedua tangan itu ternyata tidak terbakar seakan kebal oleh api yang menjilatnya. KUNCINYA Sebelum permainan tangan pesulap telali diolesi bahan khusus.Cara membuat bahan itu ialah sebagai berikut, Minyak tanah, rock oil, quickline dan gemuk halus gemuk kambing. Balian – balian ini dicampur lalu dipanaskan diatas arang, kemudian ambillah cairan yang muncul. Cairan inilah yang dioleskan ke tangan pesulap. Maka tangan akan kebal dan selamat dari api.

5. MEMINDAHKAN ASAP.

Penyulap menunjukkan sebuah gelas yang berisi air, dan sebuah lagi berisi potongan -potongan kertas.Kedua gelas itu ditaruh dalam jarak lebih kurang 2 meter.Selanjutnya penyulap menutupi gelas berisi air dengan topi hitamnya, kemudian membakar kertas-kertas didalam gelas satunya. Setelah api menyala dari dalam gelas yang berisi kertas tersebut, maka penyulap menutupi pula dengan topi hitam yang lain. Berikutnya penyulap mengatakan baliwa ia akan memindahkan asap didalam gelas yang berisi kertas yang dibakar tadi ke gelas yang berisi air. Cara memindahkannya penyulap cukup dengan menaruh kedua telapak tangannya di atas kedua topi yang digunakan untuk menutupi kedua gelas tadi. Yang terjadi selanjutnya, sungguh luar bisaa dan tak masuk di akal betapa tidak , begitu topi yang menutupi gelas beridi air diangkat, maka terlihatlah didalam gelas tadi warna keputih-putihan yang tak lain merupakan asap api dari gelas yang berisi kertas yang dibakar.Hal ini benar-benar tidak masuk diakal, mengingat jarak kedua gelas tadi berjauhan selain itu masing-masing gelas telah ditutpi oleh topi. KUNCINYA Gelas yang digunakan dalam permainan ini terlebih dahulu ditetesi sedikit acid sulfur (sulphuric acid). Gelas ini kemudian dirisi dengan air dari botol kecil yang telah dilaruti sedikit hyposulphite. Setelah itu permainan bisa dimulai, dan hasilnya akan membuat takjub hadirln

6. KEBAL PUKULAN GODAM

Penyulap meminta salah seorang pembantunya untuk berbaring di atas meja berbnetuk panjang, berikutnya penyulap menaruh batu berukuran dua kali kepala orang dewasa diatas perut pembantunya. Penyulap kemudian memegang godam (palu berukuran besar) dan mengatakan bahwa ia akan memukul batu di atas perut pembantunya dengan godam besar itu. Sejenak setelah penyulap melakukaii ritual, maka godam besar ditangannya dihantmkan sekeras-kerasnya ke arali batu di atas perut pembantunya.Kejadian berikutnya sungguh menggidikkan, batu besar diatas perut pembantii penyulap tersebut seketika hancur berkeping-keping.Lalu bagaimana pula keadaan pembantu penyulap setealh dirinya dipukul sedemikian kerasnya, hingga menghancurkan batu diatas perutnya.Sungguh mentakjubkan, ternyata pembantu penyulap sama sekali tidak apa-apa apalagi sampai cedera, bahkan seakan tidak merasakan sakit sedikitpun. KUNCINYA Rahasia dari permainan ini adalah sangat sederhana apalagi bila dibanding dengan efek yang sangat mengerikan dari pertunjukan tubuh dipalu dengan bam yang kemudian hancur berkeping – keping seketika.Rahasianya adalah dengan teknik pernafasan sederhana. Yaitu pada saat akan dipukul tariklah nafas dalam – dalam hingga perut menggembung dan tahanlah sementara. Begltu pukulan diarahkan kebatu diatas penit anda Uangan di dada!)maka lepaskanlah nafas anda sekuat – kuamya sembari mengempiskan penit. Niscaya dengan teknik pernafasan ini anda akan kebal dari pukulan meskipun batu di atas perut anda hancur berkeping – keping. Mulailah dengan lima buah batu bata di atas perut anda. Hal ini tidak bisa dijelaskan, namun begitulah kenyataannya.

7. PECAHKAN BOTOL DENGAN TANGAN

Penyulap memegang sebuali botol berisi air, dia kemudian berkata bahwa akan memukul botol tersebut dengan tangan kosong. Tak berapa lama kemudia penyulap mengosok-gosokkan kedua telapak tangannya yang menunitnya untuk mebangkitakn tenaga dalam ditangannya .setelah itu penyulap secara tiba-tiba memukul mulut botol dengan telapak tangannya yang kanan, maka terlepaslah bagian bawah botol oleh tekanan tenaga dalam penyulap. KUNCI Dengan sedikit latihan atau tanpa latihan anda bisa melakukan ini tanpa rahasia.Hal ini karena tekanan air yang didesak dengan cepat oleh telapak tangan melalui mulut botol.Namun kesannya and a memiliki ilmu tenaga dalam sehingga begitu kuat untuk memukul botol secara fantastis yaitu hingga dasar botol copot / ambrol.Gunakan botol teh, coca cola ukuran sedang.

8. MEMBAKAR DENGAN TANGAN

Penyulap merobek-robek lembaran kertas kemudian ditaruhnya disebuali bejana terbuat dari logam. Penyulap berkata bahwa ia akan membakar kertas-kertas itu dengan tangan melalui jaraj jauh, sesaat penyulap mundur beberapa detik kemudian melambai-lambaikan tangannya seolah sedang memusatkan tenaga panas kearah bejana berisi kertas tersebut. Sungguh mencengangkan, dalam waktu relatif singkat kertas-kertas didalam bejana tadi tiba-tiba menyala dengan apai yang berkobar-kobar. KUNCI Diperlukan bahan – bahan yakni, Glycerin dan P.K. (Perpakanas) yang bisa diperoleh di apotek. Glycerin seukuran/sebanyak 0,5 – 1 sendok kecil / sendok teh kemudian dibungkus dengan plastik kacil dan diikat erat, lalu – dimasukkan ke dalam bungkusan yang telah dimasuki P.K. dengan ukuran sarna. Bungkusan tersebut diikat pula. Pad a saat permainan bungkusan ini di sembunyikan dalam lipatan kertas koran. Waktu pesulap merobek – robek kertas itu sa at itulah bungkusan ini dipijit hingga pecah. Dengan bercampurnya kedua bahan ini maka timbullah api yang kemudian menyulut dan melaliap kertas – kertas koran tadi. Dalam melakukan permainan ini hendaknya pesulap berhati – hati, kalau bisa memakai sarung tangan tebal.

9. MEMBAKAR DENGAN TIUPAN NAFAS

Penyulap menunjukkan sebuah benda yang bentuknya mirip seruling. Penyulap berkata bahwa ia bisa membakar apa saja dengan tiupan napasnya. Sejenak setelali ia melakukan konsentrasi penyulap lalu mengambil kain dengan tangan kirinya dan mengarahkan benda berbentuk seruling itu kepada kain yang dipegangnya, sedangkan muludnya meniup melalui lubang dari benda berbentuk seruling tersebut. Kejadian berikutnya sungguh fantastis, kain yang dipegang pesulap tersebut tiba-tiba terbakar menyala seolah-olah habis dihembus oleh tiupan api dari pesulap. KUNCI Sebetum permainan telah dipersiapkan lebih dahulu campuran bissulflde cerbon sebanyak satu setengah ons dan fosfor putih sebanyak seperempat ons. Campuran ini dimasukkan ke dalam botol yang harus selalu ditutup dengan rapa dengan tutup terbuat dari gelas atau benda yang tidak mudah terbakar. Pad a waktu akan bermain pesulap secara sembunyi membuka tutup botol berisi cairan tadi lalu dengan gerakan cepat pesulap mencelupkan pipasedotan ke dalam botol. Mencelupkannya yaitu pad a ujung pipa. Setelah itu secepatnya pesulap segera menutup botol kembali r apat – rapat. Kini apabila pesulap meniup melalui pipa sedotan itu maka benda – benda yang diacungkan pembantu pesulap seperti kain atau kertas akan langsung terbakar, seolah pesulap sedang mengeluarkan napas apinya untuk membakar benda -benda tersebut.

10. MEMBASUH TANGAN DENGAN MINYAK PANAS

Sebuah wajan besar di atas nyala api oleh pesulap di isi dengan minyak goreng sebanyak lima botol, minyak itu kemudian mendidih hingga bersuara kerotog – kerotog dan mengeluarkan asap bergumpal – gumpal. untuk lebih membuktikan bahwa minyak tersebut benar – benar telah panas, pesulap mengambil sebagian minyak dengan canting lalu menyerahkannya kepada salah seorang hadirin. Pesulap meminta hadirin tersebut untuk mencelupkan ujung jarinya kedalam canting berisi minyak panas tadi.Hal in; untuk menbuktikan bahwa minyak tersebut telah benar – benar panas dan mendidih. Setelah terbukti bahwa minyak itu benar benar pans, maka penyulap kembali menuju wajan besar tadi. Setelah merapal mantra sebentar, dengan tanpa ragu pesulap mencelupkan kedua tangannya ke dalam wajan, membasuhkannya hingga ke pergelangan tanpa terlatih merasakan panas. KUNCI Lima botol minyak goreng itu sebenarnya empat botol yang benar – benar minyak kelapa sedang satu botol berisi cuka murni. Pada saat minyak terlihat mendidih dan bergumpal – gumpal dengan suara berkerotog – kerotog itu sesungguhnya cuka murni yang berada didasar wajan sedangkan minyak kelapa masih hangat – hangatnya. Dengan itu pesulap akan mengetahui bagian minyak yang masih hangat -hangat yang kemudian digunakannya untuk membasuh tangan dan bagian cuka yang memang sedang mendidih bergumpal yang harus dihindari kerena betul-betul panas dan bisa melepuhkan kulit biia tersentuh.

11. TELUR MASUK BOTOL SECARA AJAIB

Pesulap memperlihatkan botol kosong kepada para hadirin. Kemudian ia meletakkan telur di atas mulut botol. Pesulap berkata bahwa ia akan menyihir telur tersebut untuk bisa masuk ke dalam botol. Hal itu sepertinya muskil terjadi, karena bagaimanapun ukuran telur jauh lebih besar dibanding ukuran mulut botol, jadi meskipun dilakukan sacara paksa tidak memungkinkan telur tadi masuk ke dalam botol.Sesaat kemudian pesulap berkonsentrasi, lalu meletakkan selembar sapu tangan besar diatas telur yang ditaruh di atas mulut botol.Sesaat setelah pesulap mengerak – gerakkan tangannya di atas saputangan tadi, maka saputangan di angkat dan sungguh menakjubkan telur tadi sudah berada di dalam botol kosong tersebut. KUNCI Botol dilapisi kertas karton gelap sehingga sisi dalamnya tidak tampak.Pada saat meletakkan saputangan di atas botol pesulap secara cekatan memasukkan arang panas ke dalam botol.Telur yang digunakan dalam permainan ini adalah telur yang sudah di masak dan sudah dikupas kulit cangkangnya.Nah, pada waktu pesulap meletakkan saputangan di atas telur pesulap mengambil potongan arang panas dengan supit atau sendok lalu dimasukkan ke dalam botol dengan sedikit mengangkat telur dari mulut botol. Maka dengan pengaruli panas dari dalam botol ini, niscaya telur yang berada diatas atau di mulut botol akan masuk secara perlahan dan ajaib selayaknya kena sihir, Bagaimana sulapan ini akanmengherankan hadirin karena ukuran telur lebih besar dari botol dan mengecilnya telur pada waktu melewati mulut botol memang terkesan ajaib. Bisa juga dengan penyajian lain, misalnya untuk memasukkan telur tersebut ke dalam botol, pesulap pura – pura melakukan ritual dan membakar kemenyan. Kemenyan lalu dimasukkan ke botol sedang telur ditaruh di at as botol. Efeknya akan sarna, yaitu telur secara aneh mengerutkan tubulinya untuk memasuki botol dan sesampainya di dalam botol telur akan kembali ke ukuran semula

12. MENGANGKAT KENDI DENGAN TALI

Pesulap memperlihatkan sebuah kendi yang berukuran cukup besar.Kendi itu kemudian diisinya dengan air hingga penuli.Selanjutnya pesulap memasukkan seutas tali ke dalam kendi melalui lubang lepalanya.Lalu pesulap berkonsentrasi sesaat dan kemudian mengangkat ujung tali yang berada diluar dan sungguh menakjubkan, kendi yang begitu berat karena telah diisi dengan air itu bisa terangkat secara ajaib. KUNCI Di dalam kendi sebelumnya telah dimasuki bola karet yang ukurannya apabila dimasukkan melalui Ie her kendi masih bisa masuk meski agak sedikit sulit namun apabila sudah di dalam tidak bisa dikeluarkan lagi. Maka jika nanti tali (bisa menggunakan tali sepatu dan sejenisnya) dimasukkan melalui leher kendi dan kendi diisi air penuh, bola karet akan naik dan menjepit tali sehingga tali dapat untuk mengangkat kendi. Buktikanlah!, pasti akan membuat penonton tercengang dan takjub.

13. MENYALAKAN LILIN DENGAN ES

Pesulap menaruh batang – batang jilin di atas meja. Berikntnya ia mengambil sepotong es batu. Sebelumnya hadirin dipersilahkan untuk meinbuktikan bahwa yang dipegang pesulap betul – betul es batu. Setelah terbukti bahwa itu betul – betul sepotong es batu, maka kemudian pesulap berjalan ke arah batang – batang jilin di atas meja. Seterusnya pesulap menempelkan potongan es batu yang dipegangnya kepada sumbu – sumbujilin. Yangterjadi sungguh mencengangkan . Lilin -jilin itu menyala seketika. KUNCI Logam sodium berukuran panjang 6 kurang lebih enam sampai tujuh senti meter dimasukkan dengan cara ditancapkan ke dalam sumbu jilin. Apabila nanti logam ini disentuhkan.logam ini disentuhkan air es maka jilin akan menyala dengan mengeluarkan suara berdesis – desis.

14. DATANGKAN ROH I

Pesulap memanggil seorang ke muka. Dia lalu memberikan 7 lembar kertas kosong dan menyuruh hadirin tersebut menuliskan nama kerabat atau sahabatnya yang masih hidup pad a kertas – kertas kosong tadi, terkecuali satu lembar yang harus di tulis nama seseorang yang pemah dikenal hadirin namun sudah meninggal. Setelah hadirin tersebut melakukan apa yang diminta pesulap, lalu pesulap mengumpulkan kertas – kertas yang sudah terisi tersebut kemudian memasukkannya dalam sebuah bejana/mangkuk dan ditutup dengan rapat. Setelah itu pesulap berkata bahwa ia akan melakukan pemanggilan roh kenalan/kerabat hadirin tadi yang sudah meninggal, yang ditiilisnya pad a yang namanya ditulis pad a lembaran kertas tadi. Sejenak setelah pesulap melakukan ritual, mangkuk/bejana kemudian dibuka.Pesulap lalu mengambil selembar kertas yang ternyata secara aneh muncul gambar pocongan yang menakutkan.Kertas ini kemudian ditunjukkan ke hadirin tadi. Penyulap berkata apakali benar nama saudara/kenalannya yang meninggal tersebut, misalnya budi. Dan dijawab benar oleh hadirin tersebut. Selanjutnya pesidap menyeralikan kertas bertuliskan nama Budi yang secara aneh menampakkan gambar pocongan tadi kepada hadirin tersebut. bertambah terkejutlah si hadirin melihat gambar menakutkan yang semula tidak ada dalam kertas sa at ia menulis tadi ditambah secarik tulisan yang berbunyi ” Ingat … semua bakal mati”. yang tertera dalam kertas itu pula. Padahal pada waktu ia menulis tadi, gambar dan lukisan itu sama sekali tidak ada. Yang aneh lagi, hanya kertas yang bertuliskan nama almarhum yang manampakkan tulisan dan gambar – gambar yang misterius itu, sedangkan kertas – kertas lain yang bertuliskan nama orang yang masih hidup, ternyata tidak menampakkan tulisan dan gambar yang aneh tadi. Bagaimana bisa terjadi?Padahal pesulap juga tidak mengetahui siapa – siapa yang ditulis hadirin tersebut. KUNCI Inilah rahasianya. Sebelum permainan telah dipersiapkan kertas – kertas yang akan dibuat untuk menulis hadirin nanti. Untuk pertunjukan ini, pilihlah kertas – kertas dengan ukuran sedikit tebal. Salah satu dari ke tujuh lembar kertas itu sebelumnya telah digambari dengan gambar pocongan dan ditulisi kalimat pesan sesuai keinginan anda namun harus menyesuaikan dengan acara yang akan dipertunjukkan ini. Oalam menulis kalimat pesan dan melukis pocongan itu dengan menggunakan larutan blue stone yang dicampur dengan sedikit air. Setelah kering, tulisan dan gambar di dalam kertas itu akan hilang atau tidak nampak sarna sekali. Pad a saat pesulap membagikan ke tujuh kertas itu, kertas “khusus” inilah yang diminta pesulap untuk ditulisi nama almarhum sedang ke enam kertas lainnya untuk orang yang masih hid up. Untuk bejana/mangkuk yang dipakai dalam permainan ini sebelumnya telah diisi dengan Ammonia keras dengan kualitas bagus. Apabila mangkuk ini ditutupkan pad a kertas blue stone, akan nampaklah gambar dan tulisan tersebut.

15. DATANGKAN ROH II

Sebuah pertunjukan bernuansa mistis akan di pertunjukkan oleh pesulap. Sesaat kemudian peneruangan diredupkan liingga ruangan kini nampak samar – samar. Pesulap berkata kepada hadirin bahwa dia akan melakukan pemanggilan roh. Benar juga, tak selang berapa lama setelah pesulap melakukan ritual maka terdengarlah suara yang menakutkan serta menyeramkan yang entah darimana datangnya.Suara yang mirip jeritan – jeritan aneh yang mendirikan bulu roma.Suara itu terdengar aneh dan ganjil sehingga tidak mungkin dari rekaman maupun dari alat apapun.Kemudian suara – suara itu hilang begjtu saja seakan tertelan bumi. Pesulap kemudian berbicara dan mengatakan kepada penonton bahwasanya roh yang ia panggil tersebut kini menghlnggapi salah seorang hadirin I penonton yang ada di situ. Selanjutnya pesulap berjalan ke arah hadirin dan lalu menunjuk ke beberapa hadirin yang dimintanya untuk ke atas panggung. Ternyata hadirin -hadirin yang dipanggil ke depan itu hadirin yangditengarai oleh pesulap telah dihinggapi/disusupi roh tersebut. Pesulap pun mendekari para hadirin yang ada di atas panggung, yang saat itu sudah kengerian. Untuk mendeteksi siapa yang dihinggapi roh tersebut, pesulap menyalakan sebatang korek api diatas kepala salah seorang hadirin dan sejumput serbuk di taburkan di atas nyala korek. Pada hadirin yang pertama dan kedua tidak terjadi apa – apa, kini giliran hadirin yang ketiga yang sedari tadi nampak yang paling ketakutan hingga pucat pasi. Ketika korek di nyalakan pesulap di atas kepala hadirin tersebut maka terlihatlah kilatan cahaya yang aneh dan ganjil, yang berarti menunjukkan bahwa hadirin itulah yang telah di hinggapi oleh roh.Berikutnya pesulap membaca mantra untuk melepaskan roh tersebut dari diri hadirin tadi.Maka, sewaktu korek dinyalakan kembali di atas kepala hadirin itu, kilatan cahaya yang aneh tadi sudah tidak nampak lagi. KUNCI Suara menyeramkan itu dari sepotong karbon dioksida yang semula disembunyikan oleh pesulap dan dibungkus dengan kertas yang berlapis – lapis.Karena benda ini memiliki snhu yang luar bisaa dingin maka seyogyanya ditaruh dilantai saja.Pada saat penerangan diredupkan bungkusan korban dioksida ini dibuka lalu pesulap mengambil logam (bisa dengan uang logam receh Rp. 100) logam yang dalam keadaan hangat oleh suhu badan ini ditaruh diatas karbon dioksida dan langsung ditekankan sehingga menimbiilkan suara mencicit – cicit yang aneh dan menyeramkan.Kilatan cahaya yang aneh tersebut ditimbuikan oleh serbuk tepung lycopodiiun yang bisa diperoleh di apotek.Tepung ini ditaruhbersama dengan serbuk tepung maizena dengan agak terpisah diatas piling. Hadirin ketiga itulah yang diberikan tepung lycopodium sehingga apabila serbuk tepung ini dinyalakan di alas nyala api korek atau Jilin akan timbul secleretan kilatan cahaya yang nampak aneh.

16. TUBUH D1GERGAJI SELAMAT

Pesulap meminta seorang pembantu wanitanya untuk masuk ke dalam sebuah kotak/peti berbentuk persegi panjang. Kepada hadirin, pesulap mengatakan bahwa ia akan menggergaji tubuh pembantunya tersebut yang saat itu tidur dalam posisi terlentang (lihat gambar) dengan kepala dan kaki terlihat dari luar, sedang tubuh hingga ke pergelangan kaki tertutup oleh kotak. Selanjutnya pesulap mengambil sebuah gergaji listrik yang kemudian digunakannya untuk memotong – motong kotak/peti yang berisi tubuh pembantunya tersebut. Yang terjadi sungguh tak masuk diakal, pembantu penyulap tersebut ternyata tidak mengalami cedera sarna sekali, bahkan terlihat seperti tak merasa sa kit sedikitpun, terbukti dia masih bisa menggerakkan kepala dan kakinya meski tubuhnya telah terpotong – potong oleh gergaji listrik. KUNCI Rahasianya adalah bentuk peri yang dibuat sedemikian rupa dan posisi pembantu pesulap saat masuk didalam peti sebagaimana teriihat pada gambar

17. ANAK AYAM JADI JAGO DALAM SEKEJAP

Pesulap menunjukkan sebuah kotak yang kemudian ditaruhnya di alas meja. Setelah itu pesulap memperlihatkan dua ekor anak ayam yang berumur sekitar 1 – 2 minggu yang lalu di masukkan kedalam kotak tadi yang sebelumnya diperlihatkan kosong/tidak berisi apa – apa. Kotak/peti kemudian ditutup selembar kain dan sewaktu kain dibuka kembali maka kini di dalam peti sudah berisi dua ayam jantan dewasa, sedang dua ekor anak ayam tadi sudah tidak ada, seolah telah menjadi besar dalam sekejapan mata. KUNCI Peti/kotak dibuat sedemikian nipa, yakni memiliki lubang berjendela di dasarnya yang bisa dibuka dan ditutup dengan selop.Sedangkan mejanya menggunakan meja besar yang dibuat secara khusus pula, yaitii diberi lubang berjendela diatasnya. Apabila membuatnya dengan baik, lubang tidak akan terlihat sarna sekali, apalagi jika hadirin berjarak 3 meter lebih. Rahasia permainannya ialah pada saat pesulap memasukkan anak ayam ke dalam peti, secepat itu pula pesulap merogoh ayam jago dari dalam meja sedang anak ayam dimasukkan ke dalam meja. Dengan melakukannya secara cepat dan lihay, konon permainan ini selalu mengundang takjub para hadirin.

18. BURUNG – BURUNG DARI DALAM TOPI

Pesulap menunjukkan sebuah topi besar (Topi pesulap) yang selanjutnya diperlihatkan bagian dalamnya yang kosong alias tidak berisi apa – apa. Setelah terbukti topi memang tidak ada isinya, pesulap lalu meletakkan topi berukuran besar itu di alas meja. Kepada hadirin pesulap berkata bahwa ia akan memunculkan burung dari dalam topi yang kosong tersebut. Berkata demikian pesulap mengambil beberapa lembaran kertas dan menulisinya dengan kalimat. “kertas jadilah burung” setelah itu kertas -kertas tersebut diremas – remas lalu satu persatu dimasukkan ke dalam topi. Berikutnya pesulap menutupi topi tersebut dengan sapu tangan besar dan ketika saputangan di buka kembali maka beterbanganlah burung – burung yang entah dari mana asalnya dari dalam topi. Topi kembali ditunjukkan hadirin, dan ternyata normal – normal saja, dan kertas – kertas yang masuk ke topi sudah lenyap seakan berganti burung. KUNCI Pedoman permainan ilusi mendatangkan burung dari topi ini tidak berbeda dengan yang diatas, yaitu topi pesulap dibuat khusus dengan memiliki lubang yang dapat dibuka dan ditutup dengan selerekan. Sedangkan mejanya juga dibuat berjendela sehingga bisa ditutup dan dibuka dengan hanya menekan sisi dasar meja. Burung – burung dalam permainan ini telah dipersiapkan terlebih dahulu di ruangan yang berada di dalam meja.Setelah burung diterbangka dari dalam topi maka selerekan pun ditutup kembali.

19. MENGHILANGKAN ORANG.

Pesulap menghadirkan satu orang pembantunya di hadapan hadirin.Selanjutnya pesulap mengikat tubuh pembantunya tersebut dengan rantai yang besar dan di kunci hingga benar – benar tak mampu bergerak.Setelah itu pesulap memasukkan tubuh pembantunya yang terikat itu ke dalam sebuah peti besar yang lalu dikuncinya memakai gembok besar.Selanjutnya pesulap membentangkan kain besar menutupi peti tadi.Selang hanya satu atau dua detik kain dibuka kembali, lalu pesulap mulai membuka peti yang telah dirantai dan digembok sedemikian rupa hingga tidak memungkinkan siapapun untuk bisa lolos/keluar dari dalam peti.Namun ternyata yang nampak sungguh mencengangkan tak masuk diakal.Pembantu pesulap yang secara jelas masuk ke dalam peti dan terkunci rapat tersebut kini telah mengliilang tanpa bekas. Peti kosong tidak berisi apa – apa. Tidak selesai di situ saja, selanjutnya pesulap beranjak ke sebuah peti yang ukurannya sarna dengan yang tadi yang diletakkan dalam jarak cukup jauh.Pesulap lalu membuka peti yang juga dalam keadaan terkunci tersebut, dan sungguh luar bisaa, ternyata pembantunya tadi telah berada di dalam peti itu dan masih dalam keadaan terikat seperti semula. KUNCI Permainan ini selalu dipakai oleh para ilusionerr kelas dunia. Efeknya selalu mengiindang takjub dan kagum para hadirin. Rahasia permainan ini juga tidak jauh berbeda dengan kedua permainan di atas. Kotak yang dipakai dalam pertunjnkan ini dibuat secara khusus dengan diberi pintu/jendela yang dapat ditutup dan dibuka dari bawah.Sedangkan panggung juga dibuat berjendela yang bisa ditutup dan dibuka dari bawah.Selain itu telah dipersiapkan dibawah panggung dua orang pembantu pesulap lainnya yang nanti bertugas membuka dan menutup papan panggung dan peti. Maka begitu pembantu pesulap dimasukkan ke dalam peti, saat itu pula dua pembantu pesulap yang berada bawah panggung membuka papan panggung dan berjendela peti serta langsung menerima tubuh pembantu pesulap yang dalam keadaan terikat. Pada saat berlangsung, pesulap mengulur waktu dengan merantai peti dan dan menguncinya dengan gembok. Sedang kedua pembantunya dibawah panggung dengan serta merta memindahkan tubuh pembantu yang masih terikat ke peti kedua yang juga telah dibuat sarna yaitu berjendela di bawah.

20. KEBAL PELOR.

Pesulap mengikat erat tubuh seorang pembantunya dengan tali lalu memasukkannya ke dalam sebuah kotak/peti berbentuk kubus, yang diberi tali sehingga bisa ditarik ke atas. Setelah pembantunya berada di dalam kotak pesulap kemudian mengikat kotak dengan rantai besar yang dibelit – belitkan lalu menguncinya dengan gembok yang besar.Berikutnya pesulap menarik kotak/peti tersebut ke atas sehingga kini menggantung pada tiang, Kemudian sepasukan regu tambak yang telah dipersiapkan di beri aba – aba oleh pesulap untuk menembak dengan sasaran kotak berisi pembantunya tersebut.Satu dua Akhirnya kotak/peti itu pun diturunkan kembali.Dan terlihatlah lubang – lubang yang dibuat oleh pelor -pelor yang ditembakkan tadi. Namun, ketika pesulap membuka kotak itu, ternyata pembantunya yang masih dalam kondisi terikat sarna sekali tidak mengalami cedera. KUNCI Pedoman permainan ini sama dengan yang di atas, yaitu pada saat pesulap memasukkan pembantunya ke dalam peti dan menguncinya dengan rantai pada saat itu pula pembantu pesulap yang berada di bawah panggung membuka papan panggung dan jendela peti serta menerima tubuh pembantu pesulap yang terikat. Jadi pada saat pelor ditembakkan kotak I peti sudah dalam keadaan kosong.Namun begitu peti diturunkan, pembantu pesulap dengan segera membuka papan panggung dan peti dari bawah dan memasukkan rekannya yang dalam keadaan terikat masuk kembali ke dalam peti. Pembantu pesulap memiliki waktu untuk mengerjakan semuanya karena pada saat itu pesulap berusaha sedikit mengulur waktu dengan dia sibuk melepaskan rantai yang membelit peti. Maka begitu peti dibuka, pembantu pesulap sudah berada didalam peti dengan masih dalam keadaan terikat.

21. KAYU AJAIB

Kepada hadirin pesulap memperlihatkan dua buah kayu berbentuk persegi panjang berukuran kecil dan sepotong es batu. Pesulap lalu berkata bahwa ia akan menyalurkan tenaga dalamnya ke batang kayu dan es batu tersebut sehingga kedua benda itu mengandung magnet dengan muatan positif. Maka sewaktu es batu didekatkan ke batang – batang kayu yang ditaruh dalam baskom berisi air, secara aneh batang -batang kayu menghindar / menolak seolah keduanya telah bermuatan magnet positif. KUNCI Kayu yang dipakai dalam ilusi ini adalah kayu Balsah yang dibikin pipih dan tipis, berbenruk persegi panjang dan berukuran agak kecil.

22. TONGKAT API

Di depan pesulap ada setumpuk onggokan sampah kertas. Kepada hadirin pesulap mengatakan bahwa ia akan membakar kertas – kertas itu dengan tongkatnya. Sesaat kemudian pesulap mulai menggerak-gerakkan tongkatnya ke atas tumpukan sampah lau berjalan mundur seraya masih mengarahkan tongkatnya ke tumpukan sampah.. Dan sungguh menakjubkan, tidak berapa lama kemudian muncul api dari dalam tumpukan sampah yang selanjutnya membakar dan melahap kertas -kertas tadi. KUNCI Tongkat dibuat agak besar dan dibuat lubang pada ujungnya.Lubang ini disembunyikan dengan sumbat yang terbuat dari gelas, sedang tongkatnya sendiri kalau bisa dibuat dari bahan yang sulit terbakar. Pad aujung atas tongkat ada bagiannya yang berlubang hingga sedalam 7 cm. Bagian ini diisi air dan fosfor sebesar biji kelereng, kemudian disumbat dengan sumbat gelas.Pada saat atraksi sumbat ini dilepas dan fosfor dibiarkan keluar.Lakukanlah hal itu dengan cepat dan lihay.Setelah fosfor keluar dan berada di tumpukan sumpali, maka pesulap mundur beberapa tidak dengan seolah-olah sedang menyihir tumpukan sampali di depannya. Beberapa saat kemudian muncullali api yang selanjutnya melahap habis tumpukan sampah yang menggunung tersebut.

23. MENDATANGKAN TELUR DARI SAPUTANGAN

Pesulap memperlihatkan sebuah saputangan berukuran cukup besar.Untuk membuknkan bahwa saputangan itu kosong, pesulap mengebut – ngebutkannya hingga beberapa kali.Selanjutnya saputangan tadi digunakan oleh pesulap untuk menutupi sebuah mangkuk besar di atas meja.Sebelumnya mangkuk ini juga telah diperlihatkan kepada hadirin bahwa keadaannya kosong.Selanjutnya saputangan tad] diangkat dari mangkuk dan dilipat atau lebih tepatnya digulung sedemikian rupa. Dan sewaktu pesulap mengurut gulungan saputangan itu, seketika entah dari mana asalnya meluncurlah sebutir telur dari dalam gulungan dan masuk ke dalam mangkuk besar. Selanjutnya pesulap kembali melakukan seperti tadi di awal, yaitu saputangan ditutupkan ke atas mangkuk kemudian mengangkatnya, melipatnya seperti gulungan lalu mengurutnya dan seperti yang pertama maka meluncurlah sebutir telur lagi dari dalam gulungan dan masuk ke mangkuk besar- Demikian seterusnya, hingga sudah ada enam butir telur yang telah dimunculkan dan dimasukkan ke mangkuk. Akhirnya pesulap pun mengembalikan saputangan ke tempatnya.Kepada hadirin pesulap bertanya, “sudah berapa banyak telnr yang ada dalam mangkuk?” maka dijawab serempak, “Enam butir” oleh hadirin.Pesulap lalu memperlihatkan isi dalam mangkuk dan terkejutlah hadirin bercampur takjub, karena telur – telur tadi telah lenyap, hilang begitu saja, sehingga seakan pemunculan dan menghilangnya telur – telur tadi mempakan ilusi/halusinasi. KUNCI Sulapan ini afenya memang luarbisaa, seluruh hadirin merasa bahwa mereka sedang terkena pengaruh hipnotis dari pesulap, sehingga mereka heran dan takjub tak habis – habisnya menyaksikan permainan ilusi ini. Bila anda sendiri mehhat prakteknya dan sebelumnya tidak mengetahui rahasia permainan ini, maka bisa dipastikan andapun akan dibuat tercengang dan takjub. Untuk menjelaskan rahasia ilusi ini, kita ikuti dengan bantuan gambar I ilutrasi dan kita mulai dari awal bermain tadi. Gambar 1 : Sebutir telur yang telali dikosongkan isinya dengan disedot talu dicantumi seutas benang berwarna sarna dengan saputangan. Telur tersebut posisinya menggantung pada benang yang dicantumkan pada posisi atas saputangan. Pada saat membuktikan kepada hadirin bahwa saputangan kosong, telurnya disembunyikan dalam genggaman tangan yang memegang tepi saputangan.(Gambar 2) Gambar 3 .: Sewaktu saputangan ditutupkan pada’ mangkuk, jatuhkanlah telur sedeinikian rupa dan seolah hanya hendak menutupkan, saputangan secara wajar. Gambar 4 &5 : Setelah saputangan telah menutupi mangkuk, kini angkatlah saputangan sehingga keadaan telurnya menggantung sedemikian rupa. Gambar 6 : Begitu saputangan diangkat, segera dilipat kesamping atau digulung sehingga telur kini berada ditengah – tengahnya, tetapi tak bisa dilihat dari depan. Gambar 7: Berikutnya gulungan saputangan dibalikkan, yakni posisi yang bawah menjadi di atas. Kini urutlah gulungan perlahan seperti pada gambar, maka meluncurlah telur langsung masuk dalam mangkuk.Sebutir telur sudah masuk, kini pesulap mulai dari saputangan ditutupkan kembali ke atas bakul seperti tadi sampai berhasil mendatangkan telur kedua.Begitu seterusnya sampai ada sekitar enam butir telur yang masuk kedalam mangkuk.Akhirnya saputangan berikut telurnya masuk ke dalam saku/meja.Maka begitu mangkuk diperlihatkan, ke enam butir telur di dalam mangkuk telah lenyap.

24. PERHIASAN DARI PEPAYA

Pesulap memperlihatkan buah pepaya yang telah ranum/masak.Buah ini diperlihatkan kepada hadirin untuk diperiksa. Setelah terbiikti buah itu tidak ada sesuatu yang tidak beres alias terlihat wajar dan tidak ada cacatnya, maka pesulap sembari memegang buah ditangannya berkata kepada hadirin bahwa ia akan mendatangkan pesugihan melalui buah pepaya tersebut. Sesaat kem!,Jdian terlihat pesulap merapal mantra-mantra seraya tangannya bergerak-gerak di alas buah pepaya. Selesai membaca mantra pesulap lalu mengambil sebuah pisau besar.Dan dengan disaksikan hadirin, pesulap mengiris buah pepaya tersebut menjadi dua bagian. Dan alangkah takjubnya temyata buah itu kini telah berisi dengan berbagai macam perhiasan seperti cincin , gelang dan kalung. KUNCI Rahasianya, perhiasan – perhiasan tersebut sebetulnya memang telah dimasukkan dengan cara ditusukkan ke dalam pepaya saat pepaya masih muda. Memasnkkan dengan cara ditusukkan ke dalam pepaya saat pepaya masih muda. Beberapa hari lagi, yaitu pada saat buah telah ranum, cacat yang timbul dari tesukan tersebut akan menghilang sendiri tanpa bekas, sehingga pad a saat digunakan untuk pertunjukan terlihat wajar – wajar saja.

25. MEMUNCULKAN BUNGA SEKETIKA

Clinggg… buka muncul di hadapan penonton…. KUNCI Permainan ilusi ini ingin mempertunjukkan ketangkasan dan kecepatan tangan yang luar bisaa sehingga tak mampu diikuti oleh mata.Dalam permainan ini digunakan bunga dari plastik.Tangkai dari bunga ini diikat dengan tali karet.Ujung tali karet dimasukkan kedalam lubang kancing paling atas terus ditarik kebawah hingga pada lubang kancing paling bawah yang lalu diikatkan di disitu.Sedang bunganya dijepit di bawah ketiak kiri. Nah, karena karet tegang, maka jika ketiak melepaskan jepitan, bunga akan terlontar dan akhimya bertengger dilubang kencing. Pada saat ketiak melonggarkan jepitan hendaknya dibarengi dengan lambaian tangan kanan di atas lubang kancing atas.Efek sulapan ini cukup mengherankan.Buktikanlali.

26. MENCIPTAKAN BAYANGAN HANTU

Pesulap akan mempertotonkan sulapan/pertunjukan bernuansa mistis. Untuk pertunjukan ini pesulap hanya melibatkan beberapa orang yang diminta untuk duduk-duduk menghadap meja.Berikunya pesulap menuangkan air dari botol minuman ke dalam piling, lalu menyalakannya dengan korek.Setelah itu penerangan di ruangan itupun dipadamkan sehingga di sekitar gelap gulita. Yang terjadi sesudalinya sungguh menyeramkan, mendirikan bulu kuduk, nampak orang-orang yang duduk menghadap meja sa at itu memperlihatkan bayangan warna-warni yang aneh dan menakutkan di wajahnya. KUNCI Air/cairan dari botol yang kemudian dinyalakan di atas piling itu adalali alkohol yang dicampur dengan sodium chloride yang bisa diperoleh di apotik.

27. MENGHIPNOTIS BOLA.

Pesulap memperlihatkan sebuah bola terse but terbuat dari kayu yang ukurannya sebesar bola kasti. Pesulap mengatakan bahwa ia akan menyihir bola ditangannya sehingga bergerak dan berhenti sesuai perintalinya. Bola kayu itu telah dilubangi dan dimasukki tali di lubangnya. Apabila pesulap mengatakan “bergerak” maka meluncurlah bola tadi ke bawah dan manakala pesulap mengatakan stop maka berhentilah bola itu secara aneh. Begitu berulang-ulang. KUNCI Lubang pada bola yang dimasuki tali dibengkokkan sedemikian rupa sehingga apabila tali dilonggarkan bola akan meluncur ke bawah namun jika tali ditarik tegang bola tersebut akan berhenti seketika.

28. PIPA KENA SIHIR

Pesulap memperlihatkan dua buah pipa berukuran agak kecil yang terbuat dari kayu dan masing-masing telah diberinya tali. Kemudian pesulap berkata kepada hadirin baliwa ia akan menyihir pipa kayu itu agar bisa saling tarik menarik selayaknya magnet, meskipun tidak ada tali atau sesuatupun yang mengliubungkan keduanya (pfpa kayu). Pesulap kemudian konsentrasi sejenak lalu memegangi kedua tali dari kedua pipa tersebut sebagaimana terlihat pada ilustrasi.Keanehanpun terlihat, secara menakjubkan kedua pipa yang tidak dihubungkan oleh sesuatu juga itu temyata bisa saling menarik dan mengikuti selayaknya benda bermuatan magnet. KUNCI Dibuat dua buah pipa dari bambu dengan ukuran panjang kurang lebih 20 cm dan ukuran besar/diameter sarna dengan sending yang agak besar.Pipa ini kemudian dilubangi pada bagian sisi atasnya.Lubang ini kemudian dimasuki tali yang ujungnya telah dipasang bandul besi sedang ujung tali yang ada di luar dibentuk simpul.Lalu untuk pipanya, ujung atas dan bawah di sum bat.Cara bermainnya pegangilah kedua tali dari pipa – pipa itu dengan tangan kanan dan kiri.Apabila salah satu tali ditarik/ditegakkan maka berbarengan dengan itu rendahkan/kendorkan tali pada pipa satunya. Dengan sedikit latihan anda akan mampu melakukannya dengan cekatan berulang ulang. Meskipun asasnya sederhana namun sulapan ini hasilnya bisa mengherankan sekali.

29. KONTAK TELEPATI

Pesulap mengatakan kepada hadirin bahwa ia akan melakukan kontak telepati (menyampaikan melalui pikiran). OJ sini pesulap akan memakai pembantunya sebagai medium. Pesulap lalu menutupi kedua mala pembantunya itii dengan kain.Setelah itu pesulap kemudian memperlihatkan kartan-kartan berukuran 50 x 50 cm yang masing-masing telali ditulisi angka 1-10. Seorang hadirin kemudian diminta oleh pesulap untuk memilih salah satu dari ke 10 Angka tersebut lalu memperlihatkan Angka pilihannya tadi kepada hadirin yang lain. Angka ini nantilah yang akan menjadi tebakan pembantu pesulap, yang saat itu masih dengan mala tertutup sehingga ialah satu-satunya yang tidak tahu angka pilihan hadirin tadi. Untuk bisa menebak berapa angka yang dipilih hadirin tersebut, maka pesulap akan mengirimkan telepatie kepada pembantunya. Untuk bisa mengirimkan felepatie ini pesulap harus dikerudungi kepalanya, sehingga kini diapun sarna-sarna tidak bisa melihat sebagaimana pembanuinya saat itu.Benar juga, setelah keduanya (pesulap dan pembantunya) saling bertelepatie melalui tangan yang disampaikan ke kepala, maka secara mengagiimkan pembanm pesulap dengan mudalinya bisa menebak tepat angka pilihan hadirin. KUNCI Pennainan ilusi ini selalu mengundang kekaguman para hadirin, dan dijamin tidak bisa ditebak atau diterka bagaimana rahasianya. Para Hadirin akan tetap berfikir kalau pesulap memang memiliki ilmu kontak telepatie. Rahasia permainan ilusi ini yaitu, Pesulap menyampaikan angka pilihan hadirin kepada pembantunya dengan cara menekan/menggerak – gerakkan tulang pipi Igeraliamnya yang disentuh pembantunya dengan jari tangan. Misalkan angka pilihan hadirin lima, maka pesulap pun menggerakan geraham/rahangnya sebanyak lima kali. Apabila kurang jelas pembantu bisa mengkode dengan mengatakan “Pusatkan pikiran !”, maka pesuiap mengulang sekali lagi.

30. BOLA BERTAMBAH DENGAN AJAIB

Pesulap memperlihatkan dua buah bola kecil yang dijepit diantara jari-jarinya sebagaimana terlihat pad a gambar. Hanya dengan mengayunkan tangannya, secara ajaib bola bertambah jadi tiga, dan diayunkan sekali lagi bolapun menjadi empat, namun begitu tangan diayun kembali, bola secara aneh berkurang jadi tiga dan sekali lagi diayun, bola secara aneh berkurang tinggal dua.Begitulah berulang-ulang, bertambah dan berkurang. KUNCI Tiga buali bola ping pong salah satunya dibelah menjadi dua. Kedua belahan lalu disatukan/dimasukkan dengan dua bola pingpong yang lain. Bola- bola ini diperlihatkan dari muka sehingga nampak wajar – wajar saja, yakni dua buah bola yang dijepit dengan jari tangan. Pada saat tangan mengayun, pindahkan salah satu atau kedua bola di dalam belahan ke jari yang lain. Dengan beberapa kali latihan, tangan anda akan terampil dalam mengeluarkan dan menyatukan bola kedua bola dengan belahannya, menjadi dua, tiga, empat bola yang muncul dengan beberapa kali ayunan tangan.

31. TONGKAT SAKTI

Pesulap raemamerkan tongkatnya yang katanya memiliki kekuatan magi.Untuk membuktikan ucapannya pesulap mengainbil seonggok batu yang telali dipersiapkan dan menaruhnya di atas meja.Tak lama kemudian pesulap terlihat merapal mantera sembari mengusap-usap tongkat. Maka sewaktu tongkat disentuhkan ke batu, timbul keajaiban yang fantastis, batu tersebut menyala dengan caliaya berkilau dan cemerlang KUNCI Diperlukan sebuali batu yang terdapat celahnya atau bisa celah ini dibuat sendiri.Pada celah batu ini disi dengan campuran potasium chlorat dan Acid sulfur dalam jumlah sarna.Kemudian sediakan pula Acid Sulfur di dalam botol kecil (bisa memakai botol tinta). Balian – bahan yang disebutkan itu bisa dibeli di taka bahan kimia. Maka apabila batu yang berisi campuran Potasium Chlorat dan Acid Sulfur disentuh oleh tong kat yang telah dicelup di dalam larutan Acid Sulfur akan terjadilah nyala yang cemerlang pada batu tersebut. Pada saat acara sembunyikanlah botol berisi cairan Acid Suifur di dalam selorokan meja yang dibuka separoh.

32. MENGHIPNOTIS TELUR

Pesulap memperlihatkan sebutir telur kepada hadirin yang kemudian ditaruhnya di atas piling lalu ditutup dengan mangkuk. Kepada hadirin pesulap berkata bahwa ia akan menghipnotis telur terse but sehingga bisa ia suruh bergerak selayaknya mahluk/benda hidup. Sesaat kemudian pesulap terlihat mengusap – usap kedua telapak tangannya sembari membaca mantra.Maka sewaktu mangkuk yang menutupi telur dibuka, dan tangan pesulap digerak- gerakkan di atas telur, secara ajaib dan menakjubkan telur tersebut bergerak- gerak berputar dan menari sehingga mencengangkan seluruli hadirin. KUNCI Telur yang dipakai dalam pennainan di sini sebelumnya telah dikosongkan isinya dengan cara disedot sampai betul – betul bersih. Melalui lubang kecil yang digunakan untuk mengeluarkan isi telur tadi dimasukkan binatang lalat atau semut besar dalam jumlali ganjil, misalnya lima atau tujuh ekor. Setelah itu tutuplah bekas lubang pad a telur dengan kertas yang sewarna dengan kulit telur. Lalu buatkan lubang kecil dengan tusukkan jarum untuk pernafasan. Pada saat pertunjukan ambillah telur ini diantara telur lain yang ditanih pad a tempat khusus telur. Pada saat ditaruh ditempatnya telur tidak bisa bergerak karena tubuhnya terjepit, namun setelah telur ditaruh di atas piring, telur ini akan bergerak menari – nari dan berputar dengan ajaib dan aneh. Pada saat itu tangan anda bergerak – gerak di atas telur seolah sedang menghipnotisnya.Buktikanlah !pasti akan membuat hadirin tercengang dan takjub karenanya.

33. TELUR ANEH.

Pesulap kembali memperlihatkan sebutir telur lain. Pesiilap hendak menyihir telnr tersebut agar tidak bisa tenggelam apabila dimasukkan ke dalam toples yang berisi air.Ternyata benar, setelah telur itu dimantrai maka sewaktu telur dimasukkan ke air dalam toples, telur tersebut secara aneh tidak tenggelam namun juga tidak mengapung, keadaannya mengambang ditengah-tengah air.Namun setelali pesulap menyihir dengan tangannya yang dimasukkan ke dalam toples maka telur pun kini dapat tenggelam. KUNCI Air garam diisikan ke dalam toples hingga setengahnya kemudian dituangkan air tawar di atas air garam tadi.Menuangkannya air tawar mesti perlahan agar tidak merusak air garam dibawahnya. Dengan itu apabila nanti telur di-masukkan kedalam toples telur itu akan tenggelam dalam air tawar namun tidak atau timbul di atas air garam, jadi keadaannya mengambang di tengah. Apabila pesuiap ingin menyiliir agar telur kemudian tenggelam, pesuiap memasukkan tangannya ke dalam toples seolah sedang menyihir telur, padahal sebenarnya sedang mengaduk agar air bercampur sehingga telur pun tenggelam.

34. MENGHIPNOTIS TELUR AGAR MELAYANG/TERBANG

Pada sebuah pertunjukan yang divideokan, nampak pesulap dengan beberapa hadirin yang menyaksikan dalam jarak yang cukup dekat dan terlihat akrab. Pesulap lalu menunjukkan sebutir telur lalu digenggamnya dengan tangan kiri, sesaat kemudian tangan kanan pesulap memutar-mutar di atas telur yang akan di sihirnya. Dan … astaga … telur itu kini melayang ke atas secara mengagumkan. KUNCI Aneh, fantastis dan tidak masuk di akal, itulah kesan yang tertangkap dalam adegan telur melayang ini. Cara membuatnya adalah sebagai berikut ini , sebutir telor dikosongkan isinya dengan disedot. Pad a saat fajar isilah telur ini dengan embun pagi pad a kira – kira seperempat isi telor kemudian ditutup rapat dengan. isolasi. Pada saat telur diisi embun, telor harus dalam keadaan bersih dan telah dikeringkan terlebih dahulu. Setelah itu jemurlah telur tadi pad a matahari mulai pukul 8 pagi -10 pagi. Mulai setengah jam terakhir, telur itu akan naik perlalian – lahan melayang keatas secara ajaib. Buktikanlah !.

35. MENYIHIR ASAP

Di alas meja pesulap nampak sebuah gelas dengan tutupnya yang ditaruh terpisah.Gelas itu lalu ditutup dengan tutup gel as tadi.Kini pesulap bergerak mundur seraya tangannya bergerak-gerak mengarali kepada gelas di alas meja. Dan yang terjadi selanjutnya sungguh ajaib karena tiba-tiba muncullah asap yang berkepul-kepul yang tidak diketahui asalnya dari dalam gelas. KUNCI Sebelum permainan gelas yang dipakai telah diberi lima tetes Hydrucloric Acid dan tutupnya diberi lima tetes ammoniak. Apabila and a kesulitan untuk menetesi tutupnya, anda bisa menggantikan tutup gelas dengan gelas. Jadi pad a saat bermain, gelas tersebut diberi penutup dengan gelas pula, Gelas yang satu ditetesi Hydrucloric Acid sedang satiinya ditetesi Ammoniak. Dengan bercampumya kedua bahan kimia ini maka akan timbul asap yang besar dan berkepul – kepul di dalam gelas. Kedua bahan kimia tersebut bisa didapat di taka balia’n kimia, namun seyogyanya anda berhati-hati karena balian -bahan ini berbahaya.

36. MENYIHIR ANGGUR JADI AIR

Segelas cairan yang dikatakan oleh pesulap merupakan anggur kesukaannya dipertunjukkan kepada hadirin. Hanya saja saat itu pesulap tidak menginginkan anggur sehingga ia ingin menyihir anggur tersebut supaya jadi air putih bisaa. Tak lama kemudian pesulap merapal mantera untuk menyihir anggur di dalam gelas. Usai merapal mantra pesulap lalu menuangkan cairan anggur tadi ke dalam gelas yang lain. Dan apa yang terjadi ?.. sungguh luar bisaa cairan anggur tersebut dalam sekejap sudah berubah jernih dan bening. KUNCI Air yang mirip dengan anggur itu sesungguhnya air yang telah dilaruti Pottasium Pennagnat.Sedangkan gelas diisi sedikit Hidrogin peroxido.Karena bahan yang terakhir ini berwarna bening, maka tidak kelihatan, apabila gelas tersebut ada isinya. Maka begitu cairan yang disangka hadirin anggur itu dituangkan ke dalam gelas yang nampak kosong, yang terjadi adalah air berwarna anggur itu akan menjadi air putih I bening bisaa. Hal ini karena pengaruh kedua bahan yang bercampur.Untuk mendapatkan bahan – bahannya bisa membeli di Apotik.

37. MENYIHIR TANGAN AGAR TIDAK BASAH OLEH AIR

Di atas meja pesulap nampak baskom yang telah di isi air. Pesulap berkata kepada hadirin bahwa ia mampu menyihir kedua tangannya agar tidak bisa tersentuh oleh air. Sejenak kemudian mulailah pesulap membaca mantera lalu mulutnya meniup-niup kedua tangannya.Maka sewaktu kedua tangan pesulap dimasukkakn ke dalam baskom berisi air tadi, tangan itu tetap kering dan tidak basah sewaktu diangkat. Namun apabila hadirin lain yang mencoba tangan merekapun basah terkena air. KUNCI Sebelum permainan tangan telah digosok dengan tepung seng stearat yang bisa didapat di apotik. Bekas gosokan bahan ini tidak akan nampak ditangan. Bertindaklah seolah – olah sebelumnya anda telah menyihir tangan anda.

38. TENAGA LISTRIK DARI TUBUH

Pesulap memperlihatkan sebuah bohlam lampu kepada hadirin. Pesulap mengatakan bahwa ia mampu menyalakan bohlam tersebut meski tanpa aliran listrik karena ia sendiri mampu mengliimpun tenaga listrik yang bisa dikeluarkan dari dalam tubuhnya. Maka mulailah pesulap berkonsentrasi untuk menghimpiin tenaga dalam, dan begitu merasa aliran listrik sudali menjalar di sekujur tubuhnya maka pesulap pun menempelkan bohlam tadi ke bagian-bagian tubuhnya, mulai dari kening, dahi, dada, tangan perut dan lainnya. Di situlah terbukti kalau seluruh bagian tubuh pesulap telah mengandung muatan listrik,karena apabila bohlam itu disentuhkan ke tubuh pesulap maka menyalalah bohlam tadi. Namun apabila hat ini dicoba oleh beberapa hadirin, bohlam tersebut tetap tidak mau menyala. KUNCI Digunakan bohlam lampu dengan kaca yang suram/putih susu. Bohlam ini dikeluarkan isinya lalu dipasang didalamnya bohlam kecil dengan batu baterainya yang juga ukuran kecil. Aturlah sedemikian nipa sehingga kabel positipnya dan negatimya dapat dikontrol I kendalikan dari luar, menyala dan mematikannya, yaitu dengan cara ditekan I dipijit. Sewaktu bohlam disentuh I ditempelkan pad a bagian tubuli sesungguhnya bennaksud menghubungkan kabel dengan baterai dengan cara menekan I memijitnya.

39. MENYALAKAN CERUTU DARI AIR

Penyulap membawa sebatang cerutu/rokok namun ia tidak punya korek untuk menyalakannya. Biarpun begitu, pesulap tidak kehilangan akal, dengan sihirnya ia akan menjadikan air sebagai api untuk menyalakan cerutunya tersebut. Ternyata apa yang dikatakan pesulap bukan among kosong, hanya dengan ia meneteskan air di ujung rokok/cerutu maka menyalalah cerutu tersebut. KUNCI Rokok I cerutu yang dipakai dalam pertunjukan ini tembakau dibagian ujungnya dibuang untuk diisi sepuluh butir Potasium Permanganat lalu ditutup kembali dengan menguncupkan kertas rokok/cerutu tersebut. Campurlah rokok I cerutu ini dengan yang lain di dalam bungkusnya. Bahan lainnya yaitu Glycerine yang bisa diperoleh di Apotik.Masukkan bahan ini ke dalam botol tetes mata atau bisa dengan spet (suntikan). Ambillah Rokok/Cerutu khusus tadi dari daiam bungkusnya dan katakana ke pad a hadirin bahwa anda akan menyulut rokok I cerutu and a dengan air. Maka teteskanlah Glycerine dalam botol tetes mata pad a Potasium Permaganat yang ada di pucuk I ujung rokok. Selanjutnya rokok itu akan menyala.

40. MEMBAKAR KERTAS DENGAN AIR

Di atas meja pesulap terdapat asbak besar yang berisi kertas-kertas yang telah diremas-remas. Oi hadapan hadirin pesulap berkata baliwa ia akan mencoba untuk menyihir air di dalam botol yang dipegangnya agar dapat berfungsi seperti api. Sebelumnya, untuk membuktikan baliwa yang dipegang pesulap sungguh-sungguh air bisaa, pesulap kemudian memberikan botol berisi air itu ke beberapa hadirin agar diperiksa.Setelah terbukti yang ada di dalam botol tersebut benarlah air bisaa, maka botolpun kembali diminta pesulap. Selanjutnya pesulap di depan meja berkonsentrasi dengan menghadap botol berisi air. Tangannya seolah-olali menyiliir botol didepannya. “Air ini sekarang bisa berfungsi sabagai api karena telah saya aliri dengan tenaga panas dari dalam tubuh saya ” kat a pesulap kepada hadirin. Untuk membuktikan ucapannya tersebut pesulap lalu mengambil air dengan send ok dari dalam botol. Air itu kemudian diteteskannya di atas kertas-kertas yang telah diremas-remas di dalam asbak. Yang terjadi kemudian seketika membuat seluruh hadirin terperangah, air putih bisaa itu dapat menyalakan kertas-kertas di dalam asbak sehingga api tersebut seketika melahap kertas yang ada di dalam asbak. KUNCI Air yang dipakai untuk menyalakan kertas tersebut memang betul – betul air bisaa. Sedangkan kertas yang digunakan dalam show ini sebelumnya dibasahi dengan gasolin setelah itu diremas – remasjadi bola kertas yang kemudian dimasukkan ke dalamnya logam sodium murni. maka, apabila kertas tadi ditetesi dengan air akan timbullah api yang kemudian membakarnya.

41. BENANG DISIHIR BISA MENGANGKAT ES

Pesulap memperlihatkan sepotong es batu yang diletakkan di dalam gelas atau mangkuk tembus pandang. Kepada hadirin pesulap berkata bahwa ia akan mengangkat es batu di dalam gelas 1 mangkuk tersebut dengan seutas benang. Setelah berkonsentrasi beberapa saat, pesulap lalu menjatuhkan benang ke atas es batu di dalam gelas.Pesulap kembali memusatkan pikiran berusaha untuk mentransfer tenaga dalam ditubuhnya kepada benang.Dan luar bisaa, kini begitu benang diangkat maka es batu tersebut ikut terangkat pula dengan ajaibnya. KUNCI Pada bagian atas es batu telah ditaburi dengan garam dapur.Kemudian letakkanlah benang yang yang dilipat menjadi dua ke atas es tadi.Tunggiilah beberapa waktu yang bisa anda gunakan dengan dengan bertindak seolah sedang menyihir benang.Maka selanjutnya anda bisa mengangkat es itu dengan benang karena garam telah membuat benang membeku pada es.

43. MENYIHIR AIR AGAR TIDAK TUMPAH

Pesulap mengisi gelas di atas meja dengan air kemudian ditutupkar dengan kertas karton.Pesulap lalu berkonsentrasi sejenak, lalu tiba-tiba tenaga pesulap bergerak membalikkan gel as. Mengherankan, ..air di dalam gelas tidak tumpah, Selanjutnya pesulap menyingkirkan kertas yang menutupi mulut, gelas dan astaga air pun tidak tumpah seolah telah melekat ke dasar gelas. KUNCI Bahan yang digunakan : Celluloid bundar yang menerawang dan kuat serta ukurannya pas dengan mulut gelas. Sedang untuk gelasnya, pergunakan gelas yang bibirnya tebal dan rata.Sebelumnya bundaran celluloid ini telah disembunyikan dibawali kertas kemudian pada saat kertas dipasang di mulut gelas, celluloid ini ikut diangkat bersama dan dipasang/diletakan dimulut gelas, Tekanlah celluloid ini pada saat membalikan gelas. Tangan melepas pegangan kertas, kertas tidak jatuh karena telah dibasahi air dan akhirnya kertas pun dicabut maka air tidak tumpah karena tertalian oleh celluloid yang tidak kelihatan karena tembus cahaya. Apabila dalam sulapan ini menggunakan air berwarna, kopi atau sirup misalnya, efeknya akan lebih mengherankan lagi.

45. MENYIHIR SIRUP JADI AIR SUSU

Pesulap memperlihatkan botol berisi air yang berwarna merah. “ini sebetulnya sirup yang sangat enak, namun sekarang saya sedang ingin air putih bisaa, maka daripada itu akan saya ubah sirup ini menjadi air susu ” kata pesulap kepada hadirin. Selanjutnya pesulap mengambil saputangan yang kemudian digunakannya untuk memegang gelas yang sebelumnya dipertunjukkan dalam keadaan kosong.Akhirnya sirup dalam botolpun dituangkan ke dalam gelas tadi dan gelaspun kemudian ditutupi dengan saputangan.Selanjutnya terlihat pesulap memusatkan pikiran dengan tangannya bergerak – gerak di atas gelas. Tibalah saatnya saputangan di buka dan alangkah terkejutnya hadirin manakala menyaksikan sirup berwarna merah tadi telah menjadi air susu. KUNCI MENYIHIR SIRUP JADI AIR SUSU Sirup berwarna merah tersebut sesungguJhnya adalah campuran dari Vi botol air cuka yang telah diberi P.K. (Perpakanas) yang bisa dibeli di Apotik. Memberi P.K. nya sedikit saja sampai air jadi merah.Sedangkan pada gelas tempat menuang air, telah diisi 1/2 sendok teh “I PO” yang bisa anda peroleh di Studio toto. Maka, apabila air merah dengan campuran bahan diatas dicampur / bercampur dengan IPO di dalam gelas, yang terjadi cairan merah itu akan menjadi putih seperti susu.

46. MENGHIPNOTIS BALON

Pesulap memerlihatkan sebuah halon. Kepada hadirin pesulap berkata bahwa ia akan mengliipnotis halon tersebut agar menu rut kepadanya. Benar juga, secara aneh dan ajaib halon tersebut mengikuti ke arah mana geraka tangan pesulap. KUNCI MENGHIPNOTIS BALON Balon yang digunakan adalah halon bisaa.Balon ini kemudian digosok – gosok dengan saputangan sutera sehingga timbul aliran listrik kecil di dalamnya.Karena listrik di dalam halon bersifat netral, maka apabila tangan diulurkan pada balon, balonpun berusaha mendekati tangan dalam beberapa detik.

47. KERTAS JADI PITA PANJANG

Pesulap makan potongan kertas-kertas, sesaat kemudian ia berhenti untuk meneguk minuman di dalam gelas. Setelah itu kembali ia asyik mengunyah – ngunyah kertas, namun sekonyong – konyong pesulap terbatukdan ternyata batuknya itu disebabkan oleh pita kertas yang apabila d-iulur panjangnya bukan main, hampir mencapai dim meter. KUNCI KERTAS JADI PITA PANJANG Dibuat pita dari kertas yang ukuran panjangnya mencapai duameter. Pita ini lalu digulung sekecil mugkin dan pad a ujung tengahnya ditonjolkan unuik nanti ditarik dari mulut. Sembunyikanlah gulungan pita kertas ini dibawah potongan kertas yang nanti akan dimakan. Pada saat pesulap terlihat sedang makan potongan kertas, sebetulnya itu hanya dikunyah – kunyah saja hingga ukurannya menjadi kecil yang kemudian pada waktu minum sesungguhnya untuk memuntahkan potongan kertas tersebut. Selanjutnya pesu)ap hendak meneruskan makan lagi, namun kali ini yang dimasukkan mulutnya adalah pita kertas yang tersembunyi di bawah potongan – potongan kertas. Akhirnya pita kertas diulur dari mulut.

48. MEMADAMKAN LILIN DENGAN MATA

Pesulap menyalakan sebatang Jilin di atas meja. Kepada hadirin, pesulap berkata bahwa ia akan memadamkan nyala Jilin tersebut dengan pandangan mata. Pesulap kemudian berkonsentrasi memusatkan pikiran, beberapa saat kemudian seteJah dirasa cukup, pesulap lalu berjalan kearah jilin dan berdiri menghadap Jilin dalam jarak kurang lebih dua meter. Maka mulailali pesulap memandangi jilin. Dan apa yang terjadi sungguh mengagumkan. Nyala jilin di hadapan pesulap sedikit demi sedikit memudar dan akhirnya padam begitu saja secara aneh. Kunci Lilin tersebut sebelumnya telah dilubangi sebelah atas pad a bagian sisinya hingga sampai memotong sumbunya. Lubang ini kemudian diisi dengan beberapa tetes air lalu ditutup kembali dengan jilin cair sehingga nampak seperti bisaa. Pada saat nyala Jilin akan mencapai lubang, bertindaklah anda seolah sedang akan memadamkan lilin dengan pandangan mata anda. Maka begitu nyala mencapai pada lubang , api Jilin akan meredup pelan – pelan yang akhirnya padam begitu saja. Sulapan ini selalu berhasil mempengaruhi hadirin untnk percaya pad a kekuatan ghaib pesulap.

49. MENYIHIR BOLA BERTAMBAH BANYAK

Sebuah bola kecil berwama diletakkan di alas pinggan/piring.Bola tersebut lalu diambil pesulap lalu diberikannya kepada hadirin untuk dipegang dalam genggaman tangan. Pesulap berkata bahwa ia akan menyihir bola di tangan hadirin agar bertambah jadi dua. Pesulap lalu mengayunkan tongkatnya kearah tangan hadirin yang menggenggam bola tadi.Dan manakala tangan itu dibuka betapa terperanjatnya dan herannya hadirin tersebut menyaksikan bola dalam genggamannya telah bertambah menjadi dua. Kini kedua bola tadi diambil oleh pesulap lalu oleh pesulap dimasukkan ke dalam mangkuk kosong dengan cara ditutupkan tengkurap. Sekali lagi tong kat pesulap diacungkan, maka ketika mangkuk tadi di buka berhamburanlah bola – bola sejenis dalam jumlali yang bukan main banyaknya. Kunci Bola tersebut dibuat dari span.Pada pennainan pertama diperlukan dua bola span.Satu ditaruh dipiring, satunya lagi disembunyikan dengan genggaman yang memegang tongkat.Begitu bola dipiring diambil oleh pesulap, maka bola ini dipersatukan dengan bola yang ada dalam genggaman, lalu langsung digenggamkan kepada penonton I hadirin. Karena span lunak, maka dua bola ini bila digenggam erat tidak terasa memegang dua bola,maka begitu genggaman dibuka yang muncul adalah dua buali bola.

50. AIR D1SIHIR JADI TINTA

Pesulap akan menulis di kertas, namun ia kecewa karena tinta vulpennya habis. Kemudian ia punya aka! untuk menyulap air minum putih di sebelahnya supaya jadi tinta. Sesaat kemudian pesulap telah memegang tong kat sulap dan selembar saputangan. Saputangan itu lalu ditutupkannya ke gelas berisi air.Setelah itu pesulap mengacungkan tongkatnya dan mengicap “Sim Salabim” maka sewaktu kain dibuka kembali air putih di dalam gelas secara ajaib telah berubah menjadi air tinta. AIR DISIHIR JADI TINTA Sebutir tablet tinta disembunyikan oleh pesulap dengan dijepit jempol tangan. Pad a sa at saputangan hendak ditutupkan pad a gelas, secara sembunyi pesulap menjatuhkan tablet tinta tersebut masuk ke dalam gelas.

51. MENGHIPNOTIS TALI

Pesulap memperlihatkan tali terbuat dari sumbu kompor yang dicat hitam berukuran panjang empat meter, Pesulap kemudian mengulur tali tersebut dan menggulungnya.Sesaat kemudian pesulap membaca mantera seraya mengusap usap kedua tangannya.Kini tangan tersebut digunakan pesulap untuk mengulur ujung tali yang menjuntai dilantai.Sambil terus membaca mantera pesulap mulai membengkok – bengkokkan dan memutar – mutar tali yang dipegangnya.Tali tersebut kemudian diulur keatas hingga setinggi + 2 meter. Tiba-tiba pesulap berteriak “berdiri!” sembari melepaskan pegangannya pads tali. Seketika terkejutlali hadirin menyaksikan tali itu bigs berdiri tegak setelah dihipnotis oleh pesulap. KUNCI MENGHIPNOTIS TALI Sulapan I Ilusi ini efeknya akan sangat mengherankan, apalagi jika didukung dengan permainan yang sempuma dari pesulap. pada awalnya pesulap mengambil tali yang diletakkan dilantai. Tali itu kemudian diulur lalu digulung hingga hampir dua meter untuk memperlihatkan kepada hadirin bahwa tali tersebut nonnal dan wajar – wajar saja. Selanjutnya pesulap memegang ujung tali yang teronggok di lantai, Ujung tali yang ini oleh pesulap telah disusupkan di dalamnya kawat sepanjang dua meter atau separuh dari seluruh panjang tali.Tali ini kemudian oleh pesulap dibengkok – bengkokkan atau diputar – putar seraya seolah – olah sedang menyihir dan menghipnotis tali. Dan begitu tali itu diulur keatas dan mencapai satumeter, pesulap lalu berteriak” berdiri!”, maka tali dilepaskan dari pegangan dan tali pun akan tetap tegak seakan telah kena hipnotis pesulap. Membengkok – bengkokkan dan mengulur tali ke at as dilakukan berbarengan.

52. MENGOCOK KARTU SECARA AJAIB

Ini adalah sulap sederhana yang bisaanya digunakan selingan oleh pesulap kartu.Di sini pesulap mengocok kartu secara bisaanya namiin seketika kartu yang dikocok tersebut dapat diulur turun naik secara ajaib. KUNCI MENGOCOK KARTU SECARA AJAIB Dari satu pak kartu lengkap diambil 15 biji untuk dihubungkan satu sama lainnya dengan cara dijahit ujungnya. Serentengan kartu yang telah dijahit satu sarna lain ini kemudian ditaruh ditengan tumpukan kartu lainnya. Atau mula – mula ditaruh dibawah/atas tumpukan, begitu dikocok dan rentengan kartu berada di tengan tumpukan, tarikan kartu hingga membentuk tangga, cara menariknya dengan kedua tangan melakukan gerakan naik turun.

53. SAPUTANGAN AJAIB

Di depan hadirin terlihat pesulap sedang melainbai – lambaikan saputangan. Sekonyong – konyong pesulap melemparkan saputangannya keatas, namun “astaga” saputangan itu tiba-tiba lenyap dalam sekejap.Pesulap lalu merogoh sakunya dan ternyata saputangan tadi telah berada di situ. Saputangan kemudian diambil oleh pesulap dan akan digunakan untuk mengelap keringat di daliinya. Namun tiba -tiba saputangan terse but jatuh dan apa yang terjadi sunggiih ajaib, saputangan itu secara aneh meloncat kembali ke tangan pesulap. Akhirnya saputangan kembali dimasukkan ke dalam saku.

KUNCI SAPUTANGAN AJAIB PESULAP Sulapan ini selain cukup mengherankan juga selalu mengundang gelak tawa dan geli dari para hadirin.Rahasianya, saputangan tersebut memakai bahan halus misalnya sutera.Saputangan ini dihubungkan dengan tali karet pada pangkal lengan. Jadi sewaktu saputangan dipegangi, karet yang menghubungkannya akan terulur dan tegang sehingga begitu pesulap melemparkan saputangan yang berarti melepaskan pegangannya, maka saputangan akan tertarik kedalam menerobos lengan baju. Sedangkan saputangan yang diambil dari saku, adalali saputangan lain yang warna dan ukurannya sama. Sapu tangan ini dibuat secara khusus, yaitu pada bagian tengahnya dipasang bola karet kecil dan dijahit di situ.Kemudian agar tak terlihat, di sekelilingnya dijahit dengan bahan kain yang sejenis dengan warna sarna pula.

54. MEMOTONG PISANG DARI JARAK JAUH

Terlihat pesulap sedang mengupas pisang lalu memakannya dengan nikmat. Pesulap lalu berdiri dan menawarkan pisang-pisang tersebut kepada beberapa hadirin, namun dikatakan kepada hadirin -hadirin itu agar pisang jangan dulu dikupas atau dimakan karena ia akan memotong dulu pisang-pisang itu. Namun cara memotong pisang pesulap sangat aneh, yaitu dalam jarak jauh. Pesulap mengambil pisau lalu dengan gerakan seolali sedang memotong-motong kearah pisang – pisang yang digenggam para hadirin tersebut.Akhirnya pesulap meminta hadirin – hadirin tersebut untuk mengupas pisang di tangannya.Dan alangkali terperanjatnya para hadirin itu manakala menyaksikan pisang mereka telah terpotong – potong beberapa bagian. KUNCI MEMOTONG PISANG CARI JARAK JAUH . Pisang yang diberikan hadirin itu sebelumnya ditusuk dengan jarum lalu diputar sedemikian rupa hingga memotong – motong bagian dalamnya namun tidak sampai menyinggung pada kulitnya. (Iihat gambar !),

55. MEMBACA PIKIRAN UNTUK MENEBAK ANGKA

Ini adalah ilusi membaca pikiran untuk menebak angka yang sangat ajaib dan efeknya akan mengundang takjub dan kagum dari para h~dirin. Pertunjukan di awali oleh pesulap dengan memanggil salah seorang hadirin untuk maju kehadapannya.Setelah in pesulap meminta hadirin yang sudah ada di depannya utnuk menutup kedua mata pesulap dengan ikat kain.Belum cukup begitu saja, pesulap dimasukkan ke ruangan kotak yang tertutup, tapi masih bisa mendengar dan berbicara dari dalam.Selanjutnya pesulap meminta hadirin tadi untuk memilih salah satu angka/nomor satu sampai seratus. Angka itu hams disimpan didalam hati kemudian agar hadirin lain tahu, pesulap menyunih hadirin yang memilih angka untuk menuliskan angka pilihannya untuk ditimjukkan hadirin yang lain. Setelah itu kertas berisi angka pilihan tersebut dibakar, namun angka/nomornya sudah diingat oleh hadirin. Dari dalam bilik pesulap menyunih hadirin untuk berdiri di depan kertas – kertas karton besar yang telah ditulisi bermacam – macam angka/nomor. Karton – karton ini berjumlah tujuh lembar dan masing-masing di sisi atasnya ditulisi huruf dari A sampai G. Kemudian dari balik kotak, pesulap berkata kepada hadirin tersebut. “Saudara hadirin, adakah nom or saudara pada lembaran yang A ?” dan di jawab ada oleh hadirin “Kemudian adakah nomor pilihan saudara saudara di Lembaran B?” dan dijawab tidak atau ada oleh hadirin. Begitu seterusnya sampai pada Lembaran G. Akhirnya hadirin tersebut diminta pesulap untuk memberitahukan angka pilihannya melalui pikiran.Berikutnya secara mengagumkan angka angka pilihan itu dapat tertebak oleh pesulap dengan tepat. KUNCI Permainan ilusi menebak angka adalah merupakan matemagic yang sangat jenius sehingga dengan berpedoman pada aimusannya kita akan bisa mengetaliui berapa saja angka piiihan dari angka satu sampai seratus dengan mata tertutup sekalipun. Rumusnya, pesulap harus menghafal dulu nomor paling kiri di barisan paling atas dilembaran karton dari A sampai G. Misalnya lembar A adalah angka 1, lembar B angka 2, lembar C angka 4, lembar D angka 8 dan serterusnya. Nah pada saat pesulap menanyakan adakah nomor piiihan hadirin pada lembar A sampai G, pesulap menginga tpada lembar apa saja yang dikatakan ada oleh hadirin. Misalkan hadirin Mengatakan ada pada lembar A, C, dan E maka pesulap raenjumlahkan angka – angka dikiri atas lembaran yaitu 1 (A), 4 (C), 16 (E) dan hasilnya 21.Berarti angka 21 inilali yang merupakan angka piiihan hadirin. Dengan berpedoman pad a rumus matemagic yang sangat jenius ini tebakan anda tidak mungkin salah atau meleset, terkecuali jika hadirin kurang teliti atau salah dalam mengatakan ada atau tidaknya angka piiihan yang dintanyakan pesulap atau karena anda I pesulap salah dalam menjumlahkan angka yang ada.

56. MAND1 DENGAN MINYAK MENDIDIH

Sebuah wajan besar diisi minyak kelapa hampir penuh dan diapikan di atas kompor sampai kemudian minyak itu mendidih dan bersuara krotog-krotog! Para penonton dipersilahkan menyaksikan dengan mata kepala sendiri minyak yang menggumpal-gumpal itu. Tetapi penyulap dengan tangan telanjang dan tanpa baju, berani mencawuk (mencakupi) minyak mendidih itu yang langsung disiramkan pada badan dan mukanya.. Aneh sekali, ia tetap tenang-tenang saja dan tahan terhadap panasnya minyak mendidih itu tanpa mendapat luka terbakar. RAHASIANYA: Digunakan 4 botol minyak kelapa yang dicampur dengan 1 botol cuka murni dan dimasukkan dalam satu blek untuk nanti dituangkan dalam wajan penggoreng.Ketika minyak mulai terlihat mendidih bergumpal-gumpal di tengali-tengali wajan, sebenarnya yang mendidih hanya cukanya saja, sedang minyaknya baru hangat-hangat saja.Sebabnya ialah karena cuka itu mengendap di bawah, maka lebih cepat menerima. panas dari dasar wajan dan mendidih betul-betul. Oleli sebab itu cawuilah (ambillah) minyak yang berada di sekitar tepi wajan dan jangan terkena cukanya di tengah-tengah

57. MAKAN BELING

Suatu atraksi yang nampak mengerikan, di mana suara-suara yang riuli (dari gigi yang memakan beling menimbulkan suatu acara atraksi lain daripada yang lain. Bagaimana semuanya ini dapat terjadi?Atraksi makan beling, yakni pecahan-pecahan kaca, selalu mem beri kesan seolah-olah belinig-beling itu dimakan betul-betul sehingga sangat mengerikan. Padahal sebenarnya tidak demikian atau tegasnya: Tidak ditelan! Oleh sebab itu permainan makan beling ini tidak boleh dicoba oleh anak-anak.Sebab bisa berbahaya kalau tidak hati-bati benar. BEGINILAH CARANYA : Beberapa beling yang tipis, misalnya dari pecahan semprong lam pu diperlihatkan dulu kepada penonton. Kemudian satu demi satu beling dimasulckan ke dalam mulut. Di dalam mulut, gigit-gigitlah tepat .mengenai gigi-gigi, sekedar bisa dipecah-pecahkan dan bersuara. Sekali-kali jangan digeser-geserkan; tetapi berbuatlah seolah-olah, anda mengunyah-ngunyah memakannya dan menelannya masuk ke dalam perut. – Kemudian anda pura-pura minum air dari baskom besar decngan cara mengokob (menyedot dengan mulut) dan dalam kesempatan ini memuntahkan semua be ling dalam mulut sampai bersih, jadi jangan- mencoba memmum air itu, tetapi berbuatlali seolah-olah anda minum betul-betul minum.

58. MAKAN SILET

Makan silet asasnya sama dengan permainan makan beling yang baru saja diterangkan di atas. Satu silet dimasukkan ke dalam mulut dan berbuatlali seolah-olah anda sedang mengunyah-ngunyah dan menelannya.padahal silet masih tetap ditahan dalam mulut. Lalu masukkan lagi satu siler lainnya dan berbuatlali pula yang serupa.sehingga habis 3 atau 4 silet. Sekarang untuk melancarkan silet-silet itu masuk ke dalam perut.anda pura-pura minum segelas kopi dan dalam kesempatan ini keluakanlah silet-silet itu masuk ke dalam gelas yang tak akan terlihat. karena warna kopi itu gelap. Sekarang bukalah mulut dan perlihatkan kepada penonton bahwa scmua silet itu telah anda telan.Permainan makan silet ini bagi pemain-pemain yang sudali berlatih dan mempunyai pcngalaman.bisa menggigit-gigit silet itu tepat pada gigi-gigi sehingga bisa pecah berkeping-keping. Lalu mulul dibuka unnik memperlihatkan kepingan-kepingan silet itu kepada penonton.lalu pura-pura ditelan dan diakhiri dengan minum kopi.

59. TIDUR DI ATAS PECAHAN -PECAHAN KACA

Sekarang beling dari pecahan-pecahan kaca daN gelas, dihamparkan di atas sehelai tikar atau goni. Kernudian penyulap tanpa baju berani tidur di atasnya tanpa merasa sakit atau terluka oleh runcing-runcing be ling yang tajam. Sedang semua penonton yang menyaksikan merasa sangat ngeri. RAHASIANYA:. Onggokan beling di atas tikar itu supaya diratakan dahulu.Lalu mulailah berbaring dengan pelan-pelan di atasnya yang serata mungkin pada badan atau punggung anda. Letakkan atau bergeser dari tempat niscaya terliindar dari tusukan beling dan sama sekali tidak sakit. Biarpun demikian, namun tarnpaknya rnemang mengerikan.

60. DIKUBUR HIDUP – HIDUP

Dalam pertunjukan ini penyulap menggunakan seorang pembantu yang cukup sehat jasmaniahnya. Mula-mula ia “dihipnos” (dibikin tidur karena pengaruh hypnotiseur) oleh penyulap. lalu dimasukkan ke dalam peti dan segera peti dimasukkan ke dalam liang dan ditimbuni dengan tanah. Di atas kubur itu penyulap membuat api besar dari sampah-sampah yang dibakar. Setelah berlangsung paling lama 15 menit timbunan tanali tersebut dibongkar lagi dan segera peti dikeluarkan. Maka orang yang bersangkutan tetap segar bugar. RAHASIANYA: Peti yang digunakan harus cukup besar. supaya berisi udara cukup banyak untuk persediaan pernafasan sampai setengali jam dan liang kubur tak perlu dalam. Semakin besar petinya semakin lebih aman dan dapat tahan lebih lama. Karena dalam metode pertunjukan ini tidak diperlukan liang untuk lubang pernafasan, misalnya melalui pipa tiang bendera yang ditanam tepat di alas peti dan lain-lainnya.

61. KEPALA DIBAKAR HIDUP-HIDUP

Penyulap menunjuk seorang pembantunya untuk duduk di kursi.Di Atas kepalanya dipasang selubung seng.Potongan-potongan kain.kayu-kayu kecil dan sebagainya dimasukkan ke dalam selubung itu; lalu dituang dengan minyak tanah dan disulut dengan api sehingga menyala berkobar-kobar di alas kepala. Penyulap memegangi wajan kecil tepat di alas api itu dengan tangan kiri, sedang tangan kanannya menggoreng telur sampai matang. Segera api dipadamkan dan selubung seng itu diangkat, maka temyata kepala dan rambut tidak apa-apa…!selubung dipasang selubung seng lagi yang bentuknya lebih kecil dan tinggi bawahnya disolder. dipatrikan pada dinding selubung. Cara memasang di kepala:Lebih dahiilu kepala diberi alas kain/serbet; lalu selubung diletakkan yang kokoh. Potongan kain dan kayu-kayu kecil itu tidak dimasukkan di tengah-tengah selubung.melairikan dijat-hkan di tepi sela-sela selubung itu, yang dalam gambar ini diberi ta~da garis-garis mendatar. Oleh sebab itu mematrinya tidak boleh bocor dan minyak tanah dituang dengan hati-hati tepat pad a sela-sela dinding selubung. jangan sampai tetes atau tumpah di kepala atau rambut. Efek daTi pertunjukan ini betul-betul mengerikan.karena para penon ton mengira. minyak tanah dan potongan-potongan kain dimasukkan di tengah-tengah selubung tepat di atas kepala atau rambut. padahal tidak demikian

62. MENGELUPAS BUAH KELAPA DENGAN GIGI

Anda mungkin pernah menyaksikan sebutir kelapa yang masih bersabut dan bertempurung, bisa dikupas hanya dengan menggunakan gigi-gigi, lalu memecahkannya dengan cara dipukul-pukulkan pada kepala. Beginilah caranya: Siapkanlah 2 butir kelapa yang masih muda (degan) dan gandenglah dengan serabutnya. Perhatikan segandeng kelapa ini kepada penonton untuk membuktikan masih utuh dan tak acta apa-apanya.Kemudian cabutlah salah satu dari gandengannya. Sckarang mulailah mengupasnya dengan cara mencabut dulu serabut bekas gandengan dengan memakai gigi. Yakni digigit kuat-kuat, ditarik, mula-mula agak pelan dan lalu dicepatkan.Jadi serabut yang pertama kali dicabut adalah yang tadi untuk menggandeng. Lalu disusul pada serabut berikutnya sampai habis. Kelapa itu kini sudah terkelupas serabutnya, tetapi masih bertempurung. Sekarang pukul-pukulkanlah pada kepala anda, sehingga tempurungnya pecah dan keluar airnya. Perhatian: Cara memukulkan kelapa jangan pada ubun-ubun, tetapi kepala atas tengah agak ke belakang. Kelapa muda (degan) sebenamya agak tidak seberapa keras dan tentu saja hal demikian tergantung pada kesanggupan atau keberanian anda setelah mencobanya terlebih dahulu.

63. BADAN DICAMBUKI DENGAN CEMETI

Badan atau kedua kaki dicambuki oleh orang lain dengan cemeti sekeras-kerasnya sampai berbunyi tar… tar… tar…! Para peponton yang menyaksikan merasa kasihan dan ngeri, akan tetapi sebaliknya orang yang dicainbuk itu tetap tenang-tenang saja, tidak mengaduh atau mendapat luka. RAHASIANYA: Terletak pada cara mencambuknya. Oleh sebab itu orang yang mencambuk dan yang dicambuki adalah dari anggota pemain sendiri. Anda perlu berlatih dahulu bagaimana cara mencambukkan cemeti di udara (tanpa sasaran) sampai dapat bersuara: tar…tar…tar…! Jadi meskipun tanpa sasaran dapat menggeletar suaranya dengan nyaring, seperti cambukan yang keras pada lembu atau kerbau.Sesudah anda mahir mencambuk secara demikian, anda pun dapat pula melecut/mencambuk seseorang dengan suara cambukan yang menggeletar, tetapi tidak seberapa sakit pacta sasaran. Sebab cambukan itu hanya sekedar diarahkan untuk bisa mengenai badan atau kaki. Jadi bunyi cambukan itu bukan disebabkan oleh pukulan cemeti terhadap sasaran, melainkan cemeti itu otomatis berbunyi di udara, hanya bersamaan waktunya dengan jatuhnya cemeti pada badan. Dalam dalam pertunjukan, anda harus bersikap sungguh-sungguh seolah-olah pukulan cemeti anda itu betul-betul sungguhan.

64. BENDA DISETRUM BERGERAK – GERAK.

Penyulap meminjam sebuah pulpen atau pensil dari penonton dan diletakkan di atas meja.Kemudian kedua tangannya diarahkan di atas benda itu untuk menyetrumnya.Sekonyong-konyong pulpen itu bergerak-gerak dengan sendirinya tanpa dipegang atau disentuh. Akhimya pulpen tersebut dikembalikan kepada pemiliknya dan boleh diperiksa, tak ada apa-apanya. RAHASIANYA: Gunakan seutas rambut yang panjang dan ujungnya dicantumkan pada kancing bagian atas dan pada ujung lainnya dibuat jerat. Ketika penyulap menerima pulpen atau pensil, dengan diam-diam, jerat itu dimasukkan pada ujung pensil atau gagang pulpen, lalu diletakkan di atas meja dan segera dimulai aksi seolah-olah sedang menyetrum Anda berdiri agak membungkuk dan tangan kanan menangkap rambut yang membentang dan menggerak-gerakkannya. Rambut ini tak akan terlihat, karena ‘baju’ yang dipakai berwama gelap. Akhimya ketika hendak mengembalikan pulpen kepada pemiliknya, rambut dienyahkan, sehingga pulpen boleh diperiksa. ###

(dari berbagai sumber yang terkait)

Categories: TRIK-TRIK SULAP YANG BUKAN ILMU HIKMAH | 11 Komentar

AGAR TUYUL TIDAK MEMASUKI RUMAH


Ada banyak cara mengusir makhluk halus seperti tuyul yang berniat untuk mencuri uang di pasar-pasar, toko-toko, warung-warung rumah-rumah penduduk. Berikut ada cara lainnya yaitu sebagai berikut:

1. Berpuasalah mutih sehari (tidak makan-makanan yang berwarna saja/boleh makan yang berwarna putih dan hanya boleh minum air putih) mulai subuh sampai maghrib dan akhiri dengan berbuka puasa (dengan makan makanan yang berwarna) sebagaimana biasanya.

2.Setelah berpuasa mutih, tuliskanlah ayat 15 Surat Al Mujaadilah ayat 15 yang bunyinya A’ADDALLAAHU LAHUM ‘ADZAABAN SYADIIDAA INNAHUM SAA-A MAA KAANU YA’MALUUN di atas sebuah kertas dengan pena/bolpen biasa/tinta yang tahan air. Lalu taruh kertas tersebut di tempat penyimpanan UANG/brankas anda.

3. Insya allah atas ijin Allah SWT, tuyul atau pesugihan-pesugihan yang biasa mencuri harta benda tidak akan berani untuk melakukan aksinya. Mereka akan lari terbirit-birit mengetahui adanya ayat Allah SWT tersebut.

terima kasih dan semoga ada manfaatnya.

@wongalus,2014

Categories: MENGUSIR TUYUL MENGGUNAKAN POWER AYAT AL QURAN | 17 Komentar

ANGKATAN 16 MOHON DOA RESTU


Alhamdulillahirrobbilalamin.
16cSukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan petunjuk-Nya sehingga kami telah selesai melaksanakan program pelatihan PARANORMAL KWA ANGKATAN 16 untuk menggembleng peserta dengan kualifikasi GURU/MASTER . Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan anda mengikuti program ini dan harapan kami semoga ilmu-ilmu yang telah anda dapatkan bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Kepada seluruh sedulur KWA, mohon doa restunya untuk kami agar bisa untuk memberi manfaat dan bantuan sesuai dengan kompetensi kami di bidang solusi-solusi alternatif. Datangilah mereka. Mintailah SARAN dan KONSULTASI terkait dengan masalah-masalah hidup yang mendera ANDA. Insya Allah, Anda menemukan tempat konsultasi yang benar dan terpercaya biidznillah. Mereka adalah:

KI SURATNO PENANGGUNGAN, LUAR NEGERI (LAOS), 0852054408017 dan CILACAP (081392697466/082242014149)

KI PUJI PENANGGUNGAN, SRAGEN (081226198670).

16aDemikian apa yang bisa saya sampaikan dan terima kasih. Wawwahul muwaffiq ilaa aqwamit thoriq. Wassalamualaikum wr wb.

Salam paseduluran. Rahayu..rahayu..rahayu…

KI WONGALUS

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

SENJATA TAJAM TIDAK MAMPU MELUKAI AHLI WIRID


Assalamualaikum wr wb.

Dalam berbagai kesempatan, saya kerap ditanya oleh sedulur-sedulur: bagaimana caranya agar benda-benda/senjata-senjata tajam tidak mampu melukai tubuh kita?

Pada kesempatan kali ini, ijinkan saya untuk memaparkan bahwa sebenarnya dalam kondisi normal, manusia tetap bisa terluka kena tebasan senjata tajam.

Namun, dalam kondisi khusus, misalnya ketika saat kita wirid maka senjata tajam yang ditebaskan ke tubuh tidak mampu melukai. PASTI INI KARENA IJIN PERLINDUNGAN ALLAH SWT  dan sebab rasionalnya, bisa jadi kondisi tubuh orang yang sedang wirid muncul secara otomatis sebuah tameng PELINDUNG BAHAYA yang sangat kuat. Malaikat di sisi depan dan belakang, kanan dan kiri kita diperintahkan oleh Allah SWT melindungi kita dari gangguan apapun. Saya percaya dan mengimani hal-hal gaib seperti ini.

Terkait dengan perlindungan orang yang sedang melakukan wirid/dzikir/berdoa ini, saya berulangkali melakukan tes bacok dengan senjata tajam (yang benar-benar tajam) dan alhamdulillah orang yang sedang wirid terselamatkan dari sayatan dan tidak luka sedikitpun. Padahal tenaga yang saya sayatkan ke tubuh orang termasuk tenaga yang cukup besar. Komentar orang yang saya tes bacok biasanya mengatakan bahwa senjata yang tadinya terlihat tajam itu tiba-tiba terasa seperti lemas dan senjata jadi tumpul. Padahal setiap akan melakukan tes, senjata itu selalu saya asah sampai-sampai kapas atau kapuk putus oleh tebasan senjata saya. Hal inilah yang akhirnya membuat saya bisa menyimpulkan bahwa perlindungan ALLAH SWT akan datang ketika seseorang itu sedang melakukan wirid. Untuk itu saya menyarankan sebagai berikut:

1. Laksanakan wirid/dzikir sesering mungkin dalam setiap kesempatan.

2. Seringnya kita melakukan wirid/dzikir ini ukurannya adalah KETIKA ANDA MENYADARI pentingnya wirid maka segeralah wirid. Jangan menunggu diperintah oleh orang lain. Perintahkan ke dalam diri anda agar segera wirid begitu anda menyadarinya.

2. Senangi dan jadikanlah wirid/dzikir sebagai aktivitas yang menyenangkan. Bukan terpaksa dan bukan karena ingin kebal bacok, bukan karena ingin rejeki banyak dll. Wirid/dzikir kita lakukan karena kita ingin hidup kita DIRIDHOI—DIRESTUI—DISAYANGI ALLAH SWT. Kalau Allah SWT sayangi kita maka apapun yang kita minta PASTI akan diberikan.

3. Dzikir adalah tahapan tingkat lanjut dari berpikir rasional dengan akal. Dzikir adalah aktivitas ruhani yang kaya akan pengalaman spiritual yang tidak anda dapatkan ketika anda hanya menggunakan akal sehat saja.

4. Tujuan hidup kita akan ditemukan ketika kita melakukan tafakkur (berpikir dengan otak), tadzakur (berdzikir/wirid dengan hati) sehingga keterpaduan akal-hati ini kita bisa bertadabbur— mendapatkan inti sari/sari pati hidup ini .

5. Tujuan akhir dzikir adalah iman dan takwa kepada Allah SWT dengan syahadat peneguh keimanan yaitu LAA ILAHA ILALLAH MUHAMMADAR RASULULLAH.

=SURAT AL HADIID=

SAMSUNG CAMERA PICTURESKhusus terkait dengan bagaimana agar tubuh kita tidak luka oleh bacokan/tebasan/sayatan senjata tajam orang dholim yang berniat membunuh dan melukai anda, maka ini adalah salah satu cara alternatif, selain beberapa cara lain yang kerap saya (wongalus) lakukan adalah sebagai berikut ini:

– dalam kondisi wudhu atau suci dari hadats, tuliskan di sesobek kertas Surat Al Hadiid ayat 20 dalam BAHASA ARAB (JANGAN BAHASA INDONESIA ATAU BAHASA DAERAH LHO YA..) , yang bunyinya: Wa maghfirotum minallahi waridhwanan wa mal hayaatud dunyaa illa mataa’ul ghuruur.

–Baca dengan KEYAKINAN PENUH DOA INI…. INGAT SEKALI LAGI KEYAKINAN PENUH TIDAK HANYA SERATUS PERSEN TAPI SERIBU PERSEN: Audzubillahi minasyaitonirrojim, Bismilahirroh manirrohim. hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal maula wani’mannasir 7 x selanjutnya bakarlah kertas tersebut dan abu kertas tersebut campurkan dalam segelas air putih dan minumlah.

–Daya power dari Surat Al Hadiid yang masuk ke tubuh metafisik anda maka senjata tajam tidak akan menjadi tajam dan tidak akan melukai anda.

Insya allah cara tersebut akan melidungi kita dari bahaya apapun khususnya bacokan senjata tajam.  Demikian apa yang bisa saya sampaikan dan terima kasih. Wassalamualaikum wr wb.

@wongalus,2014

Categories: KEBAL SENJATA TAJAM

Buat website atau blog gratis di WordPress,com. The Adventure Journal Theme.